Budi Daya Sayur Versi Terbaru.

  • Home
  • Budi Daya Sayur Versi Terbaru.

Budi Daya Sayur Versi Terbaru. Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Budi Daya Sayur Versi Terbaru., .

06/02/2018
11/01/2018

Jenis Pupuk Cabai untuk mencegah Layu Fusarium dan Layu Bakteri – Bagi para petani cabai, pastinya banyak sekali faktor yang harus mereka hadapi saat dalam musim tanam, dimana akan ada fase ganguan dari OPT (Organisme pengganggu tanaman) yang pastinya akan sangat berpengaruh pada hasil panen nanti.

Jenis Pupuk Cabai untuk mencegah Layu Fusarium dan Layu Bakteri pupuk cabai Jenis Pupuk Cabai untuk mencegah Layu Fusarium dan Layu Bakteri Jenis Pupuk Cabai

Untuk gangguan OPT ini sendiri sebenarnya ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, mulai dari benih yang digunakan, waktu atau musim saat budidaya, pengolahan lahan dan pupuk, hingga cara budidaya tiap petani juga bisa faktor ganguan OPT ini.

Pupuk merupakan sebuah material yang didalamnya mengandung sebuah nutrisi tambahan yang sangat dibutuhkan oleh tiap tanaman,dan pastinya anda sudah tahu jika setiap pupuk ini memiliki intensitas nutrisi yang berbeda-beda tiap jenisnya. Secara garis besar, manfaat dari pupuk ini adalah membuat tanaman agar bisa tumbuh subur nantinya,karena pupuk adalah sumber nutrisi penting bagi tanaman.

Tanpa disadari, ternyata kandungan nutrisi yang ada didalam pupuk ini juga ada kaitannya dengan pencegahan terhadap masalah penyakit seperti Layu Fusarium dan Layu Nakteri nanti. Sehingga dengan begini maka tanaman pun akan mampu tumbuh optimal dan hasil panen bisa melimpah.

Cara pemupukan Cabai agar sehat dan tahan dari penyakit Layu Fusarium dan Layu Bakteri

lahan yang baik

Langkah pertama yang harus diperhatikan oleh para petani cabai adalah lahan yang mereka gunakan, dimana mereka harus terlebih dahulu membersihkan lahan dari sisa tanaman sebelumnya. Hal ini meliputi pembersihan dari permukaan tanah hingga yang ada didalam tanah, agar nantinya tidak mengganggu tumbuhan yang akan ditanam nantinya. Sisa tanaman ini sebaiknya nanti dibakar agar memutus siklus kehidupan OPT yang kemungkinan besar ada didalamnya.

lahan atau penggemburan

Untuk menggemburan ini anda bisa memilih metode dibajak atau pun dengan cara mencangkul. Dalam penggemburan tanah ini alangkah baiknya dilakukan jauh hari sebelum bibit ditanam, hal ini agar memberikan kesempatan tanah terjemur dibawah sinar matahari untuk mematikan jamur dan bakteri yang ada di sekitarnya.

pH tanah dan Pengapuran

Jika sudah selesai penggemburam selanjutnya ialah melakukan penegcekan pH tanah untuk memastikan jika kondisi tanah pekarangan anda memiliki pH yang ideal untuk tanaman cabai anda. Apabila pH tanah berada dibawah 5,5 maka lsilahkan taburkan kapur dolomit hingga memiliki pH yang ideal untuk tanaman cabai anda. Perlu diketahui, jika tanah yang memiliki pH rendah begitu disenangi oleh jamur dan bakteri peenyebab Layu Fusarium dan Layu Bakteri.

