Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke- 5 Tahun 2014 Provinsi Jambi merupakan hajat Nasional 3 tahunan untuk menggali potensi para santri membaca kitab gundul (kitab kuning). MQK merupakan ajang strategis mengangkat tradisi akademik pondok pesantren dan menggali potensi santri. MQK dipandang sebagai kegiatan yang strategis dalam meningkatkan mutu tafaqquh fiddin di pondok pesantren. MQK ke 5 a
kan di gelar di Provinsi Jambi tepatnya di PP. As`ad Kota Jambi. MQK juga sebagai salah satu wahana kompetisi bagi para santri dalam menunjukkan kemahirannya dalam membaca, memahami, dan menjelaskan kandungan kitab kuning (al-kutub al-turats) sebagai tradisi keilmuan pada pondok pesantren di Indonesia. MQK bertujuan untuk kesinambungan (kontinuisitas) tradisi akademis di pondok pesantren. Selain itu untuk meningkatkan kompetensi stakeholder pesantren, khususnya santri, ustadz dan kyai dalam hal kajian kitab kuning dan untuk memberikan rekognisi negara atas dunia akademis pesantren, yang selama ini telah diakui oleh dunia internasional khususnya di Timur Tengah dan Asia. Dalam konteks menangkal bahaya gerakan trans-nasional MQK bertujuan sebagai upaya mencegah gerakan trans-nasional, radikalisasi keagamaan di Indonesia. Berbagai kegiatan MQK V telah dirancang melalaui forum koordinasi tersebut yaitu yaitu: Pertama, Musyawarah Besar MQK; Kedua, Konvensi Nasional Pengembangan Pendidikan Pesantren (National convence on pesantren education development) dengan tiga kegiatan adalah (1) Seminar/kajian-kajian ilmiah tentang pesantren; (2) Halaqah Pimpinan Pesantren, (3) Expose hasil penelitian tentang pesantren, dan (4) Bedah buku tentang pesantren. Ketiga, Pameran dan Bazar Khazanah Pengetahuan, Seni dan Budaya dan Produk Pondok Pesantren; Kelima, Panggung Apresiasi Seni Pondok Pesantren.