Enyong Mejagong

Enyong Mejagong Sebuah gerakan untuk mendorong kebanggaan warga Mejagong akan desanya, dan Kabupaten Pemalang sebagai kota yang juga patut untuk dibanggakan.



Mejagong, merupakan sebuah desa di kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang. Letaknya yang jauh dari kota kabupaten membuatnya jarang dikenal banyak orang. Namun demikian Mejagong punya potensi yang besar. Warga Mejagong memiliki kekuatan dan karakter yang hebat untuk menjadi desa yang maju dan berkembang pesat.

(Saya Mejagong) adalah sebuah gerakan untuk mendoro

ng kebanggan warga Pemalang umumnya dan Mejagong khususnya akan Kota dan Desanya. Sekaligus menunjukan pada Indonesia bahwa Mejagong merupakan desa di kota Pemalang dengan warga yang tangguh, ulet, berakritis, sekaligus peduli dan berhati besar.

Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 81
06/08/2026

Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 81


Innalillahi wa innailaihi rojiun Mbah Kaliri ( H. Nurudin )Bin Martana Telah Berpulang kerahmattullah Lahu Al Faatihah.....
30/06/2026

Innalillahi wa innailaihi rojiun
Mbah Kaliri ( H. Nurudin )Bin Martana Telah Berpulang kerahmattullah

Lahu Al Faatihah..


30/06/2026

PPHBI SURANAN HADIR MELAPORKAN KEGIATAN RANGKAIAN SURANAN 1448 H DI KUMPULAN RUTINAN PAGUYUBAN RT/RW dan Jajaran PEMDES DESA MEJAGONG (Selasa Malam Rabu 1 Juli 2026)

lokasi: Rumah Bpk Sanad Ketua RT, RT004/RW005 (Dusun 5)

Jajaran Panitia PPHBI mengucapkan mohon maaf dan ucapan terimakasih selama berlangsungnya rangkaian acara kegiatan suranan th 2026 berlangsung didepan para semua tokoh yang hadir.

Dan Singkat Cerita Lanjut Pembahasan Lanjutan Untuk Mempersiapkan Peringatan HUT RI DI BULAN AGUSTUS TAHUN 2026.

Bersambung.. 🙏🏼



( Suranan 2026 )

PCNU Kabupaten Pemalang Apresiasi Panitia Suranan Desa Mejagong, Dukung Pelestarian Adat dan Budaya Islam NusantaraPemal...
21/06/2026

PCNU Kabupaten Pemalang Apresiasi Panitia Suranan Desa Mejagong, Dukung Pelestarian Adat dan Budaya Islam Nusantara

Pemalang – Panitia Suranan Desa Mejagong mendapat apresiasi dan dukungan langsung dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang dalam rangka penyelenggaraan rangkaian kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Kehadiran jajaran PCNU Kabupaten Pemalang di Basecamp Panitia Suranan Desa Mejagong menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral terhadap upaya masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCNU Kabupaten Pemalang, Gus Bahri, menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat dan panitia yang terus berkomitmen menyelenggarakan kegiatan Suranan secara tertib, edukatif, dan bernilai spiritual.

Menurutnya, rangkaian kegiatan yang meliputi doa bersama, tahlil, kirab budaya, santunan, pengajian, semaan Al-Qur'an, hingga tradisi masyarakat yang telah menjadi bagian dari identitas Desa Mejagong merupakan kekayaan budaya Islam Nusantara yang patut dijaga keberlangsungannya.

> "Penyelenggaraan rangkaian gelar adat dan budaya dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Mejagong harus senantiasa terjaga dan terawat. Tradisi yang baik, yang mengandung nilai kebersamaan, syiar Islam, dan penghormatan terhadap warisan para leluhur, perlu terus dilestarikan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang," pesan Gus Bahri.

Kegiatan Suranan Desa Mejagong selama ini dikenal sebagai agenda tahunan yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, namun juga menjadi ruang silaturahmi, pemberdayaan sosial, serta penguatan identitas budaya masyarakat desa.

Panitia Suranan Desa Mejagong menyambut baik dukungan yang diberikan PCNU Kabupaten Pemalang. Apresiasi tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi seluruh panitia dan masyarakat untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, menjaga kerukunan, serta memperkuat nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan adanya sinergi antara tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pemerintah desa, dan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan penyelenggaraan Suranan Desa Mejagong dapat terus berkembang menjadi tradisi yang membawa keberkahan, memperkuat persatuan warga, serta menjadi contoh pelestarian budaya Islam yang harmonis dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

"Merawat Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Meneguhkan Syiar Islam di Bumi Mejagong."



   Bissmillahirrahmanirrahim.."DIAM ..!! Menyampaikan Kebenaran"Bila kita diam saja tak menyampaikan kebenaran, sementar...
02/06/2026





Bissmillahirrahmanirrahim..

"DIAM ..!! Menyampaikan Kebenaran"

Bila kita diam saja tak menyampaikan kebenaran, sementara kita mengetahui adanya kebenaran itu, maka kebenaran tersebut tidak akan sampai kepada banyak orang. Kebenaran yang tidak disampaikan akan kehilangan ruang untuk tumbuh, kehilangan kesempatan untuk dipahami, dan perlahan-lahan dapat terkubur oleh berbagai pandangan yang keliru. Sejarah menunjukkan bahwa banyak nilai, ajaran, dan prinsip yang baik menjadi lemah bukan karena tidak memiliki dasar yang kuat, melainkan karena orang-orang yang mengetahuinya memilih diam ketika seharusnya berbicara.

