Komunitas Nias Utara

  • Home
  • Komunitas Nias Utara

Komunitas Nias Utara Nias Utara Maju Profil Umum
A. Luas Wilayah : 1.202,78 km2
B. Jumlah Penduduk : 127. 703 jiwa
C. Jumlah Kecamatan : 11 kecamatan
D. Jumlah Desa/lurah : 113 buah
E.

PROFIL KABUPATEN NIAS UTARA
Pada saat Kabupaten Nias Utara disetujui oleh sidang paripurna DPR RI, Rabu 29 Oktober 2008, wilayah Kabupaten Nias Utara terdiri dari :
1. Jumlah Pulau : 19 pulau
F. Kepadatan : 106 jiwa/km2
2. Kecamatan di Kabupaten Nias Utara
2.1. Kecamatan Alasa (12 desa)
2.2. Kecamatan Namohalu Esiwa (11 desa)
2.3. Kecamatan Lahewa (20 desa 1 kelurahan)
2.4. Kecamatan Lotu (13 desa

)
2.5. Kecamatan Tuhemberua (8 desa)
2.6. Kecamatan Afulu (9 desa)
2.7. Kecamatan Alasa Talu Muzoi (6 desa)
2.8. Kecamatan Lahewa Timur (7 desa)
2.9. Kecamatan Sawo (10 desa)
2.10. Kecamatan sitolu ori (6 desa)
2.11. Kecamatan Tugala Oyo
Batas Wilayah
Utara : Samudera Indonesia
Selatan : Kecamatan Botomuzoi, kecamatan Hiliduho, kecamatan Mandehe Utara dan kecamatan Moro’o
Barat : Samudera Indonesia
Timur : Samudera Indonesia, kecamatan gunung sitoli Alo’oa dan kecamatan gunung sitoli utara

Harga Karet di Nias prihatin... ?
13/06/2020

Harga Karet di Nias prihatin... ?

Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia Kalimantan Barat Jusdar menyebutkan bahwa harga karet produksi petani di tingkat pabrik di Kalbar dengan ...

26/01/2020
07/10/2019

Air Beriak Tanda Tak Dalam

04/01/2019

Selamat Tahun Baru 2019

19/06/2018

Menyedihkan mendengar kabar dari kampung saya sendiri hari ini,.. Sotoi Desa Lombuza'ua.

13/04/2017

Minggu ini kepala sekolah SD Lömbuza'ua sering bolos, sering tidak masuk sekolah, tolong masyarakat terutama komite memperhatikan hal ini, karena ini sangat merugikan anak2 kita, terimakasih info. Dari Lömbuza'ua

14/07/2016

Sekarang Suhu Pilkades di Sebagian Wilayah Nias Utara sudah mulai terasa. Marilah berpartisipasi

Kondisi salah satu Jembatan yang di terjang banjir, yaitu jembatan penghubung antara desa hiligodu dan desa Lombuza"ua -...
31/05/2016

Kondisi salah satu Jembatan yang di terjang banjir, yaitu jembatan penghubung antara desa hiligodu dan desa Lombuza"ua - Nias Utara. kami masyarakat memohon semoga Pemda setempat segera mengambil tindakan secepat mungkin

26/04/2016

kepada kepala daerah di Nias yang saya hormati, untuk turun kelapangan untuk menstabilkan harga Harga Karet Sudah Tembus Rp 13.500 Hingga 15.500 per Kg, Petani Karet pun menjadi Lega

Dinda Qilla 05.32 BERITA


Lama terpukul oleh rendahnya harga, akhirnya petani karet kini kembali semringah karena harga karet menunjukkan tren kenaikan.
Di pasar lelang se-Kabupaten Bungo, setelah pada Selasa (19/4) harga kadar karet kering (K3) mencapai Rp 13.500, Rabu (20/4/2015) harganya meroket menjadi Rp 15.400 per kilogram.
Angka ini dinilai fantastis jika dibanding dua tahun terakhir yang hanya di kisaran Rp 6.000 per kilogram.
Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Bungo, Syarif menyebut peningkatan harga ini terjadi sejak sepekan terakhir.
"Seminggu lalu ada rapat koordinasi di Novita Hotel di Jambi. Ada orang Kementerian, petani, tauke dan pihak-pihak terkait, sejak saat itu dengan sendirinya harga karet naik," jelas Syarif kepada Tribun, kemarin.
Sekretaris Eksekutif Gapkindo, Hatta menyebut bahwa harga karet saat ini sudah tembus pada 1,5 dolar AS $ atau sekitar Rp 20 ribu per kilogram. Itu, kata dia, harga ekspor.
“Kalau harga karet bersih di Jambi baru Rp 15.400 per kilogramnya," kata Hatta.

Tapi, sergahnya, harga tersebut sewaktu-waktu bisa berubah. Ia tetap berharap sekalipun berubah tapi perubahannya berupa kenaikan harga.
Naiknya harga karet yang


sebelumnya di harga Rp 10 ribu itu dikarenakan ada kebijakan baru.
Ekspor dari tiga negara yaitu Thailand, Malaysia dan Indonesia stoknya dikurangi hingga 3.000 ton untuk tiga bulan pertama ini.
"Dunia mengurangi kuotanya, jadi harga bisa meningkat dari yang sebelumnya," katanya.
Target dari Gapkindo, hingga Agustus mendatang, Indonesia bisa mengurangi stok hingga 600 ton.
Dengan demikian, harga karet akan semakin tinggi, dan petani bisa kembali tersenyum.
Sementara itu Syarif bilang, naiknya harga karet sudah berdampak langsung ke aktivitas jual beli di pasar.

“Insya Allah ekonomi masyarakat kita meningkat, terlebih harga kebutuhan pokok stabil karena stok terpenuhi. Beberapa bahkan turun harga seperti cabai dan bawang," tukasnya.
Pemkab berharap tren positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat ini terus berlanjut. Yang paling penting kini petani karet harus terus menjaga kualitas produksi.
Petani karet pun sangat bahagia atas peningkatan harga di pasar lelang. Mereka berharap harga ini terus berlanjut sehingga lepas dari lilitan ekonomi.
"Kita sudah dua tahun kesulitan karena harga karet rendah sekali, benar-benar menjerit. Bahkan banyak kawan tidak motong (nyadap) lagi. Kenaikan seperti inilah yang kami tunggu-tunggu," sebut seorang petani, Rudiansyah. (zha/zak)

26/04/2016

Harga Karet Sudah Tembus Rp 13.500 Hingga 15.500 per Kg, Petani Karet pun menjadi Lega Dinda Qilla 05.32 BERITA Edit Lama terpukul oleh rendahnya harga, akhirnya petani karet kini kembali semringah karena harga karet menunjukkan tren kenaikan. Di pasar lelang se-Kabupaten Bungo, ‎setelah pada Selasa…

Address


Telephone

085311600120

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas Nias Utara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Komunitas Nias Utara:

  • Want your organization to be the top-listed Government Service?

Share