Pemkab Luwu

Contact the organization

Pemkab Luwu Fanspage Resmi Pemerintah Kabupaten Luwu

04/10/2026
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyepakati penegasan batas wilayah administrasi ked...
01/10/2026

Pemerintah Kabupaten Luwu bersama Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menyepakati penegasan batas wilayah administrasi kedua daerah dalam pembahasan tapal batas yang berlangsung di Kecamatan Sa'dan, Kabupaten Toraja Utara, Kamis (1/10/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muh. Rudi, mewakili Bupati Luwu dalam pertemuan tersebut. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperjelas batas administrasi sekaligus memberikan kepastian dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

Dalam pembahasan tersebut, batas wilayah yang disepakati berada pada wilayah Kelurahan Sa'dan Mata Allo, Kabupaten Toraja Utara, yang berbatasan dengan Desa Ilan Batu Uru atau Desa Persiapan Paranta di Kabupaten Luwu.

Muh. Rudi menyampaikan bahwa penegasan batas wilayah merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya persoalan administrasi maupun potensi konflik di kemudian hari.

“Kita tidak ingin meninggalkan potensi konflik yang ke depan bisa muncul. Karena itu, kalau bisa kita selesaikan dan kita mantapkan sekarang, tentu ini menjadi hal yang baik bagi kedua pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Muh. Rudi.

Menurutnya, batas wilayah tidak hanya berkaitan dengan garis administrasi pemerintahan, tetapi juga berhubungan dengan pelayanan publik dan kepastian kewenangan pemerintah di masing-masing wilayah.

“Pertemuan ini menjadi upaya kita untuk mendekatkan kembali batas-batas administrasi pemerintahan dan batas-batas pelayanan. Kita semua adalah keluarga dan memiliki sejarah yang saling terhubung,” lanjutnya.

Muh. Rudi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memfasilitasi proses pembahasan batas wilayah tersebut bersama pemerintah kabupaten terkait.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut pada prinsipnya merupakan penegasan kembali terhadap kesepakatan yang telah dilakukan sebelumnya, termasuk hasil pembahasan tahun 2021. Tahapan selanjutnya diarahkan pada penegasan garis batas secara teknis sesuai hasil kesepakatan.

“Harapan kami pertemuan hari ini tidak panjang, karena kita hanya ingin menegaskan dan melihat garis-garis yang akan kita tarik secara teknis,” katanya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Luwu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahyar Kasim, Kepala Kesbangpol Kabupaten Luwu Enrika, serta Kasatpol PP Kabupaten Luwu Andi Ibrahim Sikki.

Kesepakatan penegasan batas ini diharapkan memberikan kepastian administrasi bagi kedua pemerintah daerah serta mendukung kelancaran pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di wilayah perbatasan.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menerima audiensi jajaran PT Vale Indonesia, Kampus Tani Jogja, dan Universitas Andi Djemma...
01/10/2026

Bupati Luwu, H. Patahudding, menerima audiensi jajaran PT Vale Indonesia, Kampus Tani Jogja, dan Universitas Andi Djemma (Unanda) untuk membahas peluang pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Luwu.

Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Luwu, Kantor Bupati Luwu, Belopa, Kamis (1/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pemetaan atau survei awal terhadap sejumlah lokasi potensial yang dapat dikembangkan untuk sektor pertanian dan peternakan. Pemetaan ini menjadi langkah awal untuk melihat kesesuaian kondisi lahan dengan komoditas dan kegiatan usaha tani yang akan dikembangkan.

Selain pemetaan lokasi, para pihak juga membahas rencana pembuatan demplot atau kebun contoh di beberapa lokasi. Demplot tersebut nantinya dapat menjadi sarana pembelajaran bagi petani dengan menyesuaikan metode dan komoditas dengan kondisi lahan setempat.

