Persatuan Pemuda & Olah Raga "Cahaya Muda"

Persatuan Pemuda & Olah Raga "Cahaya Muda" Merekatkan dalam silaturrahim kekeluargaan pemuda pemudi Dukuhwulung Desa Dukuhwaluh Kec. Kembaran Kab Banyumas. Yang muda yang positif & religius.

ketua PPOR CAHAYA MUDA 2019-2021Yang terpilih adalah IMAM SATRIO,S.Pd.I
28/09/2019

ketua PPOR CAHAYA MUDA 2019-2021

Yang terpilih adalah IMAM SATRIO,S.Pd.I

PILKEPPORPILIHAN KETUA PERSATUAN PEMUDA & OLAH RAGA CAHAYA MUDA
28/09/2019

PILKEPPOR
PILIHAN KETUA PERSATUAN PEMUDA & OLAH RAGA CAHAYA MUDA

31/07/2019

Yang di dukuhwulung kepengin santap bubur kacang ijo ketan item...tidak perlu lagi ke perempatan Dukuhwaluh.
Di dukuhwulung kini sudah hadir kembali burjo ketan item Kak Ros di depan mushola Riyadlus Sholihin RT 05 RW 05.
Bisa pesan antar ...hubungi ke nomer yg tertera di bawah ini.

Cocok untuk suguhan acara keluarga,arisan, silaturahmi, pengajian,kantor,sekolah.

Jika untuk acara pagi hari atau dalam jumlah banyak mohon konfirmasi sebelumnya.

085726181171
085877180725

Atau lewat inbox FB juga bisa.

Burjo Kak Ros
Dusun II, Dukuhwaluh, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
0857-2618-1171
https://maps.app.goo.gl/S3Xp3nVwXfoPioMa9

23/05/2019
 Makmurkan masjid musholla, mumpung masih jumpa bulan Ramadhan tahun ini..!!!
07/05/2019


Makmurkan masjid musholla, mumpung masih jumpa bulan Ramadhan tahun ini..!!!

06/05/2019

السّّلّام عّلّيكم وّرّحمّة اللّّه وّبّرّكّاته

Yth. Bapak/saudara
Angg FKUI/masyarakat dukuhwulung
Ds Dukuhwaluh

Mengharap akan kehadirannya Bapak/saudara pada acara Tadarus Al Qur'an yg akan dilaksanakan dg ketentuan sbb :
Hari : Senin
Tanggal : 06 Mei 2019
Waktu : pk 20.30 - sls
Tempat : KH Drs Imam

Demikian atas kehadirannya di sampaikan terima kasih

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.

06/05/2019

Burjo nya Kak Ros buka kembali hari ini... 6 Mei 2019. InsyaaAllah ba'da ashar sudah siap diorder/dipesan utk takjil/berbuka puasa .. InsyaaAllah enak,nikmat,lezat... halalan thoyiban..👍🏼👍🏼
Untuk pesanan bisa ke lokasi langsung di halaman Mushola Riyadlus Sholihin RT 05 RW 05 Dukuhwaluh (Dusun Dukuhwulung)

Lewat WA/SMS/telp
Ke 085877180725 atau ke 085726181171

Kang Nur Aji Nur Aji YusaaNur Aji Yusa

22/03/2019

Hasil rapat tadi malam sbb :
1. Menyikapi kejadian masjid di tambak dan radikalisme
2. Atas printah PBNU warga nahdiyin suruh mgadakan istighosah di masing2 ranting waktu 16 rajab berarti besok jam 06.00 sd selesai materinya ( masjid al inayah)
a. ISTIGHOSAH
b. tahlil
c. mbaca solawat asyghil
( teks istighosah sdh ada )
3.Rencana pembagian sembako dan pengadaan kaleng lazisnu
4. rencana ziaroh ( rapat selanjutnya)
5. Rencana PHBI (rapat selanjutna)
6. Pembentukan panitia amaliyah ramadhan ( rapat selanjutnya)
7. Selanjutnya ranting akan mgdakn rapat utk mbahas no.4..5 dan 6) kurang lebihnya spt itu.
monggo bpk ibu dan ramaja besok pagi kita ramaikan dukuhwulung dg istighosah dan solawat serta tahlil demi kedamaian dan tegaknya NKRI...MERDEKA......!
8. Teks istighosah sdh dipebanyak 50 copy

20/03/2019

Program delivery order/pesan antar burjo ketan item *Kak Ros* terus berlanjut setiap hari (jam buka 14.00-21.00). 5rb/porsi.

anget2 menemani malam.

