INFO KAJEN

INFO KAJEN PT Pekalongan News Grub

Rumah Reyot Kusmono Tak Kunjung Dibedah, Janji Bantuan Tiga Bulan Belum TerlihatINFO KAJEN //PEKALONGAN – Harapan Kusmon...
23/08/2026

Rumah Reyot Kusmono Tak Kunjung Dibedah, Janji Bantuan Tiga Bulan Belum Terlihat

INFO KAJEN //PEKALONGAN – Harapan Kusmono (49), warga Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, untuk memiliki rumah yang lebih layak hingga kini belum juga terwujud. Meski sempat mendapat harapan akan adanya program bedah rumah, tanda-tanda pembangunan di rumahnya belum terlihat.

Kusmono bersama istri dan anak-anaknya masih bertahan di sebuah rumah sederhana berukuran sekitar 4x7 meter. Kondisinya jauh dari kata layak huni. Dinding rumah sebagian hanya terbuat dari anyaman bambu dan papan kayu yang telah lapuk. Sementara atapnya tampak rapuh dan sejumlah bagian ditambal menggunakan terpal bekas untuk menahan kebocoran saat hujan.

Di dalam rumah, lantai masih berupa tanah yang mengeras. Ruang yang sempit digunakan sekaligus sebagai tempat tidur, menyimpan barang, dan berkumpul seluruh anggota keluarga.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Kusmono bekerja serabutan. Ia mencari kayu bakar atau glondong dan menerima pekerjaan apa saja yang dapat menghasilkan uang.

«“Saya ikut kerja serabutan, cari kayu (glondong) dan pekerjaan apa saja yang bisa didapat,” ujar Kusmono kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026).»

Keterbatasan ekonomi bahkan berdampak terhadap pendidikan anak-anaknya. Anak pertamanya disebut sempat bersekolah, namun akhirnya berhenti karena kondisi ekonomi keluarga.

«“Saya tidak memaksa anak kalau memang sudah enggak kuat sekolah. Takutnya malah merepotkan,” katanya lirih.»

Kondisi rumah Kusmono sebenarnya telah lama diketahui warga sekitar. Bahkan rumah tersebut pernah diberi penanda sebagai keluarga miskin ekstrem. Namun, karena merasa tidak mendapatkan bantuan yang diharapkan, tulisan tersebut akhirnya dicopot sendiri oleh Kusmono.

«“Saya pernah dikasih tulisan keluarga miskin, tapi tidak dapat bantuan itu bagaimana. Ya lebih baik saya kelupas saja,” ungkapnya.»

Menurut Kusmono, dirinya selama bertahun-tahun hanya bisa melihat berbagai program bantuan pemerintah tanpa merasakan manfaat secara langsung.

«“Jadi tidak ditulis pun orang lewat saja sudah bisa tahu kalau saya ini keluarga miskin,” ucapnya.»

Sempat Mendapat Harapan

Harapan sempat muncul ketika anggota DPR RI Asraf Abu bersama tim terkait mengunjungi kediaman Kusmono beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan tersebut, Kusmono mengaku mendapat harapan bahwa rumahnya akan mendapatkan perhatian melalui program bedah rumah.

Bahkan, menurut informasi yang disampaikan kepadanya, ia diminta menunggu sekitar tiga bulan. Namun hingga kini, waktu tersebut berjalan tanpa adanya tanda-tanda pembangunan maupun kepastian kapan rumahnya akan diperbaiki.

Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian setelah rumah Kusmono diberitakan melalui video yang dibuat SahabatNKRI.com.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengaku prihatin setelah mengetahui kondisi keluarga Kusmono melalui video tersebut.

Yulian mengatakan pihaknya akan segera mengupayakan bantuan pembangunan rumah Kusmono melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Anggaran yang diperkirakan disiapkan berada di kisaran Rp20 juta hingga Rp30 juta.

“Kami turut prihatin dengan kondisi keluarga Kusmono. Kami akan segera mengupayakan agar rumah tersebut mendapatkan penanganan melalui Dinas Perkim,” demikian disampaikan Yulian.

Kini Kusmono dan keluarganya kembali menaruh harapan. Setelah bertahun-tahun bertahan di rumah yang jauh dari layak huni, ia berharap perhatian pemerintah benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembangunan, bukan sekadar janji.

Bagi Kusmono, rumah sederhana yang aman dari hujan dan memiliki kondisi yang layak sudah lebih dari cukup untuk membuat keluarganya merasa nyaman.

Pamit Petik Durian, Warkuat Ditemukan Meninggal di Bawah PohonPolres Pekalongan - Polda Jateng -  Warga Desa Lolong, Kec...
23/08/2026

Pamit Petik Durian, Warkuat Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon
Polres Pekalongan - Polda Jateng - Warga Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan seorang petani yang meninggal dunia di kebun durian, Sabtu (22/8/2026) malam.

Korban diketahui bernama Warkuat alias Wahidun (55), warga Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah pohon durian dengan ketinggian sekitar enam meter.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 wib setelah pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Lolong.

