06/03/2026
Saat menjabat Presiden RI, Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan kenegaraan ke Iran dan bertemu Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Dalam pertemuan itu, sebagian besar percakapan justru berisi pujian Khamenei terhadap Soekarno. Ia mengenang bahwa saat muda di Iran, ia sering membaca tulisan Soekarno yang membangkitkan semangat nasionalisme, anti-imperialisme, dan keberanian melawan dominasi Barat.
Khamenei juga menilai Soekarno sebagai simbol kebangkitan bangsa Asia–Afrika, terutama melalui Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung yang dianggap sebagai momen negara-negara baru merdeka mulai bersuara di panggung dunia.
Karena itu, kedatangan Megawati ke Teheran dilihat bukan sekadar kunjungan kepala negara, tetapi sebagai kehadiran putri dari tokoh yang pernah menginspirasi banyak pejuang di berbagai negara.
Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa hubungan Indonesia–Iran tidak hanya didasarkan pada kepentingan politik, tetapi juga pada penghormatan sejarah terhadap perjuangan kemerdekaan dan sikap anti-kolonial. Khamenei juga memuji Megawati karena dianggap melanjutkan semangat perjuangan ayahnya, termasuk dalam dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.