Bedengan

Jika pH Tanah sudah selesai, selanjutnya ialah membuat bedengan. Nah pembuatan bedengan ini dimaksudkan untuk menghindari genangan air hujan, agar kondisi tanah tidak lembab dan becek, karena hal ini bisa dijadikan sarang bakteri dan jamur berkembang biak nanti. Untuk tinggi bedengan ini disesuaikan dengan kondisi lahan dan musim saja, apabila musim hujan sebaiknya bedengan dibuar lebih tinggi.

pupuk kandang (pupuk organik)

Untuk pupuk dasar cabai, penggunaan pupuk kandang atau pupuk organik ini bisa menjadi pilihan yang tepat nantinya, namun alangkah lebih baik lagi jika pupuk kandang ini difermentasi terlebih dahulu nantinya sebelum digunakan. Untuk mencegah terjadinya cabai terkena Layu Fusarium, maka pupuk organik ini difermentasi dengan menggunakan Trichoderma sp, jamur ini sangat bermanfaat untuk menekan perkembangan patogen penyebab Layu Fusarium.

PGPR untuk mencegah penyakit layu bakteri

PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobakteri) atau dalam bahasa Indonesia memiliki arti “Bakteri Pemacu Pertumbuhan” adalah sekumpp**an bakteri akan yang sangat bermanfaat untuk tanaman. Manfaat dari PGPR ini salah satunya adalah untuk menekan perkembangan bakteri yang menjadi penyebab penyakit akar, seperti contohnya Pseudomonas Solaacearum yang menjadi penyebab layu bakteri.

Aplikasi PGPR mencegah penyakit layu pada tanaman cabe

Dalam menerapkan PGPR ini bisa dilakukan untuk semua fase pertumbuhan sebuan tanaman, baik dilakukan saat masih dalam fase benih mamupun dikocorkan pada akan tanaman nantinya. Semprotkan PGPR dilahan/ diatas bedengan sebelum anda menanam bibit disana, dan dikocorkan lagi pada saat pasca tanam

yang berimbang

Untuk hal ini jika didalam kehidupan manusia biasa dikenal dengan istilah 4 sehat 5 sempurna, dimana semua unsur nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman cabai kita bisa terpenuhi semua nanti, maka dengan begini tanaman cabai pun akan bisa tumbuh secara optimal nantinya. Karena pemberian fungisida dan bakterisida dianggap kurang optimal, maka anda perlu memberikan pupu nitrogen juga sesuai takaran agar bisa mengatasi serangan jamur dan bakteri.

pupuk dasar tanaman cabai

Untuk pupuk yang digunakan untuk tanaman cabai ini adalah TSP, KCL dan juga pupuk Nitrogen. Untuk pupuk nitrogen ini tak harus menggunakan urea, bisa juga mengguankan pupuk cantik dan ZA. Didalam pupuk cantik memiliki kandungan 27% nitrogen (23,5% nitrate dan 13,5% ammonium), camsium sebesar 12% yang tentunya lebih baik dibanding pupuk urea. Sementara pupuk ZA memiliki kandungan nitrogen sebesar 28,8%, belerang 23,8%.

pupuk dasar untuk tanaman cabai

Untuk dosis pupuk yang digunakan ini menyesuaikan kondisi tanah anda ya sehingga tidak ada ketentuan khusus nantinya. Namun untuk kali ini kami menggunakan pupuk tanaman cabai yakni TSP : KCL : pupuk cantik : ZA, dengan perbandingan (4:2:1:1). Kebutuhan pupuk untuk tanaman cabai yang memiliki luas lahan 1 HA kurang lebih mencapai 1 Ton. Jadi rinciannya adalah 500Kg TSP, 250 Kg KCL, 12g Kg ZA, 125 Kg Pupuk cantik.

pupuk boron untuk tanaman cabai

Meskipun unsur boron hanya dibutuhkan sangat sedikit akan tetapi dampak yang diberikan cukup signifikan nanti untuk siklus kehidupan tanaman cabai anda. Untuk 1000 tanaman cabai anda bisa menambahkan pupuk boron 1kg dicampur pada pupuk KCL dan ZA tadi.

wajib diberikan untuk tanaman cabai

Seperti halnya manusia, tanaman cabai pun juga membutuhkan Calsium (Ca) agar bisa tumbuh dengan baik nantinya, serta juga memiliki pengaruh dengan kualitas hidupnya juga nanti. Tanaman cabai yang kekurangan calsium begitu rentan terhadap serangan penyakit, sepeti contohnya Layu Fusarium danjuga Layu Bakteri ini.

