21/02/2026
๐๐ฎ๐บ๐ฏ๐ผ๐ฟ๐ฒ ๐๐๐๐๐ ๐ธ๐ฒ-๐ณ ๐๐ฎ๐ฏ๐๐ฝ๐ฎ๐๐ฒ๐ป ๐ฆ๐ฎ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ ๐ฆ๐ถ๐ฎ๐ฝ ๐๐ถ๐ด๐ฒ๐น๐ฎ๐ฟ, ๐๐ผ๐ธ๐๐ ๐๐๐ธ๐๐ป๐ด ๐ฃ๐ฟ๐ผ๐ด๐ฟ๐ฎ๐บ ๐ ๐๐ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฎ๐บ๐ฝ๐ถ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฆ๐๐ฃ ๐ง๐ฆ๐
๐ฆ๐๐ ๐๐๐ฆ โ Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kabupaten Sambas resmi memulai persiapan Jambore HAKLI ke-7 yang direncanakan digelar selama 3 hari pada Mei 2026. Rapat persiapan dilaksanakan pada 12 Januari 2026 di Cafรฉ Selly Sebedang, Desa Sempalai Sebedang, Kecamatan Sebawi, dengan agenda utama mematangkan konsep kegiatan serta mengangkat isu strategis dukungan terhadap program MBG melalui pengabdian masyarakat dan pendampingan perpanjangan SIP Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL).
Rapat tersebut dihadiri Ketua Dewan Pengawas HAKLI Kabupaten Sambas Eko Susanto, S.K.M., M.Kes., Ketua HAKLI Kabupaten Sambas Abdul Syukur, S.K.M., M.Kes., jajaran pengurus, serta anggota HAKLI Kabupaten Sambas. Pertemuan ini bertujuan mempersiapkan jambore lebih awal agar pelaksanaannya lebih matang dan berdampak nyata bagi anggota maupun masyarakat.
Dalam arahannya, Ketua Dewan Pengawas HAKLI Kabupaten Sambas menyampaikan apresiasi atas konsistensi HAKLI Sambas dalam mendukung program pemerintah. Ia menegaskan bahwa organisasi profesi harus terus berkontribusi, baik dalam pelaksanaan program nasional maupun dalam penguatan internal organisasi.
Ketua HAKLI Kabupaten Sambas juga menyampaikan terima kasih atas keberhasilan Jambore HAKLI tahun 2025 lalu yang dinilai sukses berkat kontribusi anggota secara sukarela, baik dalam bentuk ide, tenaga, maupun dukungan materi. Ia berharap Jambore ke-7 dapat dipersiapkan lebih baik sesuai dengan semangat HAKLI Sambas Ber-AMAL (Bergerak, Maju, Profesional).
Salah satu rencana utama kegiatan jambore adalah pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi program MBG di wilayah Kecamatan Tebas. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya pencegahan risiko kesehatan bagi penerima manfaat serta meminimalkan dampak lingkungan di sekitar Tempat Pengelolaan Pangan (TPP).
Selain itu, jambore juga akan dilaksanakan pendampingan penyusunan bukti dokumen SKP untuk perpanjangan SIP TSL. Mengingat pada tahun 2026 dan 2027 sebagian besar SIP TSL diprediksi berakhir, pendampingan intensif dinilai penting agar pengawasan dan pembinaan TPP tetap dilakukan oleh tenaga yang memiliki SIP aktif sesuai regulasi. Kegiatan pendampingan direncanakan di aula yang ada di Lokasi Taman Wisata Danau Sebedang Kecamatan Sebawi.
Rapat yang dipandu Sekretaris I HAKLI, Kikit Ahmayadi, A.Md.KL, turut menampung berbagai masukan dari peserta terkait topik kegiatan, lokasi pelaksanaan, serta manfaat jambore bagi anggota, khususnya dalam memperoleh SKP. Dalam forum tersebut juga disampaikan usulan pembentukan Wira Usaha Sanitasi (WUSAN) dalam bentuk CV sebagai langkah penguatan profesionalisme anggota.
Kegiatan persiapan ditutup dengan ramah tamah sebagai bentuk penguatan solidaritas dan komitmen bersama dalam menyukseskan Jambore HAKLI ke-7 Kabupaten Sambas.