Berita Pali

Berita Pali Informasi Kabupaten PALI dan sekitarnya

1,5 Kg Sabu dan Puluhan Pil Ekstasi Dimusnahkan, 61 Tersangka Terjerat Kasus Narkoba di PalembangPALEMBANG, CS — Satuan ...
03/09/2026

1,5 Kg Sabu dan Puluhan Pil Ekstasi Dimusnahkan, 61 Tersangka Terjerat Kasus Narkoba di Palembang

PALEMBANG, CS — Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang menunjukkan keseriusannya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Tak hanya menangkap para pelaku, polisi juga memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar yang berasal dari puluhan perkara.

Sebanyak 1.554,55 gram atau sekitar 1,5 kilogram sabu-sabu, 28 butir pil ekstasi, serta delapan pcs sediaan etomidate dimusnahkan di Aula Satresnarkoba Polrestabes Palembang, Kamis (3/9/2026) pagi.

Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan 49 Laporan Polisi (LP) dengan total 61 tersangka. Mereka terdiri dari 59 laki-laki dan dua perempuan yang kini menjalani proses hukum sesuai peran masing-masing dalam perkara narkotika.

Pemusnahan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penanganan barang bukti perkara narkotika. Prosesnya dilakukan secara terbuka dengan melibatkan sejumlah pihak untuk memastikan barang bukti yang telah disita benar-benar tidak kembali beredar.

Sebelum dimusnahkan, sampel barang bukti terlebih dahulu diuji oleh tim ahli Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan di hadapan para saksi. Setelah kandungan zat dipastikan melalui pemeriksaan laboratorium, barang bukti kemudian dimusnahkan dan seluruh proses dituangkan dalam berita acara resmi.

Proses pemusnahan turut disaksikan jajaran Kejaksaan Negeri Palembang, Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumsel, para tersangka, penasihat hukum, serta unsur pengawasan internal Polrestabes Palembang.

Pengawasan internal tersebut melibatkan Seksi Pengawasan, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), serta Seksi Hukum Polrestabes Palembang.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal Manalu menegaskan, pemusnahan barang bukti bukan hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif dalam proses hukum.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban kepolisian kepada masyarakat.

Polres PALI Gelar Binrohtal, Kapolres Januar Tekankan Polisi Berintegritas dan Humanis dalam Melayani MasyarakatPALI, CS...
03/09/2026

Polres PALI Gelar Binrohtal, Kapolres Januar Tekankan Polisi Berintegritas dan Humanis dalam Melayani Masyarakat

PALI, CS — Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memilih memperkuat fondasi moral dan spiritual personelnya melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Assa’idiyyah, Kompleks Polres PALI, ini menjadi bagian dari upaya membentuk anggota Polri yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan sikap humanis dalam melayani masyarakat.

Binrohtal dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, diawali dengan apel personel yang dipimpin Kabag SDM Polres PALI, Kompol Sutrisman, S.H., M.M. Selanjutnya, seluruh personel, termasuk pejabat utama dan para perwira, mengikuti rangkaian kegiatan berupa pembacaan Surat Yasin oleh Bripka Pirzan, tausyiah agama, doa bersama, hingga penutupan.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Sulaiman mengingatkan bahwa profesi kepolisian bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah besar yang berkaitan langsung dengan keamanan, keadilan, dan ketertiban masyarakat.

“Tugas sebagai anggota Polri adalah tugas yang mulia sekaligus penuh dengan amanah berat. Di pundak Bapak dan Ibu sekalian, tertumpang harapan masyarakat akan rasa aman, keadilan, dan ketertiban,” ujar Ustadz Sulaiman.

Ia menegaskan, tugas kepolisian dapat menjadi ladang ibadah apabila dijalankan dengan keikhlasan dan meneladani sifat Rasulullah SAW.

“Profesi ini bukan sekadar pekerjaan untuk mencari nafkah, melainkan sarana mengumpulkan bekal akhirat yang sangat potensial. Ketika orang lain tidur lelap, para personel Polri berjaga menjaga keamanan; itulah salah satu amalan yang dicintai Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menegaskan bahwa pembinaan mental dan spiritual menjadi bagian penting dalam membentuk karakter personel yang siap memberikan pelayanan terbaik.