aplikasi calsium pada tanaman cabai

Untuk pemberian pupuk calsium ini bisa anda lakukan pada bedengan sebelum bibit ditanam maupun pasca tanam nantinya. Calsium ini juga bisa anda berikan dengan cara disemprotkan ke daun serta seluruh bagian dari tanaman cabai anda nantinya.

unsur hara mikro (pupuk daun)

Pemberian unsur hara mikro pada tanaman cabai juga sangat penting untuk siklus pertumbuhannya nanti. Meskipun jumlanya sedikit, tapi jika kekurangan unsur mikro bisa membuat tanaman cabai kurang sehat dan rentan terhadap penyakit nantinya. UNsur hara mikro ini biasanya terdapat pada pupuk daun dan bisa diaplikasikan dengan cara dsemprotkan pada tanaman, dengan interval penyemprtoan 7-10 hari sekali

16/09/2017
HOME / BUDIDAYA / PERTANIANPanduan teknis budidaya melon16 september 2017-  RedaksiPanduan praktis budidaya melonMelon (...
15/09/2017

HOME / BUDIDAYA / PERTANIAN
Panduan teknis budidaya melon
16 september 2017- Redaksi
Panduan praktis budidaya melon
Melon (Cucumis melo) termasuk dalam suku timun-timunan. Masih satu kerabat dengan semangka, blewah dan timun suri. Seperti halnya suku timun-timunan lain, melon tumbuh merambat tetapi tidak bisa memanjat. Bila tidak ditopang, tanaman ini akan tumbuh menjalar di atas permukaan tanah.
Tempat ideal untuk budidaya melon berada pada kisaran ketinggian 250-700 meter dpl. Bila ketinggian kurang dari 250 meter, tanaman melon cenderung menghasilkan buah yang kecil. Sedangkan di dataran tinggi dengan suhu dibawah 18oC, tanaman ini sulit untuk berkembang.