"Jl. Sunan Bonang RT 05 RW 05 Desa Dukuhwaluh (Dukuhwulung, Mushola riyadlus sholihin)

25/12/2017

. SYAICHONA CHOLIL BANGKALAN,

KETINGGALAN KAPAL LAUT

Kejadian ini pada musim haji. Kapal laut pada waktu itu, satu-satunya angkutan menuju Mekkah. Semua penumpang calon haji naik ke kapal dan bersiap-siap, tiba-tiba seorang wanita berbicara kepada suaminya: “Pak, tolong saya belikan anggur, saya ingin sekali,” Ucap istrinya dengan memelas. “Baik, kalau begitu. Mumpung kapal belum berangkat, saya akan turun mencari anggur,” Jawab suaminya sambil bergegas ke luar kapal. Suaminya mencari anggur di sekitar ajungan kapal, nampaknya tidak ditemui penjual buah anggur seorangpun. Akhirnya dicobanya masuk ke pasar untuk memenuhi keinginan istrinya tercinta. Dan meski agak lama, toh akhirnya anggur itu didapat juga. Betapa gembiranya sang suami mendapatkan buah anggur itu. Dengan agak bergegas, dia segera kembali ke kapal untuk menemui isterinya. Namun betapa terkejutnya setelah sampai ke ajungan, kapal yang akan ditumpangi semakin lama semakin menjauh. Sedih sekali melihat kenyataan ini. Ia duduk termenung tidak tahu apa yang mesti diperbuat. Di saat duduk memikirkan nasibnya, tiba-tiba ada seorang laki-laki datang menghampirinya. Dia memberikan nasihat: “Datanglah kamu kepada Mbah Kholil Bangkalan, utarakan apa musibah yang menimpa dirimu!” Ucapnya dengan tenang. “Mbah Kholil?” Pikirnya. “Siapa dia, kenapa harus ke sana, bisakah dia menolong ketinggalan saya dari kapal?” Begitu pertanyaan itu berputar-putar di benaknya. “Segeralah ke Mbah Kholil minta tolong padanya agar membantu kesulitan yang kamu alami, insya Allah,” Lanjut orang itu menutup pembicaraan. Tanpa pikir panjang lagi, berangkatlah sang suami yang malang itu ke Bangkalan. Setibanya di kediaman Mbah Kholil, langsung disambut dan ditanya: “Ada keperluan apa?” Lalu suami yang malang itu menceritakan apa yang dialaminya mulai awal hingga datang ke Mbah Kholil. Tiba-tiba Kyai itu berkata: “Lho, ini bukan urusan saya, ini urusan pegawai pelabuhan. Sana pergi!” Lalu suami itu kembali dengan tangan hampa. Sesampainya di pelabuhan sang suami bertemu lagi dengan orang laki-laki tadi yang menyuruh ke Mbah Kholil, lalu bertanya: ”Bagaimana, sudah bertemu Mbah Kholil?” “Sudah, tapi saya disuruh ke petugas pelabuhan,” Katanya dengan nada putus asa. “Kembali lagi, temui Mbah Kholil!” Ucap orang yang menasehati dengan tegas tanpa ragu. Maka sang suami yang malang itupun kembali lagi ke Mbah Kholil. Begitu dilakukannya sampai berulang kali. Baru setelah ketiga kalinya, Mbah Kholil berucap: “Baik kalau begitu, karena sampeyan ingin sekali, saya bantu sampeyan.” “Terima kasih Kyai,” Kata sang suami melihat secercah harapan.“Tapi ada syaratnya,” Ucap Mbah Kholil. “Saya akan penuhi semua syaratnya,” Jawab orang itu dengan sungguh-sungguh. Lalu Mbah Kholil berpesan: “Setelah ini, kejadian apapun yang dialami sampeyan jangan sampai diceritakan kepada orang lain, kecuali saya sudah meninggal. Apakah sampeyan sanggup?” Seraya menatap tajam.“Sanggup Kyai,“ Jawabnya spontan. “Kalau begitu ambil dan pegang anggurmu pejamkan matamu rapat-rapat,” Kata Mbah Kholil. Lalu sang suami melaksanakan perintah Mbah Kholil dengan patuh. Setelah beberapa menit berlalu dibuka matanya pelan-pelan. Betapa terkejutnya dirinya sudah berada di atas kapal tadi yang sedang berjalan. Takjub heran bercampur jadi satu, seakan tak mempercayai apa yang dilihatnya. Digosok-gosok matanya, dicubit lengannya. Benar kenyataan, bukannya mimpi, dirinya sedang berada diatas kapal. Segera ia temui istrinya di salah satu ruang kapal. “Ini anggurnya, dik. Saya beli anggur jauh sekali,” Dengan senyum penuh arti seakan tidak pernah terjadi apa-apa dan seolah-olah datang dari arah bawah kapal. Padahal sebenarnya dia baru saja mengalami peristiwa yang dahsyat sekali yang baru kali ini dialami selama hidupnya. Terbayang wajah Mbah Kholil. Dia baru menyadarinya bahwa beberapa saat yang lalu, sebenarnya dia baru saja berhadapan dengan seseorang yang memiliki karomah yang sangat luar biasa.

