03/06/2026
π· KISAH IBUNDA NABI ISA AS: MARYAM BINTI IMRAN π·
β¨ Wanita yang Dimuliakan Allah
Di antara seluruh wanita yang pernah hidup di muka bumi, ada satu nama yang diabadikan dalam Al-Qur'an sebagai nama sebuah surah, yaitu Maryam.
Maryam bukanlah putri seorang raja.
Bukan p**a wanita yang hidup dalam kemewahan.
Namun Allah ο·» memilihnya menjadi wanita paling mulia di zamannya dan ibu dari seorang nabi besar, yaitu Nabi Isa AS.
Perlu diketahui bahwa dalam sumber Islam, beliau dikenal sebagai Maryam binti Imran.
Adapun penyebutan "saudara perempuan Harun" dalam Al-Qur'an memiliki penjelasan tersendiri dalam tafsir dan tidak berarti Harun saudara Nabi Musa AS adalah ayah Maryam.
βββββββββββββββ
πΏ Nazar Sang Ibu
Kisah Maryam bermula bahkan sebelum beliau lahir.
Ibunya, yang dikenal sebagai istri Imran, telah lama mendambakan seorang anak.
Suatu hari ia bernazar kepada Allah:
Β«"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang mengabdi kepada-Mu."Β»
Ia berharap melahirkan seorang anak laki-laki yang dapat berkhidmat di Baitul Maqdis.
Namun ketika bayi itu lahir, ternyata seorang perempuan.
Meski demikian, Allah ο·» menerima nazarnya.
Bayi itu pun diberi nama Maryam.
βββββββββββββββ
πΏ Tumbuh dalam Kesucian
Sejak kecil, Maryam tumbuh sebagai anak yang salehah.
Allah ο·» menjaganya dengan penjagaan yang istimewa.
Pengasuhan Maryam dipercayakan kepada Nabi Zakaria AS.
Beliau sangat kagum melihat kesalehan dan ketekunan ibadah Maryam.
Maryam banyak beribadah di mihrab, tempat khusus untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah.
βββββββββββββββ
πΏ Rezeki dari Langit
Suatu hari Nabi Zakaria AS memasuki mihrab Maryam.
Beliau menemukan makanan yang tidak biasa.
π Buah-buahan yang bukan musimnya.
π Makanan yang tidak diketahui asalnya.
Zakaria AS bertanya:
Β«"Wahai Maryam, dari mana engkau memperoleh ini?"Β»
Maryam menjawab:
Β«"Itu dari Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan."Β»
Jawaban itu menunjukkan betapa kuatnya keimanan Maryam sejak usia muda.
βββββββββββββββ
πΏ Kabar Gembira dari Malaikat
Suatu hari, ketika Maryam sedang beribadah, Allah ο·» mengutus Malaikat Jibril AS.
Maryam terkejut ketika melihat seorang lelaki muncul di hadapannya.
Ia segera berlindung kepada Allah.
Namun Jibril AS berkata bahwa ia adalah utusan Allah yang membawa kabar gembira.
Maryam akan melahirkan seorang anak laki-laki yang suci.
Maryam pun berkata dengan penuh keheranan:
Β«"Bagaimana aku akan mempunyai anak, padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?"Β»
Jibril AS menjawab bahwa hal itu sangat mudah bagi Allah ο·».
βββββββββββββββ
πΏ Ujian yang Sangat Berat
Maryam kemudian mengandung Nabi Isa AS atas kehendak Allah.
Ini merupakan ujian yang sangat berat.
Karena beliau dikenal sebagai wanita yang menjaga kesucian dirinya.
Ketika waktu melahirkan tiba, Maryam pergi ke tempat yang jauh dari manusia.
Di bawah pohon kurma, beliau merasakan sakit yang luar biasa.
Dalam kesedihannya, ia khawatir menghadapi tuduhan masyarakat.
Namun Allah ο·» tidak meninggalkannya.
Allah memerintahkannya menggoyangkan batang pohon kurma.
Maka kurma-kurma segar pun berjatuhan.
Dan mata air mengalir di dekatnya sebagai bentuk pertolongan dari Allah.
βββββββββββββββ
πΏ Mukjizat Bayi yang Berbicara
Setelah melahirkan, Maryam membawa bayinya kembali kepada kaumnya.
Mereka terkejut.
Mereka mempertanyakan bagaimana seorang wanita yang dikenal suci dapat membawa seorang bayi.
Maryam tidak membela dirinya dengan banyak kata.
Beliau hanya menunjuk kepada bayi itu.
Mereka berkata:
Β«"Bagaimana kami berbicara dengan bayi yang masih dalam ayunan?"Β»
Atas izin Allah ο·», Nabi Isa AS yang masih bayi pun berbicara:
Β«"Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Dia memberiku Kitab dan menjadikanku seorang nabi."Β»
Mukjizat tersebut membuktikan kesucian Maryam dan kenabian Isa AS.
βββββββββββββββ
πΏ Wanita Pilihan Allah
Allah ο·» memberikan kedudukan yang sangat tinggi kepada Maryam.
Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa para malaikat berkata:
Β«"Wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu, mensucikanmu, dan melebihkanmu atas seluruh wanita di alam semesta."Β»
Betapa agung kemuliaan yang Allah anugerahkan kepadanya.
βββββββββββββββ
πΏ Pelajaran dari Maryam
Maryam mengajarkan banyak pelajaran berharga kepada umat manusia:
β¨ Menjaga kesucian diri di tengah fitnah.
β¨ Bersabar menghadapi ujian yang berat.
β¨ Memiliki kepercayaan penuh kepada Allah.
β¨ Istiqamah dalam ibadah.
β¨ Memahami bahwa kemuliaan lahir dari ketakwaan, bukan dari harta atau kedudukan.
βββββββββββββββ
π€² Renungan
Ketika seluruh dunia meragukannya, Allah ο·» membelanya.
Ketika ia sendirian menghadapi ujian yang berat, Allah ο·» menolongnya.
Ketika manusia menuduhnya, Allah ο·» menurunkan mukjizat untuk membersihkan namanya.
πΈ Maryam binti Imran adalah bukti bahwa siapa yang menjaga dirinya karena Allah, maka Allah akan menjaga kehormatannya.
πΈ Siapa yang bersabar karena Allah, maka Allah akan mengangkat derajatnya.
πΈ Dan siapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah tidak akan menyia-nyiakannya.
Semoga Allah ο·» menghiasi hati kita dengan kesucian, kesabaran, dan keteguhan iman sebagaimana yang Dia anugerahkan kepada Maryam binti Imran. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. π€²π
WallΔhu aβlam bish-shawΔb.
Foto hanya pelengkap π