Aspek pemasaran juga menjadi bagian dari pembahasan. Pengembangan komoditas pertanian diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diikuti dengan pembukaan akses pasar sehingga hasil pertanian petani memiliki saluran pemasaran yang lebih baik.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Luwu juga meminta perhatian PT Vale terhadap kegiatan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), khususnya sebagai bagian dari upaya pemulihan DAS dan mendukung penanganan risiko bencana di wilayah Kabupaten Luwu.

H. Patahudding menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana.

Audiensi tersebut dihadiri Direktur Land Management PT Vale, H. Zaim, bersama Sudarmin dari Land Management PT Vale, Arif dari Kampus Tani Jogja, serta Dr. Abdul Rahman Nur, Dr. Taruna dan Herman Saputra dari Universitas Andi Djemma.

Upaya mencegah dan menangani kekerasan berbasis gender di Kabupaten Luwu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sekto...
01/10/2026

Upaya mencegah dan menangani kekerasan berbasis gender di Kabupaten Luwu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Multistakeholder yang melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, organisasi masyarakat sipil, hingga pemerintah desa, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Belia Belopa tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi, menyusun langkah strategis pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender, serta memperkuat sistem layanan dan rujukan bagi korban.

Direktur LBH APIK Sulawesi Selatan, Rosmiati Sain, mengatakan pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender membutuhkan strategi dan komitmen bersama. Menurutnya, masih terdapat kesenjangan antara kondisi yang terjadi di masyarakat dengan kasus yang tercatat pada lembaga penegak hukum.

Karena itu, penguatan koordinasi diperlukan agar kasus kekerasan dapat ditangani secara tepat, termasuk kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang semakin menjadi perhatian.

Sementara itu, Manajer Program ELEVATE, Ni Nyoman Anna, menjelaskan bahwa melalui Program ELEVATE, Save the Children berkomitmen mendukung perlindungan perempuan dan anak perempuan dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.

Program tersebut juga telah mendorong pembentukan Satgas Desa untuk pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender di lima desa di Kabupaten Luwu sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dan respons terhadap kasus di tingkat komunitas.

Menurutnya, korban membutuhkan layanan yang komprehensif, mulai dari layanan medis, pendampingan psikososial, bantuan hukum, pemulihan hingga pemberdayaan ekonomi. Karena itu, sistem rujukan yang mudah diakses, aman, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan korban perlu terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pihak.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Erham Lanco, menyampaikan apresiasi kepada LBH APIK Sulawesi Selatan dan seluruh mitra Program ELEVATE atas dukungan dalam memperkuat perlindungan perempuan dan kelompok rentan di Kabupaten Luwu.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga layanan, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, pemerintah desa, keluarga, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, saya berharap dapat terjalin sinergi yang semakin kuat untuk menyusun langkah-langkah strategis pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. Kita perlu memperkuat sistem layanan, meningkatkan koordinasi antarinstansi, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta memastikan setiap korban mendapatkan pendampingan dan perlindungan yang sesuai,” ujar Erham Lanco.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Kepala DP3A Kabupaten Luwu Hj. Siti Hidayah Made, perwakilan Polres Luwu, Kejaksaan Negeri Luwu, Pengadilan Negeri Belopa, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, para pemateri, organisasi masyarakat sipil, sejumlah kepala desa, serta perwakilan LBH APIK Sulawesi Selatan dan Save the Children.

Bupati Luwu H. Patahudding meninjau aktivitas nelayan dan pembudidaya rumput laut di Dusun Mamonta, Desa Seppong, Kecama...
29/09/2026

Bupati Luwu H. Patahudding meninjau aktivitas nelayan dan pembudidaya rumput laut di Dusun Mamonta, Desa Seppong, Kecamatan Belopa Utara, Selasa (29/9/2026).

Di kawasan ini terdapat sekitar 200 kepala keluarga yang menggantungkan penghidupan dari sektor kelautan. Dalam satu siklus 30–45 hari, hasil panen sebagian pembudidaya dapat mencapai hingga satu ton.

Bupati menegaskan pentingnya pengelolaan rumput laut secara lebih maksimal agar potensi komoditas tersebut dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Pemkab Luwu juga telah mengajukan usulan pengembangan lokasi plasma rumput laut jenis katoni kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Penguatan ekonomi masyarakat pesisir juga didukung melalui rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan pengaspalan jalan di Desa Seppong.

Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Luwu menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Luwu Tahun Angga...
29/09/2026

Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Luwu menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Luwu Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Luwu, Selasa (29/9/2026).

Seluruh fraksi menyetujui Ranperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan, disertai sejumlah saran dan masukan terkait pendapatan, belanja dan pelaksanaan program pembangunan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Luwu H. Patahudding menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pendapatan daerah serta mempercepat serapan anggaran dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal, disiplin anggaran dan manfaat program bagi masyarakat.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah menyiapkan dokumen yang diperlukan selama proses pembahasan serta memperkuat koordinasi dengan DPRD.

Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong agar setiap anggaran yang tersedia dapat direalisasikan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu menerima 16 dokter Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan III Tahun 2026, di Ruang...
29/09/2026

Pemerintah Kabupaten Luwu menerima 16 dokter Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan III Tahun 2026, di Ruang Rapat Lounge Kantor Bupati Luwu, Selasa (29/9/2026).

Para dokter akan menjalankan tugas selama satu tahun di tiga wahana pelayanan kesehatan, yakni RSUD Batara Guru Belopa, Puskesmas Ponrang, dan Puskesmas Bua.

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muh. Rudi, mengingatkan para dokter untuk tidak berhenti belajar dan tetap mengedepankan etika profesi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain kemampuan teknis, tenaga kesehatan juga diharapkan mampu memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Selamat bergabung dan selamat menjalankan tugas kepada 16 dokter internsip Angkatan III Tahun 2026.

Bupati Luwu, H. Patahudding, melepas dan memberangkatkan tim PS Luwu U-15 yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan p...
28/09/2026

Bupati Luwu, H. Patahudding, melepas dan memberangkatkan tim PS Luwu U-15 yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada Piala Soeratin Nasional 2026 di Jawa Timur. Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Luwu, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu terhadap pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola usia muda. PS Luwu U-15 diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten Luwu dan Sulawesi Selatan di tingkat nasional.

Ketua Askab PSSI Luwu, Parambung, dalam laporannya menyampaikan bahwa rombongan yang diberangkatkan terdiri atas 30 pemain sesuai kuota PSSI, empat pelatih, 16 official, serta sejumlah perwakilan orang tua pemain yang turut mendampingi tim.

“Tim akan berangkat ke Surabaya hari ini untuk mengikuti Piala Soeratin U-15 tingkat nasional. Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 9 Oktober 2026,” ujar Parambung.

Ia menyampaikan, tim menargetkan dapat melaju hingga babak delapan besar dengan dukungan doa masyarakat Kabupaten Luwu. Apabila berhasil lolos, pertandingan babak delapan besar hingga final akan dilanjutkan di Kota Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, Bupati Luwu, H. Patahudding, meminta para pemain menjaga disiplin, kesehatan, serta sportivitas selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, para pemain tidak hanya bertanding untuk meraih kemenangan, tetapi juga membawa nama Kabupaten Luwu dan Provinsi Sulawesi Selatan.

“Jaga disiplin dan jangan mudah terprovokasi. Buktikan bahwa putra-putra Luwu mampu bersaing di tingkat nasional dan insyaallah sampai tingkat internasional,” pesan Patahudding.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Luwu akan terus memberikan dukungan terhadap tim selama mengikuti kompetisi.

“Saya selaku Bupati Luwu tetap mensupport. Mudah-mudahan bisa menjadi juara. Jaga kesehatan dan tetap semangat. Saya yakin dengan dukungan pelatih dan official, kita bisa sukses dan meraih kemenangan,” katanya.

Pelepasan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Rusdin, serta Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Imran.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap keikutsertaan PS Luwu U-15 di tingkat nasional menjadi pengalaman berharga bagi para pemain sekaligus mendorong keberlanjutan pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Luwu.

Address

Belopa

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemkab Luwu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemkab Luwu:

Shortcuts

Share