Tanaman melon menghendaki tingkat kelembaban udara 50-70%. Suhu rata-rata yang cocok untuk budidaya melon berkisar 25-30oC dengan curah hujan 1500-2500 mm/tahun. Kualitas buah melon akan semakin baik apabila terdapat perbedaan suhu siang dan malam cukup signifikan.
Jenis buah melon
Jenis buah melon sangat beragam. Namun hanya 3 kultivar yang populer dibudidayakan, yakni reticalatus, inodorus dan cantalupensis.
Reticalatus. Jenis melon ini merupakan kultivar paling populer. Bentuknya membulat dengan kulit buah berwarna hijau dan teksturnya berjala, seperti terlapisi jaring. Daging buah berwarna hijau muda hingga oranye.
Inodorus. Jenis ini memiliki kulit buah yang mulus tidak berjala. Bentuknya membulat hingga lonjong. Warna kulit buah kuning hingga kuning pucat kehijauan. Warna dagingnya ada yang hijau, oranye hingga putih. Daging buah tidak beraroma.
Cantalupensis. Jenis ini memiliki kulit buah yang bergelombang seperti labu, atau disebut berjuring. Daging buah berwarna kuning atau oranye, aromanya sangat kuat. Blewah termasuk dalam jenis ini.
Pembibitan tanaman melon
Tanaman melon untuk budidaya biasanya diperbanyak secara generatif dari biji atau benih. Untuk budidaya melon seluas satu hektar diperlukan bibit tanaman sekitar 16.000- 20.000 pohon atau setara dengan 500-700 gram benih melon.
Sebelum ditanam benih harus dikecambahkan terlebih dahulu. Caranya dengan merendam benih dalam air hangat selama 6-8 jam. Bila benih belum mengandung fungisida, bisa ditambahkan fungisida ke dalam air rendaman sesuai dosis.
Setelah direndam benih ditiriskan dan ditebarkan diatas kain basah atau kertas koran yang telah dibasahi. Biarkan selama 1-2 hari hingga benih berkecambah. Jaga kelembaban kain atau kertas koran tersebut. Bila terlihat kering percikan air secukupnya.
Kemudian siapkan polybag kecil atau baki persemaian. Isi dengan media tanam berupa campuran tanah dengan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1, lihat cara membuat media persemaian. Benamkan biji melon sedalam 1-2 cm ke dalam media tanam tersebut.
Tempat persemaian sebaiknya dilindungi dengan atap plastik bening atau sungkup. Hal ini diperlukan agar bibit yang tumbuh terlindungi dari terik matahari yang berlebihan dan kucuran air hujan langsung. Media persemaian harus terus dikontrol dan diperhatikan agar kelembabannya terjaga. Sirami secara teratur tetapi jangan terlalu basah.
Proses penyemaian biasanya berlangsung hingga 10-14 hari. Atau ditandai dengan tumbuhnya 2-3 helai daun. Pada fase ini bibit sudah siap dipindahkan ke lokasi penanaman.
Budidaya melon
Persiapan lahan dan penanaman
Lahan untuk budidaya melon sebaiknya dibajak terlebih dahulu untuk menghaluskan bongkahan tanah. Kemudian bentuk bedengan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-50 cm, panjang 10-15 meter dan jarak antar bedengan 50-60 cm.
Setelah itu berikan pupuk dasar berupa pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 15-20 ton/hektar. Tambahkan juga ZA, KCl dan SP-36 masing-masing 375 kg, 375 kg dan 250 kg untuk setiap hektarnya. Campurkan pupuk tersebut di atas bedengan dan aduk hingga merata dengan tanah bedengan. Biarkan lahan tersebut selama 2-4 hari.
Bila pH tanah yang akan digunakan untuk budidaya melon kurang dari 5, berikan dolomit atau kapur pertanian sebanyak 2 ton per hektar. Campurkan dengan tanah bedengan setidaknya 2-3 hari sebelum pemupukan dasar.
Selanjutnya tutup bedengan dengan plastik mulsa hitam perak. Warna hitam menghadap ke tanah dan warna perak ke bagian luar. Buat lubang tanam di atas mulsa tersebut. Dalam setiap bedengan terdapat dua baris lubang tanam dengan jarak antar baris 60 cm dan jarak antar lubang dalam satu baris 50-60 cm. Penutupan mulsa minimal harus dilakukan 2 hari sebelum penanaman.
Langkah berikutnya tanam bibit yang telah disiapkan. Satu bibit untuk setiap lubang tanam. Kemudian siram untuk agar tidak layu karena kekeringan. Penanaman sebaiknya dilakukan di sore hari saat matahari tidak terlalu terik.
