Indonesia SEZ

Indonesia SEZ Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Indonesia SEZ, Government Organization, Gedung MNC Tower Lantai 3, Jalan Kebon Sirih No. 17/19, Central Jakarta.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali resmi menambah fasilitas komersial strategis melalui pembukaan Sira Village ...
31/07/2026

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali resmi menambah fasilitas komersial strategis melalui pembukaan Sira Village – Grand Outlet Bali, Jumat (31/7). Outlet village pertama dan terbesar di Bali ini dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp1,5 triliun dan diproyeksikan menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja.

Dikembangkan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Kura Kura Bali bersama Mitsubishi Estate, kehadiran Sira Village diharapkan semakin memperkuat daya tarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Bali.

Dengan konsep ruang terbuka, Sira Village menghadirkan lebih dari 100 merek premium melalui sekitar 130 gerai ritel dan kuliner, sekaligus menyediakan ruang bagi UMKM, seniman, dan produk kreatif lokal.

Kehadiran Sira Village diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi di KEK Kura Kura Bali, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha baru, serta memperluas penyerapan tenaga kerja.


Rangkaian Rakernas KEK Triwulan II Tahun 2026 berlanjut dengan agenda Rapat Koordinasi Dukungan Kementerian/Lembaga (K/L...
30/07/2026

Rangkaian Rakernas KEK Triwulan II Tahun 2026 berlanjut dengan agenda Rapat Koordinasi Dukungan Kementerian/Lembaga (K/L) sebagai tindak lanjut atas berbagai masukan yang disampaikan oleh masing-masing Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada dua hari pertama pelaksanaan Rakernas.

Pada hari ketiga dan keempat, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK bersama K/L terkait membahas langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan pengembangan kawasan, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun aspek pendukung lainnya.

Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan bahwa kerja sama dengan K/L menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan KEK sebagai instrumen pembangunan nasional.

Melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor, berbagai kebutuhan KEK dapat ditindaklanjuti secara lebih terarah sesuai dengan karakteristik masing-masing kawasan, sehingga pengembangan KEK dapat terus memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) memerlukan koordinasi dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Sebaga...
28/07/2026

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) memerlukan koordinasi dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Sebagai bagian dari mekanisme tersebut, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK secara rutin menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KEK setiap triwulan.

Pada Senin (27/7), rangkaian Rakernas KEK Triwulan II Tahun 2026 kembali dilaksanakan dan akan berlangsung selama empat hari. Forum ini diikuti oleh Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Dewan Kawasan, Administrator KEK, serta Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK untuk mengevaluasi perkembangan penyelenggaraan KEK hingga Triwulan II Tahun 2026.

Selama dua hari pertama, masing-masing KEK menyampaikan perkembangan, tantangan, serta kebutuhan dukungan di kawasan. Berbagai masukan tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan dalam agenda koordinasi bersama kementerian dan lembaga pada rangkaian kegiatan berikutnya, guna memperkuat sinergi dalam mendukung penyelenggaraan dan pengembangan KEK.

Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, setiap KEK memiliki karakteristik yang berbeda sehingga tidak dapat diperlakukan dengan pendekatan yang sama. Oleh karena itu, masukan dan feedback dari setiap kawasan menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan dan langkah tindak lanjut ke depan.




Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK mendampingi kunjungan kerja Kedeputian Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasion...
08/07/2026

Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK mendampingi kunjungan kerja Kedeputian Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ke KEK Sei Mangkei, Rabu (8/7). Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan sinergi antarlembaga dalam mendukung pengembangan kawasan strategis ekonomi yang berkontribusi pada ketahanan ekonomi nasional.

Deputi Bidang Geoekonomi DPN, Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperoleh gambaran pengembangan KEK sebagai masukan dalam perumusan kebijakan geoekonomi. Sinergi antara DPN dan Dewan Nasional KEK diharapkan mampu memperkuat investasi, hilirisasi industri, serta penciptaan lapangan kerja.

Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menyampaikan bahwa hingga saat ini KEK telah mencatat realisasi investasi kumulatif sebesar Rp353,3 triliun, dengan 72,2 persen berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA), serta menyerap lebih dari 266 ribu tenaga kerja.

Di tengah persaingan investasi kawasan, Indonesia terus memperkuat daya saing KEK melalui pembangunan ekosistem investasi yang menciptakan nilai tambah, termasuk hilirisasi industri di KEK Sei Mangkei dan pengembangan sektor-sektor strategis di berbagai KEK lainnya.

