30/04/2024
๐๐ข๐ฌ๐๐ก ๐๐๐ฌ๐๐๐๐ซ๐๐ง ๐๐๐๐ข ๐๐ฎ๐ก๐๐ฆ๐ฆ๐๐ ๐๐๐
Ini adalah sebuah cerita yang menggambarkan betapa kesabaran tingkat tinggi yang ditunjukkan Nabi Muhammad SAW. telah berhasil membuat seorang pendeta Yahudi memeluk Islam. Kisah ini diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dari Abdullah bin Salam r.a.
Suatu hari, ketika Rasulullah SAW. keluar rumah bersama Ali bin Abu Thalib r.a., tiba-tiba beliau SAW. kedatangan seseorang yang wajahnya mirip orang Badui yang sedang naik untanya. Orang itu berkata, โWahai Rasulullah, di desaku di Bani Fulan ada beberapa orang yang telah masuk Islam. Akulah yang berdakwah kepada mereka supaya mereka masuk Islam.
Sebelumnya harta mereka sangat melimpah, tapi sekarang mereka sedang ditimpa kekeringan dan kesulitan pangan. Wahai Rasulullah, aku khawatir jangan-jangan mereka keluar dari Islam karena ketamakan terhadap harta. Jika engkau sudi untuk membantu meringankan penderitaannya, aku siap melaksanakan apa saja perintah engkau sekehendakmu.โ
Zaid bin Saโnah pun mendekati Rasulullah SAW. seraya berkata, โWahai Muhammad, sudikah engkau berhutang kurma sesuai jumlah yang engkau inginkan, yang sekarang masih berada di kebun Bani Fulan dengan tempo pembayaran sesuai dengan kesepakatan?โ
Beliau SAW. bersabda, โTetapi engkau tidak boleh menyebut-nyebut kebun Bani Fulan.โ
โBaiklahโ, jawab Zaid bin Saโnah.
Ketika Rasulullah SAW. menyetujuinya, maka Zaid bin Saโnah mengeluarkan kantong-kantong miliknya, kemudian dia memberikan pada Rasulullah SAW. delapan takaran kurma yang akan dibayar sesuai kesepakatan. Beliau SAW. berpesan kepada orang Badui itu, โBerbuatlah adil kepada mereka dan bantulah mereka.โ
Setelah waktu jatuh tempo itu kurang dua atau tiga hari lagi, Rasulullah SAW. keluar rumah bersama Abu Bakar, Umar dan Utsman serta beberapa orang sahabat lainnya untuk menshalatkan jenazah. Setelah selesai menshalatkan jenazah tersebut, ketika Rasulullah SAW. bersandar di dinding, Zaid bin Saโnah menarik jubah beliau SAW. sambil memandangi beliau SAW. dengan menunjukkan kemarahannya seraya berkata, โHai Muhammad, tidakkah engkau akan memenuhi hakku? Demi Allah, kalian semua tentu telah mengetahui bahwa bani Abdul Muthallib memang s**a mengulur-ulur waktu terhadap pembayaran hutang. Kami sudah tahu betul, karena kami sudah biasa bergaul dengan kalian.โ
Kemudian Zaid bin Saโnah melihat kedua mata Umar yang bulat itu menjadi merah. Umar memandangi Zaid dengan berang. Rasulullah kemudian bersabda, โWahai Umar, aku dan dia sudah bersepakat bahwa kita memerlukan cara yang baik untuk menyelesaikannya.Seharusnya engkau menyuruhku untuk segera melunasi hutangku kepadanya dan menyuruhnya untuk memperingatkan aku. Wahai Umar, penuhilah haknya dan tambahlah pembayarannya sebanyak dua puluh ikat sebagai ganti atas ketakutannya terhadap kemarahanmu.โ
Kemudian Umar pergi bersama Zaid dan melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Rasulullah SAW. kepadanya. Zaid bin Saโnah bertanya kepada Umar, โWahai Umar, mengapa harus ada tambahan dua puluh ikat?โ Umar menjawab, โRasulullah SAW. telah memerintahkan kepadaku untuk memberikan tambahan dua puluh ikat sebagai ganti atas ulahku terhadapmu tadi.โ
Zaid bertanya lagi, โWahai Umar, tahukah engkau siapa aku?โ โTidakโ, jawab Umar. Zaid menjawab, โAku adalah Zaid bin Saโnahโ.
Kemudian Umar ganti bertanya, โApakah engkau seorang pendeta Yahudi?โ โBenarโ, jawab Zaid.
โLalu apa yang menyebabkan engkau melakukan seperti itu terhadap Rasulullah SAW.?โ, Umar kembali bertanya. Zaid kembali berkata, โWahai Umar, tanda-tanda kenabian dapat aku ketahui pada saat memandangi wajah Rasulullah SAW., kecuali dua perkara saja yang belum pernah aku ketahui sebelumnya, yaitu kesabaran beliau SAW. ketika marah dan pada waktu beliau SAW. harus marah tetapi malah bersabar.
Sekarang aku telah mengetahui keduanya. Aku bersaksi di hadapanmu wahai Umar, bahwa aku telah ridha kepada Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagaiu nabi dan utusan Allah SWT.. Aku juga berikrar kepadamu bahwa separuh milikku yang kebanyakan masih berupa uang aku serahkan sebagai shadaqah untuk umat Muhammad SAW..โ
Akhirnya Umar membawa Zaid bin Saโnah kembali menemui Rasulullah SAW. dan mengucapkan kalimat syahadat di hadapan beliau SAW., dia juga menyatakan baiโatnya. Setelahnya, Zaid bin Saโnah banyak terlibat dalam peristiwa penting bersama Rasulullah SAW. hingga mati syahid dalam perang Tabuk.
` Wahyu Widiyanto-islami.co`