“Korban sebelumnya pamit kepada keluarga untuk pergi memetik durian di kebun sekitar pukul 15.30 wib. Namun hingga pukul 18.00 wib, korban belum juga pulang,” ujar Iptu Suwarti.

Kondisi tersebut membuat dua warga, Sujarno (59) dan Taryali (57), berinisiatif mencari korban di kebun durian. Sekitar pukul 19.15 wib, keduanya menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di bawah pohon durian.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Lolong, Solehudin, yang selanjutnya meneruskan laporan tersebut kepada Polsek Karanganyar Polres Pekalongan.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan mengenakan kaos merah dan celana pendek hitam dalam posisi telungkup.

Petugas juga menemukan luka pada kaki kanan korban serta lebam di sekitar wajah. Berdasarkan kondisi TKP, korban diduga terjatuh dari pohon durian yang memiliki ketinggian sekitar enam meter.

“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana. Dugaan sementara korban meninggal akibat terjatuh dari pohon durian,” jelas Iptu Suwarti.

Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak keluarga, lanjut Iptu Suwarti, juga menyatakan tidak berkenan dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan.

“Pihak keluarga menerima bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” pungkasnya. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Subhan Maulana Resmi Jadi Plt MPC Pemuda Pancasila Kabupaten PekalonganPEKALONGAN, INFO KAJEN – Subhan Maulana resmi dip...
16/08/2026

Subhan Maulana Resmi Jadi Plt MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan

PEKALONGAN, INFO KAJEN – Subhan Maulana resmi dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari langkah organisasi untuk memastikan roda kepengurusan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan tetap berjalan dengan baik serta menjaga konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten hingga ke jajaran pengurus di bawahnya.

Dengan amanah baru tersebut, Subhan Maulana diharapkan mampu menjalankan tugas organisasi secara optimal, memperkuat soliditas kader, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Subhan juga diharapkan dapat mendorong Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan agar semakin aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta ikut berkontribusi dalam menjaga kondusivitas dan pembangunan daerah.

Penunjukan sebagai Plt MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan sekaligus menjadi tantangan bagi Subhan Maulana untuk melakukan konsolidasi internal dan mempersiapkan langkah-langkah organisasi ke depan.

“Ini merupakan amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan mengedepankan soliditas, kebersamaan, serta menjadikan Pemuda Pancasila sebagai organisasi yang hadir dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujar Subhan Maulana.

Ia menegaskan, pihaknya akan membuka ruang komunikasi dengan seluruh kader dan pengurus untuk bersama-sama menjaga marwah organisasi.

Dengan kepemimpinan sementara tersebut, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan program-program organisasi secara berkelanjutan.

INFO KAJEN – Berita Tajam Tanpa Batas.

15/08/2026

Untuk memeriahkan HUT RI ke 81 Bapak PLT Bupati Sukirman mengikuti lomba sepak bola beliau mengatakan bahwa jangan Ragu2 untuk tekle saya.

13/08/2026

Warga Mulyorejo Harap Pemkab Pekalongan Bantu Perbaikan Jembatan yang Rusak

PEKALONGAN, INFO KAJEN – Warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, berharap Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan yang membutuhkan perbaikan.

Saudara Andi Jaja, salah satu warga Mulyorejo, meminta pemerintah daerah dapat turun tangan membantu memperbaiki jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting bagi aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.

“Kami berharap pemerintah Kabupaten Pekalongan bisa membantu memperbaiki jembatan ini. Jembatan sangat dibutuhkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ujar Andi Jaja.

Ia berharap kondisi jembatan dapat segera ditinjau oleh pihak terkait sehingga kerusakan yang ada bisa segera ditangani. Perbaikan dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas.

Andi juga berharap aspirasi warga Mulyorejo mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Ia meminta agar dilakukan pengecekan langsung di lapangan untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan perbaikan jembatan.

“Kami hanya berharap ada perhatian dan solusi dari pemerintah. Mudah-mudahan jembatan ini bisa segera diperbaiki demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Warga berharap usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga akses masyarakat tetap berjalan dengan baik dan keselamatan pengguna jembatan dapat lebih terjamin.

AKA Kajen Juara Karangtaruna Cup VII, Taklukkan Perkasa FC Kebonagung 1-0PEKALONGAN, INFO KAJEN – AKA Kajen keluar sebag...
12/08/2026

AKA Kajen Juara Karangtaruna Cup VII, Taklukkan Perkasa FC Kebonagung 1-0

PEKALONGAN, INFO KAJEN – AKA Kajen keluar sebagai juara Karangtaruna Cup VII setelah menaklukkan Perkasa FC Kebonagung dengan skor tipis 1-0 dalam laga final yang digelar di Lapangan Desa Kajongan, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Rabu (12/8/2026).

Partai puncak berlangsung menarik dan penuh tensi. Kedua kesebelasan tampil terbuka dengan saling melancarkan serangan. Perkasa FC Kebonagung maupun AKA Kajen menunjukkan permainan terbaik demi mengamankan gelar juara.

