Polsek Kapuas Hilir

Polsek Kapuas Hilir HARKAMTIBMAS

16/08/2026
Kapolsek Kapuas Hilir melalui KA SPKT II AIPDA Eko Arikun Cahyo bersama PS KANITSAMAPTA AIPTU Rahmi Baihaki menerima cur...
14/08/2026

Kapolsek Kapuas Hilir melalui KA SPKT II AIPDA Eko Arikun Cahyo bersama PS KANITSAMAPTA AIPTU Rahmi Baihaki menerima curhatan dari warga masyarakat yang memberikan masukan dan saran kepada Polsek Kapuas Hilir. Kegiatan Jumat curhat merupakan program quick wins yang digagas oleh Kapolri untuk mendengar langsung permasalahan atau keluhan dari masyarakat. Selain menampung keluhan dan curhatan masyarakat, Jum'at Curhat juga bisa dijadikan wadah Pembinaan Kemitraan antara Polsek Kapuas Hilir Jajaran Polres Kapuas Polda Kalteng dengan masyarakat, dimana Polri dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat maupun tokoh masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan dan masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan prima Kepolisian serta memelihara Kamtibmas.

Kapolsek Kapuas Hilir melalui PS KA SPKT III AIPDA Arif Rachman menerima curhatan dari warga masyarakat yang memberikan ...
07/08/2026

Kapolsek Kapuas Hilir melalui PS KA SPKT III AIPDA Arif Rachman menerima curhatan dari warga masyarakat yang memberikan masukan dan saran kepada Polsek Kapuas Hilir. Kegiatan Jumat curhat merupakan program quick wins yang digagas oleh Kapolri untuk mendengar langsung permasalahan atau keluhan dari masyarakat. Selain menampung keluhan dan curhatan masyarakat, Jum'at Curhat juga bisa dijadikan wadah Pembinaan Kemitraan antara Polsek Kapuas Hilir Jajaran Polres Kapuas Polda Kalteng dengan masyarakat, dimana Polri dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat maupun tokoh masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan dan masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan prima Kepolisian serta memelihara Kamtibmas.

*Universitas Palangka Raya Perkuat SDM Polri Lewat Pusat Studi Kepolisian*Palangka Raya, 6 Agustus 2026 – Polri terus me...
06/08/2026

*Universitas Palangka Raya Perkuat SDM Polri Lewat Pusat Studi Kepolisian*

Palangka Raya, 6 Agustus 2026 – Polri terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya yang telah dibentuk pada 10 Maret 2026. Memasuki fase operasionalisasi, pusat studi tersebut diarahkan menjadi ruang kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi untuk menghasilkan riset, inovasi, serta rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Penguatan tersebut dibahas dalam pertemuan strategis Tim Asistensi Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri yang terdiri atas Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Barito Mulyo Ratmono, M.Si., bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhammartha, serta jajaran Universitas Palangka Raya yang dihadiri Prof. Bayu Rama selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Ir. Herry, M.P. selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Fransisco, S.H., LL.M. selaku Ketua Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya, dan Andika Wijaya, S.H., M.H. selaku Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Hukum.

Forum tersebut menandai tahapan baru pengembangan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya. Fokus pembahasan bergeser dari pembentukan kelembagaan menuju implementasi program melalui penyusunan roadmap riset, pengembangan Police Science, penguatan pendidikan kepolisian, publikasi ilmiah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis evidence-based policing. Agenda riset juga diarahkan pada isu-isu strategis seperti transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, manajemen bencana, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian merupakan strategi Polri dalam membangun organisasi pembelajar (learning organization) yang mampu menjawab tantangan keamanan masa depan.

“Polri membutuhkan kehadiran kampus, begitu juga kampus membutuhkan ruang implementasi bagi hasil risetnya. Pusat Studi Kepolisian menjadi titik temu keduanya. Di sinilah ilmu pengetahuan bertemu pengalaman lapangan untuk melahirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.

Menurut Wakapolri, tantangan kepolisian berkembang jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial, kejahatan siber, perubahan iklim, hingga dinamika sosial menuntut Polri memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan analisis, dan mengembangkan inovasi.

“Pusat Studi Kepolisian adalah ruang untuk membangun polisi yang cerdas. Hasil penelitian tidak boleh berhenti menjadi karya akademik, tetapi harus menjadi dasar penyusunan kebijakan, pengembangan model pemolisian, dan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Reformasi Polri harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan,” tegas Wakapolri.

Penguatan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya merupakan bagian dari pengembangan jejaring nasional yang terus diperluas Polri. Hingga Agustus 2026, Polri telah menjalin 79 Nota Kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 38 kerja sama telah ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan menghasilkan 54 Pusat Studi Kepolisian, termasuk Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

Jejaring tersebut dibangun sebagai ekosistem nasional Police Science yang menghubungkan akademisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah daerah, dan praktisi kepolisian. Setiap Pusat Studi Kepolisian didorong mengembangkan keunggulan sesuai karakteristik daerah, kemudian saling berbagi hasil riset, inovasi, dan praktik terbaik agar dapat diterapkan secara lebih luas dalam mendukung tugas kepolisian.

Bagi Polri, penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian bukan sekadar memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, tetapi membangun ekosistem yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik kepolisian. Melalui jejaring ini, Polri ingin memastikan setiap hasil riset dapat diterjemahkan menjadi inovasi, model pemolisian, dan rekomendasi kebijakan yang menjawab tantangan nyata di lapangan.

Pusat Studi Kepolisian juga menjadi instrumen pengembangan Police Science yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan personel Polri dalam satu ruang kolaborasi. Dari ruang inilah diharapkan lahir gagasan baru untuk memperkuat transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, pelayanan publik, hingga pengembangan sumber daya manusia Polri.

Melalui penguatan jejaring yang kini telah mencakup 79 Nota Kesepahaman (MoU), 38 Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 54 Pusat Studi Kepolisian, Polri menegaskan bahwa reformasi kelembagaan tidak hanya dibangun melalui regulasi dan teknologi, tetapi juga melalui budaya riset, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Tujuannya adalah menghadirkan personel Polri yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga mampu berpikir kritis, menghasilkan solusi, dan mengambil keputusan berbasis ilmu pengetahuan untuk memberikan pelayanan yang semakin efektif kepada masyarakat

Address

Jalan Trans Kalimantan KM. 3 Kel. Barimba Kec. Kapuas Hilir
Kualakapuas
73524

Telephone

+6281351551253

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Polsek Kapuas Hilir posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Polsek Kapuas Hilir:

Shortcuts

Share

Category