Viral Kasus Ayu Wandira di PALI Terungkap, Mantan Suami Kini Ditetapkan Sebagai TersangkaPALI, CS — Polemik yang menyere...
02/09/2026

Viral Kasus Ayu Wandira di PALI Terungkap, Mantan Suami Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka

PALI, CS — Polemik yang menyeret nama Ayu Wandira, Warga Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang sempat menyita perhatian publik, akhirnya menemui titik terang.

Polsek Penukal Abab, Polres PALI, menetapkan PS (29), mantan suami Ayu Wandira, sebagai tersangka dalam kasus pembakaran rumah yang terjadi pada April 2026 lalu di Desa Babat, yang merupakan rumah milik Ayu Wandira.

Di sisi lain, sebelumnya Ayu Wandira juga sempat ditahan lantaran diduga melakukan pembakaran rumah di Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara.

Kapolsek Penukal Abab AKP Sumartono, S.E., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan terhadap laporan pembakaran rumah yang terjadi pada 12 April 2026 sekitar pukul 05.30 WIB.

“Kami telah mengungkap perkara pembakaran rumah di Desa Babat, Kecamatan Penukal. Dalam perkara ini, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan proses penyidikan masih terus dilakukan sesuai prosedur,” kata AKP Sumartono, Rabu (2/9/2026).

Rumah yang terbakar diketahui merupakan milik Ayu Wandira. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sekitar Rp40 juta.

Yang membuat kasus ini menjadi sorotan, korban ternyata sedang tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi. Ayu diketahui berada di Prabumulih setelah sebelumnya merasa takut lantaran mendapat ancaman dari mantan suaminya yang disebut tidak menerima perceraian mereka.

Sebelum rumah terbakar, tersangka diduga mengirim pesan suara bernada ancaman kepada korban.

Dalam pesan tersebut, tersangka diduga mengatakan:

“AMAN DENGE (KAMU) IDAK NGENJUK (NGASIH) TAU DIMANE DENGE, UMAH DENGE NAK KUBAKAR.”

Tak berselang lama, sekitar 10 menit kemudian, kembali dikirim pesan suara yang menyebut rumah korban telah dilalap api.

“UMAH DENGE (KAMU) LAH ABIS DI PAJO (LALAP) API.”

Mendengar pesan tersebut, korban kemudian menghubungi tetangganya, Ermawati, untuk memastikan kondisi rumah. Saat didatangi, rumah korban ternyata memang telah terbakar.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti hingga akhirnya mengarah kepada tersangka.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan serta barang bukti untuk mengungkap pelaku,” ujar Sumartono.

Dalam penyidikan, polisi mengamankan satu buah kerangka tempat tidur atau springbed yang merupakan sisa kebakaran dari rumah korban.

Ironisnya, tersangka PS atau Pebri Siswanto saat ini diketahui sedang menjalani penahanan dalam perkara lain di Polsek Babat Supat, Polres Musi Banyuasin.

Atas perkara pembakaran rumah tersebut, tersangka dijerat Pasal 308 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembakaran rumah.

“Untuk proses selanjutnya, kami akan melengkapi mindik, mengamankan barang bukti, melakukan pemeriksaan sesuai SOP, serta berkoordinasi dengan JPU,” pungkas Sumartono. (Red)

SKK Migas, Medco dan Pertamina Pendopo Gandeng Media Perkuat Industri Hulu MigasPALI, CS — Di tengah derasnya arus infor...
02/09/2026

SKK Migas, Medco dan Pertamina Pendopo Gandeng Media Perkuat Industri Hulu Migas

PALI, CS — Di tengah derasnya arus informasi digital, peran media dinilai semakin penting dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus membangun pemahaman masyarakat terhadap industri hulu minyak dan gas bumi (migas).

Hal itu mengemuka dalam kegiatan yang digelar SKK Migas Sumbagsel bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Field Pendopo dan PT Medco E&P, Rabu (2/9/2026), di Gedung Arsendora Pertamina Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku industri hulu migas dan insan media untuk memperkuat komunikasi, bertukar wawasan, sekaligus membangun pola penyampaian informasi yang lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.