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, AKA Kajen mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sekaligus memastikan diri sebagai kampiun Karangtaruna Cup VII.

Laga final tersebut turut dihadiri Drs. Mores Irson Kubela, AP., selaku Sekretaris Dinas Dinporapar Kabupaten Pekalongan, yang hadir mewakili Plt. Bupati Pekalongan Sukirman. Mores menyampaikan bahwa Plt. Bupati tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar kota.

“Saya hadir mewakili Bapak Plt. Bupati. Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit unggul pemain muda, khususnya di tingkat Kecamatan Kajen,” ujar Mores.

Turut hadir Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan, Andi Susanto, S.H. Ia memberikan apresiasi kepada panitia Karang Taruna Kajen yang telah sukses menyelenggarakan event dua tahunan tersebut.

Menurut Andi, turnamen Karangtaruna Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang sepak bola.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia Karang Taruna Kajen yang telah menyelenggarakan event dua tahunan ini. Turnamen seperti ini sangat positif untuk memberikan ruang bagi bakat-bakat pemain muda di Kecamatan Kajen. Selamat kepada AKA Kajen yang telah meraih juara pertama,” ungkap Andi.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kajen, Jopaindi, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian turnamen hingga partai final.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan aman. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga turnamen ini dapat berlangsung sampai selesai,” ujarnya.

AKA Kajen Bawa Pulang Rp3,5 Juta
Sebagai juara pertama, AKA Kajen berhak menerima hadiah sebesar Rp3,5 juta. Sementara itu, Perkasa FC Kebonagung sebagai runner-up mendapatkan hadiah sebesar Rp2,5 juta.

Posisi juara 3 bersama diraih AGAS MUDA FC Gandarum dan REKAL FC Kalijoyo, masing-masing masuk dalam kategori juara ketiga dengan hadiah sebesar Rp1 juta.
Penghargaan juga diberikan kepada SABER FC Salit sebagai Suporter Terbaik, dengan hadiah sebesar Rp500 ribu.

Karang Taruna Kajen menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Karangtaruna Cup VII. Apresiasi juga diberikan kepada para penonton yang turut memeriahkan pertandingan serta jajaran TNI dan Polri yang melakukan pengamanan hingga laga final berakhir.

Berkat dukungan berbagai pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Panitia berharap penyelenggaraan Karangtaruna Cup berikutnya dapat semakin meriah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain menjadi wadah pembinaan sepak bola dan pencarian bibit-bibit muda, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Dengan berakhirnya laga final, AKA Kajen resmi menjadi juara Karangtaruna Cup VII, sedangkan Perkasa FC Kebonagung harus puas sebagai runner-up setelah kalah tipis 0-1 dalam laga puncak.

Atasi Krisis Air di Musim Kemarau, Polres Pekalongan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa BrondongPolres Pekalon...
12/08/2026

Atasi Krisis Air di Musim Kemarau, Polres Pekalongan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Brondong

Polres Pekalongan - Polda Jateng - Memasuki puncak musim kemarau, krisis air bersih mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah Kabupaten Pekalongan. Merespons kondisi tersebut, Polres Pekalongan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak di Dukuh Brondong, Desa Brondong, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Rabu (12/8/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan di dua titik pemukiman warga, yakni RT 04 RW 01 dan RT 04 RW 02 Dukuh Brondong. Dalam aksi kemanusiaan ini, Polres Pekalongan berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pekalongan untuk memasok air bersih yang langsung ditampung ke tandon serta galon dan ember milik warga.

Kedatangan armada tangki air disambut hangat oleh warga setempat. Sejak pagi, warga telah mengantri dengan tertib membawa berbagai wadah penampung air. Air bersih ini nantinya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan primer sehari-hari, seperti memasak dan konsumsi air minum.

Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Kesesi AKP Dulsalim, S.H., serta perwakilan pemerintah kecamatan, Desa Brondong, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa KKN Undip.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri untuk meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapat pasokan air akibat dampak kemarau.

"Hari ini kami dari Polres Pekalongan hadir di Desa Brondong untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada saudara-saudara kita yang terdampak musim kemarau. Kami melihat air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga, terutama untuk konsumsi dan memasak. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga," ujar AKBP Rachmad di sela-sela kegiatan, Rabu.

AKBP Rachmad menegaskan bahwa jajarannya melalui Polsek setempat akan terus memantau perkembangan ketersediaan air di kawasan rawan kekeringan.

"Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD agar pengisian tandon-tandon air di wilayah rawan tidak terlambat. Selama kondisi krisis air masih berlangsung, kegiatan sosial seperti ini akan terus kita upayakan secara berkelanjutan," tambahnya.

Kepala Desa Brondong, Sunoto, beserta warga penerima manfaat mengapresiasi langkah cepat Polres Pekalongan dan BPBD. Bantuan tersebut dinilai sangat melegakan di tengah menipisnya pasokan sumber air warga. (ozy)

12/08/2026

Saksikan dan ramaikan PRK Pekan Raya Kajen

Address

Kajen
Pekalongan
51161

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when INFO KAJEN posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category