22/04/2026
Real Madrid mengalahkan Alavés di Bernabéu, mengamankan tiga poin baru di LaLiga. Mbappé dan Vini Jr., melalui dua tembakan jarak jauh, mencetak gol bagi tim kami dalam pertandingan yang dipenuhi dengan peluang-peluang yang terus-menerus tercipta di dalam kotak penalti. Pemain asal Prancis itu membuka keunggulan pada menit ke-30 lewat tembakan dari luar kotak penalti yang membentur Jonny dan mengecoh Sivera. Dua menit berselang, kedua pemain yang sama kembali terlibat dalam aksi serangan. Pemain Prancis itu kembali melepaskan tembakan—kali ini dari dalam kotak penalti—namun sang penjaga gawang melakukan penyelamatan gemilang yang menggagalkan upaya tim asuhan Arbeloa untuk memperlebar keunggulan mereka.
Militão membentur mistar gawang
Pemain Prancis itu kembali mencoba peruntungannya tepat sebelum turun minum. Berawal dari umpan tarik Vini Jr. yang berhasil menembus hingga garis tepi lapangan, tendangan kaki kiri Mbappé meleset tipis dari sasaran pada menit ke-42. Dua menit kemudian, giliran Bellingham yang mengirimkan umpan silang dari sisi kanan; upaya yang tampak agak canggung dari Militão di dalam kotak penalti pun membentur mistar gawang. Dalam insiden tersebut, pemain asal Brasil itu merasakan nyeri dan akhirnya digantikan oleh Rüdiger. Pada masa *injury time*, Alavés memberikan respons lewat dua peluang beruntun yang didapatkan Toni Martínez. Upaya pertamanya membentur tiang gawang, sementara upaya keduanya—sebuah tendangan *volley* dari tepi kotak penalti—berhasil digagalkan oleh penyelamatan gemilang dari Lunin.
Gol Memukau dari Vini Jr.
Setelah jeda babak pertama, satu lagi peluang emas untuk memperlebar keunggulan pun hadir. Arda Güler mengambil tendangan sudut pada menit ke-49, namun sundulan Tchouameni gagal berbuah gol berkat penyelamatan refleks yang impresif dari Sivera. Real Madrid layak mendapatkan keunggulan dengan selisih gol yang lebih besar, dan hal itu terwujud satu menit berselang melalui tembakan jarak jauh yang presisi dari Vini Jr. Gol ketiga nyaris tercipta pada menit ke-62. Brahim—yang berdiri melebar dan membelakangi gawang—menerima bola di dalam kotak penalti, berputar, lalu menaklukkan Sivera lewat tembakan melengkung yang indah; namun, Tenaglia berhasil menyapu bola tepat di garis gawang menggunakan kepalanya.
Waktu terus bergulir, dan pada menit ke-77, Lunin kembali memamerkan keahliannya dengan menggagalkan tembakan lain dari Toni Martínez di dalam kotak penalti. Penjaga gawang asal Ukraina ini tampil gemilang, dan di saat ia tak mampu menjangkau bola, tiang gawanglah yang datang menyelamatkan keadaan. Momen tersebut terjadi pada menit ke-82 saat Parada melepaskan sundulan menyambut umpan *backheel* dari Toni Martínez. Pada masa *injury time*, Toni Martínez sendiri yang mencetak gol penutup—mengubah skor menjadi 2-1—dengan membelokkan tembakan Guevara dari tepi kotak penalti menggunakan tumitnya.