Karantina Bali

Karantina Bali Official Page Balai Besar Karantina Bali
Call Center : +628113934488

Siaran PersBadan Karantina IndonesiaNomor: 3708/R-Barantin/08.2026Selamatkan Ribuan Burung Liar, Karantina Bali Dapat Pe...
01/09/2026

Siaran Pers
Badan Karantina Indonesia
Nomor: 3708/R-Barantin/08.2026

Selamatkan Ribuan Burung Liar, Karantina Bali Dapat Penghargaan Internasional dari IUCN

Denpasar - Upaya Karantina Bali dalam mengawasi lalu lintas dan mencegah perdagangan ilegal satwa liar mendapat pengakuan internasional. Karantina Bali menerima penghargaan dari International Union for Conservation of Nature Species Survival Commission Asian Songbird Trade Specialist Group (IUCN SSC ASTSG).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Karantina Bali bersama instansi lintas sektor dalam menggagalkan berbagai upaya penyelundupan burung liar dan burung berkicau ilegal serta mendukung penyelamatan populasi burung dari ancaman perdagangan ilegal.

Kepala Balai Besar Karantina Bali, Heri Yuwono, mengatakan posisi Bali sebagai wilayah strategis dengan mobilitas barang dan penumpang yang tinggi menjadikannya salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian dalam pengawasan lalu lintas satwa.

“Melalui pengawasan di berbagai pintu masuk utama, seperti Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, serta jalur kargo udara dan laut, jajaran Karantina Bali secara konsisten mengamankan satwa burung yang dilalulintaskan tanpa dilengkapi Sertifikat Kesehatan Hewan maupun dokumen lain yang dipersyaratkan,” ujar Heri dalam pesan elektronik yang diterima wartawan, Minggu, (30/8).

Menurutnya, pengawasan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Karantina sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Selain memastikan kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas satwa, pengawasan juga dilakukan untuk mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), termasuk risiko penyakit seperti avian influenza atau flu burung serta penyakit zoonosis lainnya.

Di sisi lain, upaya pencegahan perdagangan ilegal burung juga menjadi bagian dari perlindungan keanekaragaman hayati. Eksploitasi berlebihan terhadap burung berkicau di alam liar dapat mengancam keberlangsungan populasi dan keseimbangan ekosistem.

Narahubung
Kepala Biro Hukum dan Humas
Sekertariat Utama Badan Karantina Indonesia

28/08/2026

📊 REALISASI PNBP KARANTINA BALI
Periode Januari–Juli 2026

Bagaimana perkembangan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Karantina Bali selama Januari–Juli 2026?

Data ini menunjukkan realisasi PNBP yang berasal dari pelayanan sertifikasi karantina hewan, ikan, dan tumbuhan setiap bulannya.

🐄 Karantina Hewan
🐟 Karantina Ikan
🌱 Karantina Tumbuhan

Setiap sertifikat yang diterbitkan merupakan bagian dari pelayanan karantina yang mendukung kelancaran lalu lintas komoditas sekaligus berkontribusi terhadap penerimaan negara.

📈 Yuk, simak perkembangan realisasi PNBP Karantina Bali selama periode Januari–Juli 2026!

Pelindungan Maksimal, Pelayanan Optimal.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad 12 Rabiul awal 1448 H
25/08/2026

Selamat Memperingati
Maulid Nabi Muhammad

12 Rabiul awal 1448 H

Hai Sobat Karantina Bali,Barantin melalui Karantina Bali meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)...
25/08/2026

Hai Sobat Karantina Bali,

Barantin melalui Karantina Bali meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Serotipe Southern Africa Territories (SAT) -1.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka Karantina Bali melakukan tindakan kewaspadaan dengan pengawasan lalulintas media pembawa dan tindakan karantina.

Apa saja yang perlu diketahui mengenai PMK SAT-1 dan hal yang dilakukan Karantina Bali?

