07/02/2019
*Pemetaan 2019: SLS akan Menjadi Wilkerstat yang Baru*
Sambil mengangkat buku Pedoman Teknis Petugas Pemeta, Isra Natalisa Ginting, Kasubdit Pengembangan Pemetaan Statistik BPS menjelaskan filosopi _cover_ buku. Ada tiga _emoticon_ penunjuk lokasi dengan tiga warna khas BPS yang menjelaskan perjalanan panjang tiga sensus yang dilaksanakan BPS secara bergantian. Ketiga sensus tersebut membutuhkan peta yang diperbarui yang akan dipakai sebagai instrumen penting dalam pelaksanaan sensus dan survei.
Sebelumnya, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik (MIS) BPS M. Ari Nugraha memberikan sambutan di acara pembukaan. “Untuk pemetaan Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020) wilayah kerja statistiknya (wilkerstat) adalah Satuan Lingkungan Setempat (SLS) terkecil. Fungsinya untuk memperbarui Blok Sensus tahun 2009 lalu. Tetapi kita tetap harus menunggu hasil Pilot SP2020 yang sedang dilaksanakan,” ujar Ari.
Rapat koordinasi dan konsolidasi kegiatan Teknologi Informasi (TI), kegiatan Diseminasi, serta kegiatan Pemetaan 2019 ini, berlangsung di Aston Bogor Hotel and Resort, 5-9 Februari 2019. Selain dari Kedeputian MIS, Kepala Bidang IPDS BPS seluruh Indonesia juga menjadi peserta rapat.
Koordinasi kegiatan pemetaan mencakup penjelasan teknis pemetaan dan pemutakhiran wilkerstat yang akan dilakukan pada tahun 2019. Wilkerstat adalah wilayah kerja statistik untuk kegiatan sensus dan survei yang diselenggarakan oleh BPS. Pesatnya pembangunan, tentunya menyebabkan banyak perubahan muatan seperti bangunan tempat tinggal, perkantoran, sekolah dan lain-lain. Pemutakhiran bentuk dan posisi peta digital wilkerstat saat ini dipersiapkan sebagai _master frame_ untuk mendukung berbagai pendataan yang diselenggarakan BPS. Penyusunan peta wilkerstat menggunakan teknologi geospasial. *(Humas BPS/Kurv-Nauval)*