Public Relations (PR) Medco E&P, Himawan Eko Prabowo, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Jika sebelumnya masyarakat mengandalkan media cetak dan media online, kini media sosial menjadi salah satu sumber informasi utama.

Menurutnya, perubahan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi insan media untuk menghasilkan konten yang menarik tanpa mengabaikan akurasi informasi.

“Bagaimana membuat konten yang menarik, materi dan informasi dari narasumber,” ujarnya.

Eko menekankan, membangun informasi yang berkualitas tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara media, narasumber, dan berbagai pihak dengan mengedepankan fakta serta keberimbangan.

“Untuk membangun informasi harus berkolaborasi, mengumpulkan fakta-fakta dan membangun informasi yang imbang kepada masyarakat terkait hulu migas,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara industri hulu migas dengan media dapat semakin intens dan kuat sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan edukasi.

Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Pagaralam Tak Sekadar Seremoni, Kejari Turun Langsung Layani MasyarakatPAGARALAM, CS — Per...
02/09/2026

Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Pagaralam Tak Sekadar Seremoni, Kejari Turun Langsung Layani Masyarakat

PAGARALAM, CS — Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Kota Pagaralam berlangsung berbeda. Tak hanya diwarnai upacara dan pemotongan tumpeng, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagaralam juga menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Upacara peringatan tersebut digelar di halaman Kantor Kejari Pagaralam, Rabu (2/9/2026), dan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Pagaralam, Dr. Ira Febrina, S.H., M.Si.

Usai upacara, suasana dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diikuti seluruh pegawai Kejari Pagaralam. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus merefleksikan perjalanan institusi Adhyaksa dalam menjalankan tugasnya.

Ira Febrina mengatakan, rangkaian kegiatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Setelah upacara dilaksanakan, hari ini kita melakukan kegiatan pemotongan tumpeng yang diikuti oleh seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Pagaralam. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan,” kata Ira.

Namun, semangat peringatan tahun ini juga diarahkan pada kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Salah satunya pemeriksaan kesehatan bagi para lanjut usia (lansia) yang dilaksanakan di lingkungan Kejari Pagaralam. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian kejaksaan terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Tak hanya itu, kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian Kejari Pagaralam. Untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak asap, pihak kejaksaan membagikan masker di kawasan pasar tradisional Pagaralam.

“Pasar tradisional merupakan pusat perekonomian Pagaralam. Karena itu, kita melakukan pembagian masker di sekitar pasar tradisional Pagaralam. Kita juga membagikan masker di SDN 74 Kota Pagaralam,” jelas Ira.

Kegiatan sosial tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Lahir Kejaksaan tidak hanya menjadi momentum internal, tetapi juga dimanfaatkan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Kejari Pagaralam juga memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan dan pelestarian budaya melalui berbagai kegiatan bagi pelajar.

Di antaranya Lomba Puisi bertema “Aku Cinta Kejaksaan” yang diikuti siswa tingkat SD dan SMP se-Kota Pagaralam. Selain itu, digelar p**a Lomba Dongeng Rakyat tingkat SD.

Menurut Ira, lomba tersebut tidak hanya bertujuan mengasah kreativitas anak, tetapi juga mengenalkan sastra dan cerita rakyat kepada generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.

“Lomba Dongeng Rakyat ini untuk mengasah kreativitas sedari dini para pelajar tentang sastra dan mengetahui cerita rakyat. Walaupun sudah memasuki era digital, kita tidak boleh melupakan kearifan lokal,” tutupnya.

Dengan rangkaian tersebut, Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Pagaralam menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa kehadiran institusi penegak hukum tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. (Ilham)

16 Kali Turun Padamkan Karhutla, Pertamina Pendopo Klaim Siaga 24 Jam di Tengah Musim KemarauPALI, CS — Bukan sekadar me...
02/09/2026

16 Kali Turun Padamkan Karhutla, Pertamina Pendopo Klaim Siaga 24 Jam di Tengah Musim Kemarau

PALI, CS — Bukan sekadar menunggu laporan kebakaran, tim pemadam Pertamina EP Pendopo Field justru berkali-kali turun langsung ke lapangan. Sepanjang musim kemarau 2026, sedikitnya 16 kali aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah dilakukan perusahaan di wilayah operasional maupun sekitarnya.