Perawatan budidaya melon
a. Pemasangan ajir
Untuk menghasilkan buah yang bagus, tanaman harus ditopang dengan ajir atau tongkat dari bilah bambu. Fungsinya agar buah yang dihasilkan tidak bersentuhan dengan permukaan tanah. Selain itu agar terjadi penetrasi sinar matahari ke seluruh bagian tanaman.
Pemasangan ajir hendaknya dilakukan sebelum tanaman tumbuh besar. Biasanya sebelum umur tanaman 3 hari terhitung sejak pertama ditanam. Hal ini dimaksudkan agar ajir yang ditancapkan tidak melukai akar tanaman.
Siapkan ajir sepanjang 1,5 meter. Tancapkan ajir tersebut pada lubang tanam secara menyerong, ujung atasnya condong ke arah dalam bedengan. Sehingga ajir-ajir tersebut saling bersilangan, membentuk huruf X. Kemudian siapkan bilah bambu yang lebih panjang dan letakkan secara horisontal diantara silangan ajir-ajir tersebut, ikat dengan tali rafia.
b. Penyiraman
Penyiraman yang teratur sangat diperlukan dalam budidaya melon. Penyiraman hendaknya dilakukan setiap sore hingga umur tanaman satu minggu. Selanjutnya penyiraman dilakukan setiap dua hari sekali.
Ketika musim hujan drainase harus berfungsi dengan baik. Jangan biarkan lahan tergenang air. Tanaman melon tidak menghendaki tanah yang terlalu basah.
c. Pemupukan susulan
Pemupukan susulan diperlukan mulai tanaman berumur satu minggu. Pupuk yang diberikan sebaiknya berbentuk cair. Pupuk padat bisa dilarutkan terlebih dahulu. Pupuk yang digunakan bisa pupuk cair organik atau pupuk kimia buatan.
Pupuk susulan dengan pupuk kimia buatan diberikan sebanyak 6 kali. Pupuk dilarutkan dalam air kemudian disiramkan pada tanaman. Dosis pemupukan 200-250 ml/tanaman. Berikut tabel kebutuhan pupuk untuk budidaya melon:
Panduan praktis budidaya melon
d. Penyerbukan buatan
Pada musim kemarau penyerbukan dilakukan oleh serangga penyerbuk. Namun saat musim hujan biasanya intensitas serangga penyerbuk berkurang. Untuk mendapatkan kualitas yang baik lakukan penyerbukan buatan.
Penyerbukan buatan dilakukan pada pagi hari, sebelum pukul 10. Bila terlalu siang kuncup bunga sudah agak layu atau menutup. Lakukan penyerbukan buatan pada bunga betina, terutama bunga yang ada pada cabang ke-9 hingga ke-13. Dalam satu pohon setidaknya bisa ditumbuhkan 3-4 calon buah. Kemudian diseleksi lagi, sehingga buah yang dipelihara sampai panen cukup 1-2 per pohon, tergantung ukuran buahnya. Bila ukuran buahnya besar, cukup satu per pohon.
e. Hama dan penyakit
Budidaya melon di daerah tropis seperti Indonesia cukup rentan dengan serangan hama dan penyakit. Hama yang biasa menyerang budidaya melon antara lain kutu daun, lalat buah, ulat daun, thrips, tungau. Sedangkan penyakit yang menyerang antara lain antraknosa, busuk buah, busuk batang dan mosaik.
Untuk menghindari serangan hama dan penyakit lakukan kultur teknis seperti rotasi tanaman, pemupukan berimbang dan menjaga sanitasi kebun. Bila hama dan penyakit telah menyerang semprot dengan pestisida yang cocok. Bisa pestisida organik atau pestisida sintetis. Lakukan penyemprotan sesuai dengan dosis anjuran.
Pemanenan
Biasanya budidaya melon siap dipanen setelah berumur 3 bulan. Ciri-ciri melon siap panen untuk jenis reticalatus antara lain serat jala pada permukaan kulit tampak jelas dan kasar, permukaan kulit sekitar tangkai terlihat retak-retak, warna kulit hijau kekuningan dan sudah mengeluarkan aroma.
Buah melon sebaiknya dipetik pada tingkat kematangan 90% atau sekitar 3-7 hari sebelum matang penuh. Hal ini berguna untuk memberikan waktu lebih pada distribusi.
Pemetikan dilakukan dengan memotong tangkai buah dengan pisau atau gunting. Tangkai dipotong seperti huruf T, jadi bagian yang dipotong adalah yang mengarah pada daun bukan pada buah. Pemanenan sebaiknya pada pagi hari sekitar pukul 8-11 dan dilakukan secara bertahap. Pilih buah yang benar-benar telah siap dipanen

