21/04/2026
Membaca surat-surat Kartini dalam kurun waktu 1899-1904 seperti membuka jendela menuju masa lalu yang penuh gejolak. Di balik sunyinya pingitan, ternyata ada pikiran yang melampaui samudera hingga ke Eropa.
Buku jilid pertama dari trilogi karya Wardiman Djojonegoro ini bukan sekadar kumpulan kertas tua. Ia adalah saksi bisu bagaimana seorang perempuan muda berjuang melawan keterbatasan akses pendidikan dan adat demi sebuah cita-cita: kemajuan intelektual bangsanya.
Kita diajak menyelami semangat emansipasi, keinginan agar setiap perempuan memiliki hak untuk belajar dan berkembang.
Tertarik untuk membacanya? Silakan datang dan temukan bukunya di perpustakaan kami.