Hal tersebut ditegaskan Senior Manager Pertamina EP Pendopo Field, Hermansyah, saat membuka kegiatan Edukasi Media dalam rangka Sinergi Hulu Migas bersama puluhan jurnalis di Gedung Arsendora, Kompleks Pertamina Pendopo, Kabupaten PALI, Rabu (2/9/2026).

Hermansyah mengatakan, keterlibatan Pertamina EP Pendopo dalam penanganan karhutla merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat dan pemerintah menghadapi ancaman kebakaran selama musim kemarau.

“Sejak akhir Juli hingga 28 Agustus 2026, tim pemadam kebakaran di tujuh field Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 telah ikut memadamkan 113 titik kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan. Pertamina EP Pendopo sendiri setidaknya telah memadamkan 16 titik api,” ungkap Hermansyah di hadapan awak media.

Tak hanya mengandalkan respons ketika kebakaran terjadi, Pertamina EP Pendopo juga memperkuat kesiapsiagaan dengan menyiagakan lima unit fire truck.

Armada tersebut didukung tujuh personel setiap hari yang bertugas memastikan respons terhadap laporan kebakaran dapat dilakukan secepat mungkin.

Hermansyah menegaskan, masyarakat juga dapat berperan dalam mempercepat penanganan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Kami bahkan telah mempublikasikan nomor hotline tim pemadam kebakaran secara luas, agar masyarakat dapat segera menghubungi jika ada kejadian darurat kebakaran. Tim pemadam kami siaga penuh selama 24 jam dan akan segera meluncur begitu menerima panggilan darurat,” tegasnya.

Menurut Hermansyah, kegiatan edukasi media tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perusahaan dan insan pers.

Informasi mengenai kesiapsiagaan tim pemadam Pertamina EP Pendopo diharapkan dapat diketahui masyarakat secara luas. Dengan begitu, keberadaan hotline dan kesiapan armada pemadam dapat dimanfaatkan ketika terjadi kondisi darurat. (red)

Proyek Irigasi Rp2,8 Miliar di Lahat Disorot, Material Bercampur Tanah Dipertanyakan: PUPR Janji Bongkar Jika Tak Sesuai...
02/09/2026

Proyek Irigasi Rp2,8 Miliar di Lahat Disorot, Material Bercampur Tanah Dipertanyakan: PUPR Janji Bongkar Jika Tak Sesuai Spek

Lahat, CS — Proyek rehabilitasi irigasi di Desa Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, senilai sekitar Rp2,8 miliar menjadi sorotan. Material yang digunakan dalam pekerjaan, khususnya pasir dan batu mangga yang terlihat bercampur tanah, dipertanyakan warga karena menyangkut kualitas serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis proyek.

Proyek yang dikerjakan CV Pungkas Jaya Konstruksi itu menjadi perhatian karena anggarannya bersumber dari keuangan negara. Dengan nilai pekerjaan mencapai miliaran rupiah, masyarakat tentu berharap pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi standar kualitas sebagaimana tertuang dalam spesifikasi teknis.

Sorotan utama kini mengarah pada material yang digunakan di lapangan. Apabila material tersebut memang tidak memenuhi spesifikasi, maka kondisi itu semestinya menjadi perhatian serius pengawas pekerjaan maupun instansi terkait. Sebab, kualitas material merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kekuatan dan umur layanan infrastruktur irigasi.

Pertanyaan publik pun mengemuka: sejauh mana pengawasan dilakukan terhadap proyek tersebut?