15/09/2017

Jual Produk NASA untuk Pertanian berbagai jenis.

Produk NASA untuk Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan dari PT Natural Nusantara merupakan produk-produk organik karya anak bangsa berupa pupuk organik, pupuk hayati, pestisida nabati atau pestisida alami, pestisida hayati atau agens hayati dan produk perekat, perata dan pembasah untuk mendukung efektifitas proses penyemprotan baik pupuk maupun insektisida.

Produk NASA untuk Pertanian

Produk NASA di bidang pertanian terbagi menjadi tiga kategori sebagai berikut:

PUPUK ORGANIK, HAYATI DAN HORMON
Pupuk Organik Cair NASA (POC NASA)
Pupuk untuk meningkatkan kualitas tanaman dengan kandungan unsur hara lengkap
Pupuk Organik Padat SUPERNASA
Pupuk pembenah tanah yang dapat menyuburkan kembali tanah kritis sehingga menjadi lingkungan yang sangat baik untuk tanaman
Pupuk Organik Serbuk GREENSTAR
Pupuk pertumbuhan tanaman lengkap beserta hormon tumbuhan berbentuk serbuk
Pupuk Organik Granul SUPERNASA
Pupuk pembenah tanah berbentuk granul untuk pengolahan lahan
Pupuk Khusus Pembuahan POWER NUTRITION
Pupuk yang diformulasikan khusus untuk merangsang pembuahan untuk hasil buah yang berkualitas
HORMONIK Hormon Organik
Hormon pertumbuhan tanaman lengkap dengan kandungan auksin, giberelin dan sitokinin
TANGGUH Pupuk Hayati dan Dekomposer
Pupuk hayati berbasis bakteri untuk mempercepat proses pengomposan bahan organik
PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN
PESTONA Pestisida Organik
Pengendali hama tanaman alami yang efektif mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman pangan, palawija dan hortikultura
PENTANA Pestisida Alami
Salah satu alternatif pengendalian hama yang efektif, efisien dan ramah lingkungan
Agens Hayati Natural GLIO
Pestisida biologi berbentuk tepung yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan penyakit layu Fusarium sp. pada tanaman
Agens Hayati Natural BVR
Pestisida biologi berbentuk tepung yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan hama pada tanaman
Agens Hayati CORRIN
Pestisida biologi berbasis bakteri antagonis yang sangat efektif mengendalikan penyakit-penyakit utama pada tanaman padi
Natural Metilat Lem
Perangkap Lalat Buah yang efektif dalam mengendalikan hama lalat pada tanaman buah dan hama terbang lainnya pada tanaman pangan, palawija dan hortikultura.
PRODUK PENDUKUNG PERTANINA
AERO 810
Produk Perekat Perata Pembasah, merupakan bahan pencampur pestisida atau pupuk cair agar penyemprotan lebih merata, menempel lebih kuat dan meresap lebih cepat
Bagi anda yang berminat dan ingin mengetahui berapa harga produk NASA yang anda inginkan, silahkan kunjungi halaman Produk Pertanian NASA atau bisa lihat di Katalog Produk NASA.

Produk NASA untuk pertanian di atas sudah melalui berbagai uji sebelum dikeluarkan ke pasar, jadi secara kualitas sudah terjamin karena selalu mengacu pada aspek Kualitas, Kuantitas dan

Cara Merawat Cabe Agar Cepat Berbuah LebatAda tiga faktor penting yang harus diperhatikan agar tanaman cabe anda cepat b...
21/07/2017

Cara Merawat Cabe Agar Cepat Berbuah Lebat

Ada tiga faktor penting yang harus diperhatikan agar tanaman cabe anda cepat berbuah lebat, yaitu:
Asupan Air dan Nutrisi Tanaman Cabe
Perawatan pada tanaman Cabe
Mengatasi Hama dan Gulma pada tanaman Cabe
Mari kita bahas satu per satu untuk lebih detilnya.
1. Asupan air dan Nutrisi pada tanaman cabe.

cabe berbuah lebat
Terkadang ketika kita mendapati tanaman cabe kita telah tumbuh subur dan nampak bakal buahnya pekerjaan kita sudah selesai. Padahal asumsi itu keliru. Justru ketika tanaman cabe sudah mulai nampak berbuah kita harus memberikan perhatian ekstra terutama perihal asupan air dan nutrisinya. Seringnya permasalahan yang muncul seperti rontok bakal buah, layu cabang, dikarenakan asupan air yang kurang. Kemudian tentang asupan nutrisi pada tanaman cabe yang sedang mulai berbuah juga harus diperhatikan. Daripada pupuk kimia, saya menyarankan anda untuk memakai pupuk organik seperti kompos dari daun-daunan atau pupuk hasil olahan limbah rumah tangga.

