05/05/2026
Normalisasi Harga Pangan Dorong Deflasi Jawa Tengah April 2026
April 2026 Provinsi Jawa Tengah mengalami deflasi sebesar 0,03%, jauh lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang mengalami inflasi 0,57%. Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 111,03. Sementara itu, secara tahun ke tahun (y-on-y), inflasi tercatat sebesar 2,11% dan secara tahun Kalender (y-to-d) sebesar 0,95%. Deflasi pada April 2026 terutama didorong oleh penurunan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami deflasi sebesar 0,78% dengan andil deflasi sebesar 0,22%. Penurunan ini sejalan dengan normalisasi harga sejumlah komoditas pangan strategis pasca lebaran, seperti daging ayam ras dan telur ayam ras.
Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah April 2026 sebesar 114,90 atau turun 1,27 persen dibanding NTP bulan sebelumnya sebesar 116,38. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Jawa Tengah April 2026 sebesar 120,10 atau turun sebesar 1,88 persen. Pada April 2026, Indeks Konsumsi Rumah Tangga Jawa Tengah mengalami deflasi sebesar 0,17 persen.
Nilai ekspor Jawa Tengah Maret 2026 sebesar US$982,89 juta atau turun 2,65 persen dibanding ekspor Maret 2025.Nilai impor Jawa Tengah Maret 2026 sebesar US$1.348,77 juta atau naik 27,32 persen dibanding impor Maret 2025. Nilai neraca perdagangan total Jawa Tengah pada Maret 2026 mengalami defisit sebesar US$365,88 juta yang dipicu oleh defisit pada sektor migas, sedangkan untuk sektor nonmigas mengalami surplus.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada Maret 2026 sebesar 30,01 persen dimana TPK hotel bintang 39,01 persen sedangkan nonbintang dan akomodasi lainnya 21,94 persen. Pada Maret 2026, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tujuan Jawa Tengah mencapai 20,01 juta perjalanan. Jumlah ini naik 69,42 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2025.
Jumlah kedatangan (debarkasi) penumpang angkutan udara yang datang ke Jawa Tengah pada Maret 2026 sebanyak 169.653 orang, naik 47,10 persen jika dibandingkan Februari 2026. Sedangkan jumlah kedatangan (debarkasi) penumpang angkutan laut pada Maret 2026 tercatat sebanyak 37.915 orang, naik 111,58 persen jika dibandingkan Februari 2026.
Berita lengkap dapat diunduh di jateng.bps.go.id