Pengawasan proyek pemerintah tidak semestinya hanya berhenti pada kelengkapan administrasi. Pemeriksaan kondisi fisik di lapangan, termasuk memastikan material yang digunakan sesuai spesifikasi, menjadi bagian penting untuk menjamin uang negara digunakan secara tepat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lahat melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA), Feri Wisnu Ardiansyah, S.T., M.T., menegaskan bahwa setiap pekerjaan di bidang SDA wajib dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis.

“Seluruh pekerjaan di bidang SDA harus sesuai spek. Kalau tidak sesuai akan kita suruh perbaiki atau bila perlu kita suruh bongkar,” tegas Feri.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa kualitas pekerjaan menjadi perhatian Dinas PUPR Kabupaten Lahat.

Namun, masyarakat kini menunggu implementasinya di lapangan.
Jika hasil pemeriksaan nantinya menemukan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, maka tindakan sebagaimana disampaikan PUPR perlu benar-benar dilakukan. Sebaliknya, apabila material tersebut dinyatakan sesuai, penjelasan dan hasil pemeriksaan juga penting disampaikan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Sebab, anggaran sekitar Rp2,8 miliar bukanlah nilai yang kecil. Dana tersebut merupakan uang negara yang penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari aspek administrasi, kualitas konstruksi maupun manfaatnya bagi masyarakat.

Sorotan terhadap proyek tersebut juga disampaikan warga Lahat, Arianto. Ia meminta agar persoalan material tidak hanya dilihat dari sisi kontraktor, tetapi juga diperiksa secara menyeluruh oleh pihak berwenang apabila memang terdapat ketidaksesuaian pekerjaan.

“Rp2,8 miliar itu uang tidak sedikit. Itu uang rakyat. Usut sampai ke permukaan siapa yang bermain dan siapa yang bertanggung jawab,” ujar Arianto.

Ia juga mempertanyakan kemungkinan adanya faktor lain apabila nantinya terbukti ditemukan material yang tidak sesuai spesifikasi. “Kalau memang benar ada penyimpangan, jangan hanya kontraktornya yang disorot. Periksa juga pengawasan dan pihak-pihak yang berkaitan dengan proyek tersebut. Kalau perlu diusut sampai tuntas,” tegasnya.

Meski demikian, pernyataan tersebut merupakan pendapat dan dugaan warga yang masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan resmi. Belum ada dasar untuk menyimpulkan telah terjadi penyimpangan atau tindak pidana maupun adanya pihak tertentu yang berada di balik proyek tersebut.

Karena itu, pemeriksaan teknis menjadi langkah penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul. Kini perhatian tertuju kepada Dinas PUPR Kabupaten Lahat dan pihak pengawas proyek. Publik berhak mengetahui apakah material yang digunakan dalam rehabilitasi irigasi Desa Sindang Panjang telah memenuhi spesifikasi sebagaimana ditetapkan dalam kontrak. (RED)

Asap Karhutla Selimuti Bayung Lencir, PHE Jambi Merang Turun Bagikan Masker Gratis ke WargaMUBA, CS — Asap akibat kebaka...
02/09/2026

Asap Karhutla Selimuti Bayung Lencir, PHE Jambi Merang Turun Bagikan Masker Gratis ke Warga

MUBA, CS — Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya mengganggu jarak pandang dan aktivitas warga, tetapi juga menjadi ancaman bagi kesehatan. Kondisi tersebut mendorong Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang bersama Puskesmas Bayung Lencir mengambil langkah cepat dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat.

Aksi kepedulian itu dilakukan di sejumlah ruas jalan dan titik aktivitas masyarakat di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Jumat (28/8/2026).

Pengendara, pedagang hingga warga yang masih harus beraktivitas di ruang terbuka menjadi sasaran pembagian masker. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap selama kondisi udara terdampak karhutla.

Bagi warga yang sehari-hari bekerja di luar ruangan, keberadaan asap menjadi persoalan tersendiri. Mereka tetap harus beraktivitas, meski kualitas udara sedang tidak bersahabat.

Field Manager PHE Jambi Merang, R Satrio Mursabdo, mengatakan kehadiran perusahaan di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi yang berpotensi memengaruhi kesehatan dan aktivitas warga.