17/11/2017

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Untuk mengawali khutbah kali ini, Khotib mengajak kepada diri Khotib pribadi maupun hadirin sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Beberapa hari kedepan kita sudah memasuki bulan robi'ul awal,dimana bulan kelahiran sosok yang mulia menjadi Uswatun Hasanah (tauladan yang baik) bagi kita semua umat manusia yaitu beliau Rosululloh Muhammad Saw.

Rasulullah SAW sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Maulid Al-Barzanji, karya Syaikh Ja’far bin Husin bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji, adalah sosok yang sangat rendah hati atau tawadhu’. Hal ini dapat ditemukan pada halaman 123 sebagaimana kutipan berikut:

وَكَانَ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَدِيْدَ اْلحَيَاءِ وَالتَّوَاضُعِ

Artinya: "Rasulullah SAW adalah sangat pemalu (memiliki rasa malu dan rasa bersalah) dan sangat tawadhu’."

Kerendahan hati Rasulullah SAW tercermin dalam banyak hal, antara lain adalah: 1. Ketika pada suatu hari beliau tidak besedia barang belanjaannya di pasar dibawakan pulang oleh Abu Hurairah, 2. Ketika beliau mempersilakan para sabahat berjalan di depan mendahului beliau, dan 3. Ketika beliau mendahului beruluk salam ketika bertemu dengan para sahabat.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Ketika pada suatu hari Rasulullah SAW membeli barang-barang di pasar, di sana ada Abu Hurairah yang juga sedang ada keperluan. Ketika Rasulullah SAW telah mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan dan hendak pulang, saat itu juga Abu Hurairah bermaksud membawakan barang-barang belanjaan milik beliau yang tentu saja dalam rangka memuliakan beliau. Rasulullah SAW ternyata tidak berkenan Abu Hurairah bermaksud seperti itu. Kepada Abu Hurairah, Rasulullah SAW mengatakan:

صَاحِبُ الشَّيْءِ أَحَقُّ بِشَيْئِهِ أَنْ يَحْمِلَهُ

Artinya: "Pemilik sesuatu barang lebih berhak (pantas) membawa barang miliknya. "

Tidak berkenannya Rasulullah SAW terhadap Abu Hurairah membawakan barang-barang beliau menunjukkan bahwa beliau bukanlah sosok yang sangat s**a dimuliakan orang lain, atau dalam istilah sekarang “gila hormat”. Beliau menolak ketika akan diperlakukan istimewa yang berbeda dari umumnya orang, padahal beliau adalah seorang nabi sekaligus rasul yang paling mulia diantara semua nabi dan rasul di sisi Allah. Penolakan itu menunjukkan bukti bahwa beliau memang orang yang sangat rendah hati sehingga tidak merasa martabatnya turun hanya karena membawa barang-barang sendiri, dan bukannya dibawakan orang lain.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Bukti lain yang menunjukkan Rasulullah SAW tidak gila hormat adalah sebagaimana dikisahkan dalam kitab Maulid Al-Barzanji, halaman 123. sebagaimana kutipan berikut:

يَمْشِيْ خَلْفَ أَصْحَابِهِ وَيَقُوْلُ خَلُوْا ظَهْرِيْ لِلْمَلَائِكَةِ الرُّوْحَانِيَّةِ

Artinya: “Nabi Muhamamd SAW berjalan di belakang para sahabatnya, dan berkata pada mereka, ‘Biarkan di belakangku malaikat saja yang tidak kelihatan’.”

