12/05/2026
KADIN Aceh Dorong Pembangunan Ekosistem Peternakan Terpadu demi Kemandirian Pangan
Ketua Kadin Provinsi Aceh Muhammad Iqbal alias Iqbal Piyeung dalam sesi wawancara bersama Investortrust di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2026). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa.
JAKARTA, investortrust.id — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Muhammad Iqbal, menegaskan pentingnya pembangunan ekosistem pangan terpadu untuk melepaskan ketergantungan Aceh terhadap pasokan kebutuhan pokok dari luar daerah. Hal ini disampaikan Iqbal dalam wawancara ekslusif bersama Investortrust di Menara Kadin, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Menurut Iqbal, salah satu sektor yang paling krusial untuk dikembangkan adalah peternakan ayam petelur. Selama ini, produksi ayam di daerah seringkali tidak maksimal karena kendala ketersediaan pakan dan penguasaan teknologi yang masih minim. Ia menyoroti bahwa industri pakan memerlukan integrasi yang kuat antara petani lokal dan ketersediaan teknologi.
"Kalau ayam petelur ini, kalau pakannya tidak cukup, pasti produksinya tidak akan maksimal. Pakan itu ada konsentrat namanya. Pengusaha lokal buat pakan itu tidak susah—ada jagung, kedelai, dedak—tapi ada konsentrat. Itu teknologi yang oleh perusahaan besar tidak mau dikasih ke (pemain/pengusaha) lokal," ujarnya.
Ia menyayangkan peran perguruan tinggi yang dinilai masih terjebak pada ranah teoritis. Padahal, dunia akademisi diharapkan mampu mengembangkan teknologi pakan secara mandiri agar pengusaha lokal tidak terus-menerus bergantung pada pihak luar.[*]