2. Perawatan tanaman cabe

cara menanam cabe dalam potPerawatan tanaman di sini bisa berarti adalah memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan dan peertumbuhannya. Termasuk di dalamnya antara lain:
- Memotong cabang-cabang tanaman yang layu dan mati
- Memangkas dan membersihkan tanaman cabe dari daun-daun yang sudah kering atau daun mati yang biasanya ada pada pangkal batang
- Memangkas tunas-tunas susulan. Mungkin ada rasa 'eman' atau sayang, tetapi perlu ditegaskan lagi bahwa fokus tujuan kita menanam cabe bukan untuk sekedar melihat rimbunnya daun/suburnya tanaman tetapi mendapatkan buah yang lebat dan rimbun.
- Memberikan penopang/sangga untuk membantu tanaman cabe tetap berdiri tegak manakala perakarannya tidak terlalu kuat atau buahnya sudah terlihat membebani cabang dan batang tanaman cabe.
3. Mengatasi gulma dan hama pada tanaman cabe

Gulma atau tanaman pengganggu adalah tanaman liar yang ikut mengkonsumsi nutrisi dan zat hara tanah serta mengganggu pertumbuhan tanaman utama. Ada dua teknik yang biasanya dilakukan, yaitu menyemprotnya dengan pestisida kimia atau melakukan penyiangan secara manual. Saya menyarankan untuk melakukannya secara manual saja, karena selain murah dan tidak berdampak jelek pada kondisi tanah juga anda bisa lebih intensif dalam memperhatikan kondisi tanaman. Yang perlu diperhatikan dalam penyiangan adalah bahwa tidak semua gulma harus dibasmi. Ada beberapa gulma yang ternyata mempunyai manfaat mengendalikan hama secara hayati pada areal penanaman cabe. Cabut dan bersihkan tanaman-tanaman lain yang tumbuh hanya di sekitar perakaran dan tanaman cabe.
cabe rawit merah lebatJika ketiga metode yang saya sebutkan di atas anda terapkan dengan benar insya Allah panen cabe anda akan bisa mendapatkan h sil yang lebih maksimal dibanding sebelum-sebelumnya. Tetapi, sekali lagi saya tegaskan tidak ada satu metode paling jitu dan ampuh untuk diterapkan semua orang. Ada kalanya berhasil untuk si A tetapi berbeda haslnya saat diterapkan oleh si B. Maka dari itu proses trial and error perlu dilakukan berulang-ulang sampai menemukan formula yang paling pas untuk tanaman /lingkungan anda. Tak ada yang sempurna, tetapi selalu ada kemungkinan untuk membuatnya lebih baik. Maka, jangan ragu dan jangan lelah mencoba.


Demikian postingan tentang Cara Merawat Cabe Agar Cepat Berbuah Lebat.
Terima kasih sudah berkunjung dan berkenan membaca artikel ini. Apresiasi, saran dan ide perbaikan jika memang ada sangat saya harapkan dari seluruh pembaca. Mohon dimanfaatkan kolom komentar di bawah postingan ini untuk berdiskusi tentang hal ini. Semoga sukses semuanya. Salam trimsksh/petani sumber kerto

10/06/2017
K-LINK Bioboost merupakan pupuk hayati yang mengandung mikroorganisme tanah yang unggul, bermanfaat untuk meningkatkan k...
10/06/2017

K-LINK Bioboost merupakan pupuk hayati yang mengandung mikroorganisme tanah yang unggul, bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah sebagai hasil proses biokimia tanah. Kombinasi penggunaan K-LINK Bioboost dengan pupuk kimia, pupuk kandang atau kompos akan sangat baik untuk meningkatkan produktivitas lahan sehingga hasil pertanian akan meningkat baik mutu maupun jumlah hasil panennya.