Dari kisah ini kita tahu para sahabat berjalan mendahului beliau sehingga mereka membelakangi. Rasulullah SAW tidak mencap kesediaan mereka mendahuli beliau sebagai su’ul adab. Ketika para sahabat berjalan di depan beliau, kesan yang tampak kemudian Rasulullah SAW seperti tidak lebih penting atau terhornat dari pada para sahabat. Di sinilah kerendahan hati beliau yang sulit dibantah.

Tetapi dari sisi lain dalam konteks keamanan, ada hikmah dibalik perisitiwa itu, yakni sebagai seseorang pemimpim beliau sedang memberikan contoh bahwa seorang pemimpin tidak selalu harus berada di depan terutama ketika ancaman musuh berasal dari belakang. Ancaman atau bahaya yang datangnya dari arah depan tentu dapat diintisipasi sendiri oleh para sahabat karena mata mereka (dan juga mata kita tentunya) berada di depan.

Sedangkan kemungkinan adanya ancaman kepada Rasululullah SAW yang datangnya dari belakang, beliau memasrahkan hal itu kepada Allah semata dengan meyakini di belakang beliau ada malaikat yang sudah pasti sangat halus sehingga tidak tampak.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Bukti lain lagi, adalah beliau lebih s**a mendahului beruluk salam dari pada didahului sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Maulid Al-Barzanji, masih di halaman 123, sebagaimana kutipan berikut:

وَيَبْدَؤُ مَنْ لَقِيَهُ بِالسَّلَامِ

Artinya: “Beliau mendahului beruluk salam ketika bertemu dengan siapapun.”

Kisah ini menunjukkan bahwa Rasululllah SAW lebih s**a mendahului memuliakan orang lain. Padahal aturan secara umum sudah jelas sebagimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, bahwa:

1. Yang kecil memberi salam kepada yang besar.

2. Yang berjalan kepada yang duduk.

3. Yang sedikit kepada yang banyak.

4. Yang berkendaraan kepada yang berjalan kaki.

Tetapi Rasulullah SAW pada kenyataannya lebih s**a mendahului beruluk salam dari pada didahului. Padahal sewajarnya apabila Rasulullah didahului dalam beruluk salam dari pada mendahului karena posisi beliau sebagai pimpinan umat yang tentu lebih tinggi dari pada umatnya.

Tetapi Rasulullah tentu saja tidak salah dalam hal ini karena pada kesempatan lain Rasulullah SAW bersabda bahwa mendahului uluk salam itu lebih baik dari pada didahului sebagaimana diriwayatkan Abu Dawud dan Ahmad. Dalam hadits lain yang diriwayatkan Imam Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda bahwa mendahului beruluk salam dapat menghilangkan takabur.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Dari ketiga bukti itu saja, sudah cukup kuat untuk menarik kesimpulan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang sangat rendah hati sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Maulid Al-Barzanji ini. Bukti-bukti lain tentu masih sangat banyak baik sebagaimana dikisahkan dalam kitab ini maupun dalam kitab-kitab lainnya.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Mudah-mudahan kita semua dapat meneladani Rasulullah SAW dalam hal kerendahan hati apapun kedudukan kita dalam kehidupan kita sehari-hari di masyarakat. Kerendahan hati tidak pernah membuat kita jadi rendah. Justru yang terjadi Allah akan mengangkat derajat kita di sisi-Nya. Sekali lagi, mudah-mudahan Allah SWT memudahkan kita meneladani beliau. Amin ya rabbal alamin.

جَعَلَنا اللهُ وَإيَّاكم مِنَ الفَائِزِين الآمِنِين، وَأدْخَلَنَا وإِيَّاكم فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ المُؤْمِنِيْنَ : أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمن الرحيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Ini jadwal Timnas Indonesia
15/09/2017

Ini jadwal Timnas Indonesia

Address

Jl. Sunan Bonang Rt 05 Rw 05 Dukuhwaluh
Purwokerto
53182

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Persatuan Pemuda & Olah Raga "Cahaya Muda" posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share