Ke depan, pengembangan KEK akan difokuskan pada penguatan hilirisasi, penerapan konsep Green SEZ berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta pengembangan sektor bernilai tambah tinggi untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Kolaborasi yang kuat antarinstansi menjadi kunci dalam mewujudkan KEK sebagai ekosistem investasi yang kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Indonesia dan India mengambil langkah strategis untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi dan pengembangan...
06/07/2026

Indonesia dan India mengambil langkah strategis untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi dan pengembangan talenta melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Singhasari dengan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (6/7).

Penandatanganan yang berlangsung dalam rangkaian kunjungan Perdana Menteri India ke Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan KEK Singhasari sebagai international education hub yang menghubungkan pendidikan, inovasi, teknologi, dan investasi dalam satu ekosistem.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%. Menurutnya, upaya tersebut perlu didukung oleh peningkatan investasi yang selaras dengan produktivitas, inovasi, serta pengembangan talenta nasional.

Melalui kemitraan ini, IIM Bangalore akan menghadirkan berbagai program pendidikan manajemen bertaraf internasional di KEK Singhasari, mulai dari executive education, sertifikasi, pelatihan korporasi, hingga pengembangan program diploma dan Global MBA secara bertahap. Kehadiran IIM Bangalore diharapkan semakin memperkuat daya tarik investasi di sektor pendidikan, memperluas jejaring akademik Indonesia–India, serta mendukung lahirnya talenta berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.




Dalam rangka mendukung keberlanjutan investasi dan pengembangan sektor pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandal...
03/07/2026

Dalam rangka mendukung keberlanjutan investasi dan pengembangan sektor pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, telah diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi Kebutuhan Tenaga Kerja dan Pelatihan di Wilayah KEK Mandalika, Jumat (3/7).

Forum ini menegaskan pentingnya penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing melalui penguatan pendidikan vokasi, pelatihan berbasis kebutuhan industri (tailor-made training), serta program pemagangan sebagai upaya memperkuat link and match antara dunia pendidikan, pelatihan, dan dunia usaha.

Seiring meningkatnya investasi di KEK Mandalika serta berkembangnya berbagai fasilitas dan aktivitas pariwisata, kebutuhan tenaga kerja pada berbagai bidang diproyeksikan akan terus meningkat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUPP, lembaga pelatihan vokasi, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap memenuhi kebutuhan industri.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas SDM, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.





Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Rizal Edwin Manansang memberikan sambutan dalam Gr...
03/07/2026

Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Rizal Edwin Manansang memberikan sambutan dalam Grand Opening Ceremony PT Evyap Sabun Indonesia di KEK Sei Mangkei, Kamis (2/7).

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa beroperasinya PT Evyap Sabun Indonesia di KEK Sei Mangkei mencerminkan kepercayaan investor global terhadap iklim investasi Indonesia.

Investasi ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan pengembangan KEK dalam membangun ekosistem industri yang kompetitif melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan para pemangku kepentingan.

Kepercayaan investor tersebut tercermin dari kinerja KEK Sei Mangkei yang terus menunjukkan tren positif dalam menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja. Hingga Triwulan I Tahun 2026, KEK Sei Mangkei telah merealisasikan investasi kumulatif sebesar Rp31,8 triliun serta menciptakan 14.689 lapangan kerja.

Turut hadir dalam acara tersebut, Duta Besar RI untuk Republik Turkiye, Trade Counsellor Keduataan Besar Republik Turkiye di Indonesia, Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, CEO Evyap Group, serta CEO Life Chemistry Evyap.

Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam memperkuat ekonomi nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan...
02/07/2026

Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam memperkuat ekonomi nasional yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dalam Rapat Konsultasi bersama DPD RI di KEK Sanur, Bali, Kamis (2/7), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memaparkan langkah strategis pemerintah dalam menindaklanjuti aspirasi daerah, mulai dari penguatan investasi, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, hingga peningkatan logistik dan konektivitas.

Rapat yang diselenggarakan di KEK Sanur juga menjadi momentum untuk melihat langsung implementasi kebijakan pengembangan kawasan. KEK turut dibahas sebagai instrumen strategis dalam mendorong investasi, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, dan mengembangkan potensi unggulan daerah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPD RI, diharapkan lahir kebijakan yang semakin responsif terhadap kebutuhan daerah sekaligus memperkuat daya saing Indonesia.

15/06/2026

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙

Pergantian tahun menjadi pengingat untuk memaknai kembali semangat hijrah: terus bertumbuh, memperbaiki diri, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan sekitar. Semoga tahun 1448 H membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua ✨

Address

Gedung MNC Tower Lantai 3, Jalan Kebon Sirih No. 17/19
Central Jakarta
10340

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indonesia SEZ posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Indonesia SEZ:

Shortcuts

Share