15/04/2026
Proyek kolaborasi Hold On Print x Jerkslab dalam jurnalprovokasi subkultur etos DIY. Memecah eksklusivitasartwork-isme pada bentangan warna metafora, opini visual dalam ranah disforia sosial, psychedelic nan epic bersinggungan antara music dan aktivisme sebagai saksiresureksi skena local dalam Upaya sadar ekonomi kolektivswakelola.
Jerkslab masyhur dengan teknik pointilisnya yang gory bermazhab pluralisme Mark Schultz, Boris Valejo, Ken Terror dan Mark Riddick. Instalasi kepak sayap elang, kepala kerbausimbolisasi hierarki sukan dan clay tengkorak bersorbankanUnity In Diversity dalam goresan “gelap” lewat arsiran dan dotting technic serupa berderap riff-riff band sludge, shouter rock, dark-hardcore hingga jeep beat boombap.
Yoi. Hold On Print adalah salah satu clothline di Gegesik – Cirebon sejak 2015 yang memang santer dalam pemberitaanskena per-skrin-an. Hadir di tengah Masyarakat yang majemuk gandrung music, skena, ideologi dan lipovitandengan flagship store, kualitas produk yang dope, sensasiberfashion yang edgy dan banyak lines up seperti T-shirt, sweater, polo, totebag, short pants, kemeja, jaket and make print we pride.
Kolaborasi cadas yang statement piece sebagai bentuk dialog kreativitas ekspresif, kompleksitas koneksi merajangdekadensi moral rentengan. Bergaya dan berswara lewatproduk kolaborasi Hold On Print x Jerkslab, stay cool and make a noisy lewat unity in diversity.
Ready Stock !