13/05/2026
Hai Sobat RUTABA!!!
BALIKPAPAN - Dalam rangka meningkatkan efektivitas pembinaan serta kelancaran pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Aula Rutan Balikpapan, pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses evaluasi dan penilaian terhadap warga binaan yang diusulkan mengikuti program integrasi dan asimilasi berdasarkan pola pembinaan pemasyarakatan.
Sidang TPP tersebut membahas usulan program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), serta program asimilasi kerja kurve kebersihan bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Dalam sidang tersebut, tercatat sebanyak 21 orang warga binaan mengikuti proses penilaian, yang terdiri dari 17 orang diusulkan untuk Pembebasan Bersyarat dan 4 orang diusulkan untuk Cuti Bersyarat.
Kegiatan sidang dipimpin oleh Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, Dava Ario Seno, yang bertindak sebagai Ketua Sidang TPP. Sidang turut dihadiri oleh perwakilan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Balikpapan serta wali pemasyarakatan yang memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap perkembangan perilaku serta hasil pembinaan warga binaan selama menjalani masa pidana.
Dalam pelaksanaannya, sidang TPP menjadi forum penting untuk membahas perkembangan kepribadian, kedisiplinan, serta kesiapan warga binaan dalam mengikuti program integrasi maupun asimilasi. Setiap warga binaan yang mengikuti sidang dipaparkan hasil pembinaan dan laporan perkembangan oleh wali pemasyarakatan sebagai bahan pertimbangan bagi tim dalam mengambil keputusan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Balikpapan dapat berjalan secara optimal dan memberikan kesempatan bagi warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku yang baik untuk memperoleh hak integrasi secara bertahap. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali berintegrasi dengan masyarakat secara lebih baik.