Yuk simak infografis berikut

Hai Sobat Karantina Bali,Barantin melalui Karantina Bali meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)...
25/08/2026

Hai Sobat Karantina Bali,

Barantin melalui Karantina Bali meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Serotipe Southern Africa Territories (SAT) -1.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka Karantina Bali melakukan tindakan kewaspadaan dengan pengawasan lalulintas media pembawa dan tindakan karantina.

Apa saja yang perlu dimetahui mengenai PMK SAT-1 dan hal yang dilakukan Karantina Bali?

Yuk simak infografis berikut

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Padangbai​KARANGASEM (20/8)— Upaya pe...
22/08/2026

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen di Pelabuhan Padangbai

​KARANGASEM (20/8)— Upaya penyelundupan ratusan ekor burung liar dari Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Bali kembali digagalkan oleh petugas karantina Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem. Satwa-satwa tanpa dokumen resmi tersebut ditemukan tersembunyi di dalam bagasi bus penumpang. Pengungkapan ini bermula dari kegiatan pengawasan dan pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh petugas Karantina Bali dikawasan Pelabuhan Padangbai.

​Kronologi dan Modus Operandi

​Petugas yang bersiaga di pelabuhan menaruh curiga pada sebuah bus malam antarkota antarprovinsi yang baru saja turun dari kapal penyeberangan dari Lombok. Berdasarkan pemeriksaan mendetail pada bagian bagasi kendaraan, petugas mendapati sejumlah kotak atau boks yang ditumpuk rapat dan disembunyikan dicelah jalan masuk ke toilet untuk mengelabui pemeriksaan.

​Setelah dibuka, kotak-kotak tersebut ternyata berisi ratusan ekor burung dari berbagai jenis yang dikemas dalam kondisi padat tanpa memerhatikan kesejahteraan hewan. Satwa yang diamankan berupa Burung Pleci dengan jumlah 226 ekor yang dikemas dalam 4 kotak.

Antisipasi Ancaman Penyakit Hewan

​Kepala Karantina Bali, Heri Yuwono, menegaskan bahwa seluruh burung tersebut diamankan karena tidak dilengkapi dengan Sertifikat Kesehatan Hewan dari daerah asal maupun dokumen karantina resmi lainnya. Pengiriman ini melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

​"Tindakan penahanan dilakukan untuk mencegah masuknya Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) ke Bali. Status kesehatan burung tidak dapat dipastikan dan berpotensi membawa virus flu burung maupun penyakit zoonosis lainnya," ujar Heri. Ia menambahkan, dokumen karantina bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan jaminan bahwa satwa telah diperiksa secara klinis dan aman dari agen penyakit sebelum dilalulintaskan antarwilayah.

Berita selengkapnya di Fanpage Karantina Bali


Peringati HUT RI ke-81, Karantina Bali Gelar Upacara Bendera dan Perkuat Komitmen Pengawasan Hayati DENPASAR (17/8) — Ka...
18/08/2026

Peringati HUT RI ke-81, Karantina Bali Gelar Upacara Bendera dan Perkuat Komitmen Pengawasan Hayati

DENPASAR (17/8) — Karantina Bali menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh pegawai, pejabat struktural, serta pejabat fungsional di lingkungan kantor Karantina Bali.

Peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar BBKHIT Bali untuk merefleksikan nilai-nilai nasionalisme sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di bidang perlindungan sumber daya alam hayati hewan, ikan, dan tumbuhan di Pulau Dewata.

Semangat Kebangsaan untuk Karantina yang Lebih Tangguh

Bertindak sebagai pembina upacara, pimpinan Karantina Bali Heri Yuwono memberikan arahan pentingnya melanjutkan cita-cita para pahlawan melalui kerja nyata, profesionalisme, dan integritas tinggi dalam melayani masyarakat. Dalam suasana yang dipenuhi warna merah putih, barisan peserta upacara tampak mengikuti jalannya pengibaran bendera dengan tertib dan penuh khidmat.

Peringatan HUT ke-81 RI ini mengusung semangat persatuan guna mewujudkan ketahanan nasional yang kuat, sejalan dengan peran strategis Badan Karantina Indonesia dalam mengawal keamanan pangan dan mengamankan hayati negeri dari ancaman Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK), serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Momentum Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik.

