02/11/2024
Bismillah.
Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh.
Barokallahu fikum Ikhwani Fillah, rohimakumullahu !
Malam ini, ana ingin berbagi sedikit tentang pengalaman pengajaran bahasa Arab. Semoga bisa menginspirasi.
Ikhwani Fillah,
Ana termasuk salah satu penggiat pengajaran bahasa Arab. Ana mulai mengajar bahasa Arab dari tahun 2006. Sekitar 17 setengah atau 18 tahun yang lalu. Di antara pengalaman pertama ana mengajar, ana yang waktu itu baru selesai dari Ma'had Aly Al-Irsyad Surabaya diberi tanggung jawab untuk mengajar mulai dari kelas satu sanawiyah hingga kelas tiga Aliyah. Memang, awalnya agak risih sih rasanya, ana yang baru belajar hanya 2 tahun Ma'had harus mengajari anak-anak yang sebagiannya telah belajar 5 tahun bahasa Arab. Namun ternyata, yang ana dapati : panjangnya waktu belajar ternyata tidak selamanya linear dengan hasil atau output yang didapat. Buktinya, sembilan puluh persen lebih dari mereka yang ana ajar ini ternyata masih sangat jauh pemahaman dan kemampuan berbahasa nya dari yang ana dapatkan saat itu. Ini satu kasus Ikhwan ya, yaitu kasus anak-anak pondok.
Selanjutnya, pada waktu yang sama, ana pun diminta oleh beberapa Ikhwan - tentunya mereka kategori dewasa - untuk mengajar bahasa Arab. Dan ternyata pun, sebagian mereka ada yang telah belajar sekian waktu lamanya. Namun, hasilnya jauh panggang dari api, masih jauh dari harapan.
Singkat kata ana mulai mengajar. Dari hari ke hari, pekan ke pekan, hingga bertahun-tahun. Pun berpindah dari kota ke kota, provinsi ke provinsi. Ternyata, banyak sekali keluhan dari para pembelajar bahasa Arab. Berbagai halangan dan rintangan. Mulai dari yang serius hingga yang hanya coba-coba. Dan persentase keguguran nya buaaanyak sekali.
Dari sana, ana mulai berfikir, ana mulai meneliti, memverifikasi masalah, kemudian mengadakan riset berkelanjutan dan ternyata memakan waktu bertahun-tahun, +- 17 tahun lamanya. Kesimpulan yang ana dapati, ternyata salah satu faktor terbesar kegagalan penguasaan bahasa Arab di Indonesia ini adalah daya dukung metode pengajaran yang kurang atau bahkan tidak tepat. Diperlukan sebuah metode yang efektif, simpel dan cocok untuk semua kalangan baik .... (*_bersambung_*)