05/08/2026
SIKAP POLITIK NIEUW GUINEA RAAD (NGR)
Tentang Aksi Nasional Bangsa Papua 3 Agustus 2026 dan Mekanisme Penyampaian Aspirasi Politik Bangsa Papua
Nieuw Guinea Raad (NGR) menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh rakyat Bangsa Papua, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) setanah air West Papua selaku pihak yang memediasi Aksi Nasional Bangsa Papua, para pemimpin organisasi perjuangan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, mahasiswa, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Aksi Nasional Bangsa Papua pada tanggal 3 Agustus 2026. Partisipasi yang luas tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyampaikan aspirasi politik secara damai dan bermartabat.
NGR memberikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban, persatuan, dan semangat kebersamaan selama pelaksanaan kegiatan. Di sisi lain, NGR mencatat adanya tindakan represif terhadap sebagian peserta aksi di wilayah Sentani. NGR berharap agar setiap penyampaian pendapat di muka umum senantiasa mendapat jaminan perlindungan, penghormatan terhadap hak-hak warga, serta mengedepankan pendekatan dialogis demi menghindari terjadinya eskalasi yang dapat merugikan semua pihak.
NGR juga memberikan perhatian terhadap adanya aksi kontra yang berlangsung pada waktu yang bersamaan di wilayah Abepura. NGR menghormati hak setiap kelompok masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya secara damai. Namun, demi menjaga ketertiban umum, mengurangi potensi gesekan, dan menciptakan ruang demokrasi yang kondusif, NGR menyarankan agar pada kesempatan mendatang, apabila terdapat kelompok yang hendak menyampaikan aspirasi yang berbeda, pelaksanaannya dilakukan pada waktu yang berbeda dan tidak pada hari yang sama. Setiap aspirasi harus dihormati sebagai wujud penghormatan terhadap martabat manusia, nilai-nilai kemanusiaan, dan kebebasan menyampaikan pendapat secara damai.
Berkaitan dengan substansi Aksi Nasional Bangsa Papua yang dimediasi oleh KNPB, NGR berpandangan bahwa setiap aspirasi politik yang lahir dari rakyat Bangsa Papua semestinya terlebih dahulu disampaikan kepada lembaga politik Bangsa Papua sebagai representasi kehendak politik nasional, sebelum dikomunikasikan kepada pihak lain.
NGR mempertanyakan mengapa aspirasi politik Bangsa Papua harus disampaikan kepada Pemerintah Indonesia untuk dipelajari, diseleksi, atau ditentukan tindak lanjutnya, sementara aspirasi tersebut belum terlebih dahulu memperoleh pembahasan dan pengesahan melalui mekanisme politik bangsa Papua sendiri. Secara prinsip, kehendak politik suatu bangsa semestinya dirumuskan dan diputuskan oleh bangsa itu sendiri melalui lembaga-lembaga politik yang dibentuknya.
Bagi NGR, penguatan kelembagaan politik Bangsa Papua merupakan bagian penting dari proses membangun legitimasi politik nasional. Oleh karena itu, setiap agenda politik yang mengatasnamakan Bangsa Papua hendaknya memperkuat posisi lembaga-lembaga politik bangsa, sehingga aspirasi rakyat memiliki dasar politik yang jelas sebelum disampaikan dalam forum komunikasi atau dialog dengan pihak mana pun.
NGR menegaskan bahwa perjuangan politik Bangsa Papua harus dibangun di atas prinsip persatuan nasional, kemandirian politik, penghormatan terhadap kelembagaan bangsa, supremasi hukum, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta penyelesaian konflik secara bermartabat dan damai. Seluruh organisasi perjuangan memiliki tanggung jawab yang sama untuk memperkuat konsolidasi nasional dengan saling menghormati fungsi, mandat, dan peran masing-masing.
Oleh karena itu, NGR mengajak seluruh organisasi perjuangan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, mahasiswa, intelektual, dan seluruh rakyat Bangsa Papua untuk menjadikan Aksi Nasional 3 Agustus 2026 sebagai momentum evaluasi bersama dalam memperkuat persatuan nasional dan konsolidasi politik Bangsa Papua. Perbedaan pandangan hendaknya menjadi kekuatan untuk memperkaya strategi perjuangan, bukan menjadi alasan untuk memperlemah persatuan nasional.
Demikian sikap Politik ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik Nieuw Guinea Raad dalam mendorong terbangunnya persatuan nasional, penghormatan terhadap kelembagaan politik Bangsa Papua, serta penguatan perjuangan politik yang berpijak pada prinsip-prinsip keadilan, martabat manusia, dan penyelesaian konflik melalui cara-cara yang damai.
Dikeluarkan di West Papua, 5 Agustus 2026
NIEUW GUINEA RAAD (NGR)
Atas Nama Bangsa Papua
AMINUS BALINGGA
Ketua