Manfaat K-LINK Bioboost:

+ Bentuk cair sehingga mudah dan cepat diserap oleh tanah.
+ Mengandung bakteri unggul hasil proses isolasi dan pembiakan murni, tidak mengandung bahan yang bersifat najis seperti kotoran hewan dan tidak mengandung bakteri patogen yang berbahaya (E.Coli & Salmonella) sehingga aman bagi pelaksanaan pada lahan.
+ Meningkatkan proses biokimia tanah sehingga menyediakan unsur Nitrogen (N) unsur Phosfor (P) dan Kalium (K) yang cukup dan mudah diserap oleh tanaman.
+ Hasil biokimia dari bakteri dalam tanah menghasilkan hormon pertumbuhan alami Gibrelin, sitokinin (Kiretin & Zeatin), serta Auksi (AA).
+ Menghemat penggunaan pupuk kimia 50 s/d 60%.
+ Memperbaiki struktur tanah sehingga lebih subur dengan menguraikan residu pestisida di dalam tanah.
+ Mempercepat pertumbuhan sehingga panen lebih cepat.
+ Meningkatkan kapasitas penyerapan tanah terhadap udara dan air.
+ Meningkatkan hasil panen hingga 20%-50% dari kondisi awal.
+ Dapat digunakan untuk semua jenis tanaman baik pertanian, perkebunan dan kehutanan dan berbagai jenis lahan dan ramah lingkungan.
+ Dapat p**a digunakan untuk budidaya perikanan & peternakan
+ Dapat digunakan untuk mengatasi limbah toilet/WC mampet tanpa perlu sedot

Komposisi :
Azotobacter sp 2,5 x 108 – 105 cfµ/m
Azospirillum sp 3 x 107 – 105 cfµ/ml
Bacillus sp 3,5 x 107 – 105 cfµ/ml
Pseudomonas sp 7 x 105 – 104 cfµ/ml
Cytophaga sp 1,5 x 104 – 103 cfµ/ml

Informasi

Atau Hubngi
WA 082372978792

BioBoost - Pupuk Unggulan dari K-Link Mampu Meningkatkan Hasil Panen Hingga 50% Mengurangi Ketergantungan Petani dari Pemakaian Pupuk Kimia

10/06/2017

Manfaat K-LINK Bioboost

1. Bentuk cair sehingga mudah dan cepat diserap oleh tanah.
2. Mengandung bakteri unggul hasil proses isolasi dan pembiakan murni, tidak mengandung bahan yang bersifat najis seperti kotoran hewan dan tidak mengandung bakteri patogen yang berbahaya (E.Coli & Salmonella) sehingga aman bagi pelaksanaan pada lahan.
3. Meningkatkan proses biokimia tanah sehingga menyediakan unsur Nitrogen (N) unsur Phosfor (P) dan Kalium (K) yang cukup dan mudah diserap oleh tanaman.
4. Hasil biokimia dari bakteri dalam tanah menghasilkan hormon pertumbuhan alami Gibrelin, sitokinin (Kiretin & Zeatin), serta Auksi (AA).
5. Menghemat penggunaan pupuk kimia 50 s/d 60%.
6. Memperbaiki struktur tanah sehingga lebih subur dengan menguraikan residu pestisida di dalam tanah.
7. Mempercepat pertumbuhan sehingga panen lebih cepat.
8. Meningkatkan kapasitas penyerapan tanah terhadap udara dan air.
9. Meningkatkan hasil panen hingga 20%-50% dari kondisi awal.
10. Dapat digunakan untuk semua jenis tanaman baik pertanian, perkebunan dan kehutanan dan berbagai jenis lahan dan ramah lingkungan.

16/04/2017

PASURUAN – Meroketnya harga cabai beberapa waktu lalu jadi perhatian pemerintah. Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan paket budi daya cabai seluas 100 hektare. Di Kabupaten Pasuruan, saat ini Dinas Pertanian setempat langsung membuat sentra budi daya cabai di 5 kecamatan....

LOMBOK oh LOMBOK
15/04/2017

LOMBOK oh LOMBOK

Address


Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Budi Daya Sayur Versi Terbaru. posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

  • Want your organization to be the top-listed Government Service?

Share