“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian PHE Jambi Merang kepada masyarakat Bayung Lencir dalam menghadapi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Kami berharap bantuan masker ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat melindungi diri ketika beraktivitas di luar rumah,” ujar Satrio.

Menurutnya, persoalan karhutla tidak dapat ditangani hanya oleh satu pihak. Peran masyarakat juga sangat penting, terutama dalam mencegah munculnya titik api dan menjaga lingkungan.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Lahat FC U-17 Tembus Nasional! Baru Setahun Berdiri, Wakili Sumsel di Piala SoeratinLAHAT, CS — Usianya baru seumur jagu...
01/09/2026

Lahat FC U-17 Tembus Nasional! Baru Setahun Berdiri, Wakili Sumsel di Piala Soeratin

LAHAT, CS — Usianya baru seumur jagung, tetapi Lahat FC U-17 sudah mampu membuat kejutan besar. Tim sepak bola asal Kabupaten Lahat itu sukses mengamankan tiket ke putaran nasional Piala Soeratin U-17 setelah meraih kemenangan krusial pada laga keenam.

Hasil tersebut memastikan Lahat FC U-17 menjadi wakil Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di tingkat nasional. Tim berjuluk Lahat FC itu kini bersiap menghadapi persaingan yang lebih ketat pada putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada September 2026.

Capaian tersebut menjadi prestasi membanggakan, terlebih Lahat FC terbilang masih sangat muda karena baru berdiri sekitar satu tahun. Namun, dalam waktu singkat, klub ini mampu menunjukkan kualitas dan konsistensi hingga akhirnya mendapatkan kesempatan membawa nama Sumsel ke pentas nasional.

Presiden Lahat FC, Selamat Raharjo Gumay, menyambut pencapaian tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menilai tiket nasional merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen klub, mulai dari pemain, pelatih, manajemen hingga pihak-pihak yang selama ini memberikan dukungan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Tim yang baru berjalan satu tahun ini ternyata mampu membuktikan kualitasnya dan memikul amanah besar membawa nama Sumatera Selatan ke tingkat nasional pada ajang Piala Soeratin U-17," ujar Selamat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Lahat FC, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa talenta-talenta muda dari daerah mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Sementara itu, Manajer Lahat FC, Meri Merzan, memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain yang telah bekerja keras sepanjang kompetisi. Kendati tiket nasional sudah di tangan, ia meminta skuad Lahat FC U-17 tidak terlena.

Pasalnya, persaingan di putaran nasional dipastikan jauh lebih berat. Karena itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan

HUT ke-78 Polwan, Kapolres PALI Dorong Personel Kuasai AIPALI, CS — Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polres Penukal ...
01/09/2026

HUT ke-78 Polwan, Kapolres PALI Dorong Personel Kuasai AI

PALI, CS — Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak hanya dituntut piawai menjalankan tugas kepolisian di lapangan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, mereka juga didorong menguasai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) hingga berani menatap panggung internasional.

Tantangan tersebut disampaikan Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., saat memimpin peringatan Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 di Ruang Video Conference (Vicon) Polres PALI, Selasa (1/9/2026).

Peringatan tersebut diikuti Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.Si., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres PALI, serta seluruh Polwan.

Dalam arahannya, Januar menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah pola kerja kepolisian. Karena itu, peningkatan kemampuan dan adaptasi terhadap teknologi menjadi kebutuhan bagi setiap personel, termasuk Polwan.

"Kepada Polwan Polres PALI untuk terus meningkatkan keahlian, upgrade skill, terutama dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) guna mendukung efisiensi tugas kepolisian modern," kata Januar.

Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Tidak berhenti pada penguasaan teknologi, Kapolres PALI juga menantang para Polwan untuk memperluas kiprah hingga ke tingkat internasional.

Salah satu peluang yang disebut Januar adalah bergabung dalam pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya Formed Police Unit (FPU).

"Harapan saya, Polwan Polres PALI dapat bergabung dalam pasukan perdamaian PBB Formed Police Unit atau FPU agar mampu berkiprah di kancah internasional," ujarnya.

Address

Simpang 5 Pendopo
Pendopo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Berita Pali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share