30/07/2026
Gerak Cepat! Ditjen SDA Kementerian PU Perkuat Penanganan Kekeringan di Banten
Serang β Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum bersama BBWS Cidanau Ciujung Cidurian, BBWS Ciliwung Cisadane, dan BPBPK Provinsi Banten memperkuat sinergi lintas sektor untuk menghadapi dampak musim kemarau di Provinsi Banten. Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pada Rabu (29/7).
Upaya ini difokuskan pada optimalisasi infrastruktur sumber daya air, seperti bendungan dan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), serta percepatan distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Arnold A.P. Ritiauw, menegaskan bahwa penanganan kekeringan harus dilakukan secara proaktif melalui prinsip "Cari, Temukan, Eksekusi".
"Jangan menunggu perintah. Temukan lokasi yang mengalami kekeringan dan segera distribusikan air bersih. Tangani kebutuhan utama masyarakat dengan kerja ikhlas, kerja cepat, dan kerja cerdas," tegas Arnold.
Kementerian PU juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas PUPR, BPBD, BUMN/BUMD penyedia air minum, dan para pemangku kepentingan agar penanganan kekeringan berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran. Sebagai langkah mitigasi, pemerintah mendorong penyediaan toren air di wilayah terdampak serta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila diperlukan.
Menindaklanjuti arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air, BBWS Ciliwung Cisadane telah menyalurkan 157.500 liter air bersih ke 20 lokasi di Provinsi Banten sejak 17 hingga 29 Juli 2026. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.