Bila keadaan itu terus berlangsung, maka yang muncul ke permukaan justru ketidakbenaran yang berulang-ulang disampaikan hingga dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Ketika kebohongan terus menerus diucapkan, sementara kebenaran tidak pernah dibela, masyarakat dapat kehilangan kemampuan untuk membedakan mana yang hak dan mana yang batil. Pada titik itulah persepsi mulai mengalahkan fakta, opini mulai menggeser kenyataan, dan suara yang paling keras sering kali dianggap sebagai suara yang paling benar.

Karena itu, menyampaikan kebenaran bukan semata-mata hak, tetapi juga tanggung jawab moral. Tentu kebenaran harus disampaikan dengan cara yang bijak, santun, dan penuh pertimbangan, bukan dengan amarah atau kebencian. Namun kebijaksanaan tidak boleh diartikan sebagai alasan untuk terus diam.

Sebab diamnya orang yang mengetahui kebenaran dapat memberi ruang bagi berkembangnya kesalahpahaman, fitnah, dan penyesatan yang merugikan banyak pihak.

Setiap orang mungkin tidak memiliki panggung yang besar, jabatan yang tinggi, atau pengaruh yang luas. Akan tetapi, setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi saksi bagi kebenaran sesuai kapasitasnya masing-masing.

Terkadang satu kalimat yang jujur, satu nasihat yang tulus, atau satu keberanian untuk meluruskan informasi yang keliru dapat menjadi sebab terjaganya sebuah nilai yang penting. Kebenaran akan tetap hidup selama masih ada orang-orang yang berani menyuarakannya, menjaganya, dan memperjuangkannya dengan niat yang baik serta cara yang benar.

Sebab pada akhirnya, kerusakan dalam kehidupan bermasyarakat sering kali bukan hanya disebabkan oleh banyaknya orang yang berbuat salah, tetapi juga karena terlalu banyak orang yang mengetahui kesalahan itu namun memilih diam. Ketika orang-orang baik kehilangan keberanian untuk menyampaikan kebenaran, maka ruang publik akan lebih mudah dikuasai oleh mereka yang pandai membungkus ketidakbenaran seolah-olah sebagai kebenaran.

Oleh karena itu, menjaga kebenaran agar tetap hidup adalah tugas bersama, dimulai dari keberanian untuk menyampaikannya, meskipun terkadang tidak populer dan tidak selalu menyenangkan untuk didengar.

Wallahu 'alam

Semoga bermanfaat..

10/05/2026

Maturnuwun Tarmizi Balungwesi , Jan neng ngendi ngendi nggon gawe wong bungah, pahalane akeh pisan. Pokokelah.. sehat panjang umur...sampean. Dunyone Peteng, ketekan kang Tarmin mangklih Padang..
Suwun yaa kang..

01/05/2026
10/04/2026

Enyong Mejagong bukan sekadar nama, melainkan representasi dari semangat
kebersamaan dan kepedulian. Kata “enyong” yang dalam dialek lokal mencerminkan
identitas diri—aku, saya, kita—menjadi simbol bahwa gerakan ini berangkat dari individu-individu yang sadar akan perannya. Sementara “Mejagong” merujuk pada
desa yang menjadi pusat perhatian, tempat di mana akar-akar kebersamaan itu
tumbuh dan berkembang. Dengan demikian, Enyong Mejagong dapat dimaknai
sebagai “kita untuk Mejagong”—sebuah gerakan kolektif yang lahir dari hati
masyarakat itu sendiri.

08/04/2026

Dengan diskusi terhindar prasangka hati, dengan bersua tatap muka terhindar dari adu domba. Dengan silaturahmi, kita merawat jalinan harmoni. Dengan komunikasi yang terbuka, segala salah paham akan menemukan muaranya.

KONGKOW BARENG SEDULUR MEJAGONG: Dari Warga, Oleh Warga, Untuk Desa!Luar biasa antusiasme sedulur semua di acara Kongkow...
05/04/2026

KONGKOW BARENG SEDULUR MEJAGONG: Dari Warga, Oleh Warga, Untuk Desa!

Luar biasa antusiasme sedulur semua di acara Kongkow Bareng & Halal Bihalal semalam! Pendopo Desa jadi saksi kalau warga Mejagong, dari yang muda sampai yang sepuh, punya semangat besar buat majuin desa lewat komunikasi yang sehat.

Banyak hal yang kita obrolin bareng, mulai dari keresahan harian soal fasilitas publik sampai tata aturan desa ke depan. Forum ini jadi bukti kalau akar dari kemajuan desa adalah cara kita menjalin komunikasi dan kepedulian antar sesama.

Maturnuwun buat semua yang sudah menyempatkan hadir. Forum ini terbuka untuk siapa saja, karena Mejagong adalah milik kita bersama. Mari kita rawat rumah kita dengan aksi nyata, bukan sekadar kata-kata. 🤝💪

Address

Randudongkal
52353

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Enyong Mejagong posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Enyong Mejagong:

Shortcuts

Share