BPBD Kab. Magelang

BPBD Kab. Magelang Membangun Magelang Menuju Tangguh Bencana dan melayani dengan cepat, tepat serta menyentuh hati masyarakat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang adalah Organisasi perangkat daerah Kabupaten Magelang yang dibentuk dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi untuk penanggulangan bencana dan segala akibat yang dimunculkannya

Penanggulangan bencana di Kabupaten Magelang sebelum terbentuk BPBD dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana khususnya oleh Sub Bid

ang Penyelamatan dan Rehabilitasi Bidang Penanggulangan Bencana. Sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah Kabupaten Magelang nomor 3 Tahun 2011 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, maka Pemerintah Kabupaten Magelang melantik pejabat struktural pada BPBD tanggal 22 Oktober 2011 dan mulai tanggal tersebut BPBD Kabupaten Magelang telah berfungsi dan melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangannya

01/06/2026

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.

"Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia"

Pancasila adalah pemersatu dalam keberagaman, pedoman dalam kehidupan berbangsa, dan landasan untuk membangun Indonesia yang maju, harmonis, serta berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Mari terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah pengabdian dan kehidupan bermasyarakat.

26/05/2026

Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H

Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian yang diajarkan dalam Iduladha senantiasa menjadi inspirasi dalam memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.

aamiin yaa robbal aalamiin

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban hanyut di Sungai Progo atas nama Ahmad Rohadi (27), warga Dusun Pucungan, Des...
26/05/2026

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban hanyut di Sungai Progo atas nama Ahmad Rohadi (27), warga Dusun Pucungan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban ditemukan di bantaran Kali Progo wilayah Dusun Ngrajun, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan operasi pencarian selama tiga hari.

Sebelumnya korban dilaporkan hanyut pada Minggu (24/5/2026) saat menjala ikan bersama rekannya di aliran Sungai Progo wilayah Dusun Kerekan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur. Upaya pencarian langsung dilakukan sejak hari pertama kejadian oleh unsur SAR gabungan dengan metode penyisiran sungai, penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai, hingga pencarian bawah air pada titik-titik yang dicurigai.

Operasi pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Magelang, Basarnas, TNI, Polri, Damkar, relawan, komunitas arung jeram, serta masyarakat setempat. Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk memperluas area pencarian hingga ke wilayah hilir Sungai Progo.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang, Cahyono Dwikarti Putra, menyampaikan bahwa korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada hari ketiga operasi pencarian.

“Korban berhasil ditemukan pada Selasa pagi di wilayah Kalibawang, Kulon Progo, kemudian langsung dilakukan proses evakuasi oleh tim gabungan,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Magelang mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga korban berhasil ditemukan.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.




25/05/2026

Siswa TK ABA Tamanagung 1 Muntilan melaksanakan kegiatan outing class bertema edukasi bencana di BPBD Kabupaten Magelang pada Senin (25/5/2026). Dalam suasana ceria dan penuh antusias, anak-anak diajak mengenal pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak usia dini melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif.

Mulai dari pengenalan sederhana tentang kebencanaan, simulasi keselamatan, hingga permainan yang melatih keberanian dan kekompakan, seluruh kegiatan dirancang agar mudah dipahami oleh anak-anak. Edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun budaya sadar bencana dan menanamkan kebiasaan siap untuk selamat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memahami bagaimana cara menjaga diri, tetap tenang, dan peduli terhadap lingkungan sekitar saat menghadapi situasi darurat.



Selamat Hari Kebangkitan NasionalMomentum Hari Kebangkitan Nasional tidak sekedar pengingat melainkan melindungi dan men...
20/05/2026

Selamat Hari Kebangkitan Nasional

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tidak sekedar pengingat melainkan melindungi dan menyiapkan generasi muda yang tangguh untuk bergerak maju bersama, kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh rakyat yang mandiri dan bersatu dalam mewujudkan visi besar.

Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama.

Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

BPBD Kabupaten Magelang menggelar Focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi (Renkon) Bencana...
13/05/2026

BPBD Kabupaten Magelang menggelar Focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi (Renkon) Bencana Kekeringan Kabupaten Magelang Tahun 2026 di Command Center Room (CCR) Pusaka Gemilang Setda Kabupaten Magelang, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan pedoman penanganan darurat kekeringan yang melibatkan lintas sektor mulai dari BMKG Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga stakeholder penanggulangan bencana di Kabupaten Magelang.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Magelang, Bayu Eko Prihanto menyampaikan bahwa Kabupaten Magelang telah memiliki dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) yang kemudian diturunkan menjadi dokumen rencana kontingensi untuk ancaman bencana kekeringan.

Menurutnya, penyusunan renkon harus berbasis kondisi riil di lapangan agar langkah penanganan yang disusun benar-benar relevan dan dapat diterapkan saat situasi darurat terjadi.

Dalam kegiatan tersebut, BMKG Stasiuin Klimatologi Jawa Tengah ( )memaparkan riwayat fenomena El Niño yang berdampak pada penurunan curah hujan dan meningkatnya potensi kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Magelang, terutama pada periode tahun 2015 dan 2023.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Zela Septikasari dari CV Lavanterra Energy ( ) yang memandu jalannya diskusi bersama peserta FGD. Dalam paparannya, Zela menjelaskan bahwa rencana kontingensi merupakan bentuk perencanaan kesiapsiagaan yang disusun untuk menghadapi kondisi darurat yang belum pasti, namun berpotensi terjadi.

Kegiatan juga diisi diskusi terkait identifikasi ancaman, asumsi dampak, kebutuhan sumber daya, mekanisme koordinasi, hingga langkah operasional penanganan darurat kekeringan agar penanganan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi.







Selamat Hari Palang Merah Sedunia 2026.Dengan tema “Bersatu Demi Kemanusiaan”, mari terus menumbuhkan kepedulian dan sem...
08/05/2026

Selamat Hari Palang Merah Sedunia 2026.

Dengan tema “Bersatu Demi Kemanusiaan”, mari terus menumbuhkan kepedulian dan semangat membantu sesama. Karena langkah kecil yang dilakukan bersama mampu menghadirkan dampak besar bagi kemanusiaan tanpa memandang perbedaan.

07/05/2026

“Belajar Hari Ini, Siap Untuk Esok.”

Riuh tawa anak-anak memenuhi halaman BPBD Kabupaten Magelang.
Di antara langkah kecil dan mata penuh rasa ingin tahu, anak-anak PAUD Pandegya, Mangunsari, Sawangan sedang belajar sesuatu yang lebih besar dari sekadar permainan, mereka belajar tentang keberanian.

Lewat pendekatan interaktif dan menyenangkan, mereka diajak mengenal keselamatan sejak dini. Dari bermain flying fox untuk melawan rasa takut dan melatih keberanian, hingga simulasi gunung meletus yang menghadirkan rasa penasaran sekaligus pembelajaran sederhana tentang alam dan bencana. Wajah-wajah kecil yang awalnya ragu berubah menjadi penuh semangat. Tangis takut berganti tawa bahagia.

Karena menjadi tangguh bukan tentang siapa yang paling berani tanpa rasa takut,
namun tentang bagaimana hati kecil itu belajar untuk tidak gentar dan rapuh.
Ini bukan sekadar tentang bermain dan bersenang-senang,
namun tentang menanam keberanian, kepedulian, dan harapan untuk masa depan.

Inilah langkah kecil membangun generasi siaga bencana.



Address

Mungkid

Telephone

+62293789999

Website

https://sikk.magelangkab.go.id/

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPBD Kab. Magelang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BPBD Kab. Magelang:

Share