09/08/2026
**Ketika Akan Disesatkan Dari Arah Syahwat, Cinta dan Marah**
Bakkar bin Abdullah menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Wahb Ibnu Munabbih berkata:
“Ada seorang laki-laki ahli ibadah dan termasuk pengembara. Syetan hendak menyesatkannya dari arah syahwat, cinta dan marah namun syetan tidak mampu menggodanya sama sekali. Akhirnya syetan menjelma seekor ular di hadapannya saat ia shalat. Syetan tersebut melilit kakinya, tubuhnya, kemudian mengancam kepalanya, namun ahli ibadah tersebut tidak beranjak dari shalatnya dan tidak menundanya sama sekali. Ketika ahli ibadah itu hendak sujud, ular tersebut melingkar di tempat sujudnya. Ketika ahli ibadah itu meletakkan kepalanya untuk bersujud, ular tersebut membuka mulutnya untuk menelan ahli ibadah itu. Ia pun meletakkan kepalanya setelah menyingkirkannya sehingga ia bisa bersujud di tanah.”
“Syetan lantas berkata kepadanya, “Sesungguhnya aku adalah yang menakut-nakutimu. Aku menggodamu dari arah syahwat, benci dan marah. Akulah yang menjelma menjadi hewan buas dan ular, tetapi aku tidak bisa menggodamu sedikit pun. Aku berpikir untuk berdamai denganmu, dan aku tidak akan menjumpaimu dalam shalat sejak hari ini.' Ahli ibadah itu berkata, “Segala puji bagi Allah, setiap kali engkau menakut-nakutiku, aku tidak takut kepadamu. Dan aku tidak pernah memiliki hajat kepadamu sedikit pun berkat karunia Allah.”
Syetan berkata, “Tidakkah engkau bertanya kepadaku, nanti aku akan memberitahumu?” Ahli ibadah berkata, “Apa yang bisa diharapkan untuk kutanyakan kepadamu?”
Syetan berkata : Tidakkah engkau bertanya kepadaku tentang seorang raja, apa yang dilakukannya sepeninggalmu?” Ahli ibadah berkata, “Seandainya aku ingin mengetahui hal itu, maka aku tidak meninggalkannya.” Syetan berkata, “Tidakkah engkau bertanya kepadaku tentang keluargamu, siapa di antara mereka yang telah mati?” la menjawab, “Aku telah mati sebelum mereka.” Syetan bertanya, “Tidakkah engkau bertanya kepadaku tentang cara aku menyesatkan anak Adam?” Ia menjawab, “Ya. Beritahu aku hal yang engkau yakini dapat menjadi jalan untuk menyesatkan mereka.” Syetan menjawab, “Ada tiga akhlak yang barangsiapa memilikinya, maka kami dapat mengalahkannya, yaitu pelit, keras dan mabuk. Jika seseorang pelit, maka kami jadikan hartanya tampak sedikit di matanya dan kami goda ia untuk mencintai harta orang lain. Jika ia seorang yang kasar, maka kami mempermainkan ia seperti anak-anak mempermainkan bola. Jika ia tukang mabuk, maka kami menggiringnya kepada setiap syahwat sebagaimana seseorang yang memegang telinga kambing menggiringnya ke mana saja ia suka.”