Kepala Karantina Bali menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, melainkan pemacu motivasi bagi seluruh insan karantina untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik. Terlebih, Bali sebagai pintu gerbang internasional dan destinasi pariwisata dunia memiliki tantangan yang kompleks dalam pengawasan lalu lintas komoditas pertanian dan perikanan, baik domestik maupun ekspor-impor.

Berita selengkapnya di Fanpage Karantina Bali

14/08/2026

Sehat badannya 💪🏼✨
kompak teamnya 👬👭
bahagia suasananya! ❤️🤍
Mari rayakan 17 Agustus dengan penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan.
Karena kemenangan terbaik adalah saat kita bisa tertawa dan bahagia bersama. 🎉🏆





Perkuat Kolaborasi Peningkatan Ekspor, Karantina Bali Hadiri Pengukuhan DPP GPEI dan Penandatanganan Komitmen BersamaDen...
11/08/2026

Perkuat Kolaborasi Peningkatan Ekspor, Karantina Bali Hadiri Pengukuhan DPP GPEI dan Penandatanganan Komitmen Bersama

Denpasar (6/8) – Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Bali menghadiri kegiatan Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPP GPEI) sekaligus penandatanganan Komitmen Bersama dan pelepasan ekspor komoditas salak asal Indonesia ke Tiongkok.

Kegiatan yang dihadiri Wakil Menteri Perdagangan RI dan Gubernur Bali tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong peningkatan ekspor nasional serta memperluas akses pasar produk pertanian Indonesia ke pasar global.
Kepala Karantina Bali Heri Yuwono menyampaikan bahwa ekspor salak ke Tiongkok merupakan bukti bahwa komoditas hortikultura Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar internasional apabila didukung dengan kualitas produk, pemenuhan persyaratan negara tujuan, serta sistem jaminan kesehatan dan keamanan komoditas yang konsisten.

“Ekspor bukan hanya tentang mengirim produk ke luar negeri, tetapi bagaimana kita memastikan produk Indonesia memenuhi persyaratan negara tujuan, berkualitas, aman, dan mampu menjaga kepercayaan pasar internasional,” ujar Kepala Karantina Bali.

Dalam konteks tersebut, Badan Karantina Indonesia memiliki peran strategis dalam memastikan pemenuhan persyaratan karantina dan kesehatan tumbuhan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran perdagangan sekaligus melindungi sumber daya hayati Indonesia.

Penandatanganan Komitmen Bersama Karantina Bali dan GPEI Bali menjadi wujud nyata semangat kolaborasi untuk membangun ekosistem ekspor yang semakin kuat.

Dengan pemerintah yang memberikan kepastian pelayanan dan dunia usaha yang memenuhi standar serta menjaga kualitas produk, diharapkan semakin banyak komoditas Indonesia mampu menembus pasar internasional.

Salak Bali Menembus Pasar Tiongkok

Tiongkok merupakan salah satu pasar yang memiliki potensi besar bagi komoditas hortikultura Indonesia. Dengan karakteristik pasar yang luas, ekspor salak diharapkan dapat membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan komoditas hortikultura Indonesia sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha.

Bagi Bali, penguatan ekspor komoditas pertanian juga memiliki arti strategis. Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi pariwisata dunia, tetapi juga memiliki potensi untuk menjadi salah satu simpul perdagangan komoditas pertanian dan produk unggulan Indonesia ke pasar internasional.

Karantina Bali berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan karantina yang berbasis risiko, meningkatkan kualitas sertifikasi, memperkuat pengawasan kesehatan tumbuhan, serta memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan negara tujuan.

Momentum pengukuhan DPP GPEI, penandatanganan komitmen bersama, dan pelepasan ekspor salak ke Tiongkok diharapkan semakin memperkuat semangat kolaborasi untuk mewujudkan ekspor Indonesia yang semakin mudah, aman, berkualitas, dan berdaya saing global.


Address

Denpasar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Karantina Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share