P3EJawa_KLHK

P3EJawa_KLHK Publikasi dan informasi Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

  tau kah kamu kalau burung kuntul kerbau (Bubulcus ibis) yang di sawah itu sangat membantu petani dalam menyelamatkan t...
18/07/2020

tau kah kamu kalau burung kuntul kerbau (Bubulcus ibis) yang di sawah itu sangat membantu petani dalam menyelamatkan tanaman padi dari serangan hama, binatang keong emas, tikus dan semut. Burung-burung ini setiap harinya memadati persawahan untuk mencari makanan pada waktu pagi dan sore hari.

Lantas, apa hubungan kuntul kerbau, petani dan kerbau atau sapi? Ya, hubungannya yang saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme. Petani dibantu burung ini memberantas hama.Sementara itu, kerbau atau sapi dibantu burung ini untuk membersihkan kutu atau serangga yang mengganggu tubuhnya. Dan, burung ini mendapat makanan di ladang pertanian.

Satu hal yang perlu tahu, bahwa
Burung kuntul termasuk satwa dilindungi lho, berdasarkan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya . Hal ini juga diatur lebih lanjut dalam lampiran Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa.

Jadi, , melestarikan burung kuntul kerbau berarti mendukung upaya pertanian yang berkelanjutan secara alami sekaligus melestarikan keanekaragaman hayati, sebaliknya memburu atau menembak burung ini berarti merusak kehidupan dan bisa dikenai sanksi hukuman lho. Ayo kita lestarikan burung ini. Ingat, jangan diburu yaaa. @ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

DARI RAPAT KELEMBAGAAN DAN TUPOKSI P3E Yogyakarta (16/7). Dalam rangka membahas kelembagaan dan tupoksi Pusat Pengendali...
17/07/2020

DARI RAPAT KELEMBAGAAN DAN TUPOKSI P3E

Yogyakarta (16/7). Dalam rangka membahas kelembagaan dan tupoksi Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion atau P3E maka diadakan rapat yang diikuti oleh P3E se-Indonesia (enam P3E) berlangsung di Kantor Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (P3E Jawa), Kamis (16/7/2020).

Rapat ini berlangsung di lantai 1 gedung Sarwono Kusumaatmadja dipimpin Dr. Nur Sumedi selaku PLt. Kepala P3E Jawa menggantikan Ir. Edy Subagyo MP yang purna bakti per Juni lalu.

Adapun enam P3E yang hadir dalam kesempatan ini, yaitu P3E Sumatera, P3E Kalimantan, P3E Bali Nusra, P3E Sulawesi Maluku, P3E Papua, dan P3E Jawa selaku tuan rumah kegiatan ini. Pertemuan dilakukan untuk memberikan penajaman terhadap usulan transformasi kelembagaan P3E.

Dalam sambutan awalnya, Nur Sumedi menyampaikan terima kasah karena peserta rapat berkenan hadir walau di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

β€œKami ucapkan terima kasih atas kehadirannya, di masa pandemi ini, pertemuan tetap kita patuhi protokol yang telah ditentukan," kata Nur Sumedi.

Lebih lanjut, Nur Sumedi mengatakan, perubahan kelembagaan didasarkan pada kebutuhan, agar organisasi tetap berfungsi optimal,
mengimplementasikan tupoksinya secara efektif, selaras dengan persoalan-persoalan riil di lapang.

Pertemuan yang berlangsung sehari ini dilakukan berangkat dari berbagai kejadian pencemaran lingkungan yang terjadi belakangan ini.

Pada kesempatan ini, Drs. Amral Fery, M.Si selaku kepala P3E Sumatera mengatakan, ada struktur yang berubah pada tupoksi P3E.

"Di Sumatera dalam satu hari saja sudah 2 kali minta ke pusat, ada p**a Cevron bocor. PPKL dan PSLB3, ada pencemaran di sungai sehingga ikan pada mati," ujar Amral.

Hal senada juga disampaikan Drs. Rijaluzzaman selaku Kepala P3E Bali Nusra. @ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

  kali ini admin mau membagi tips bagi yang mempunyai hobi berkebun, yaitu membuat pupuk cair/MOL dari nasi basi. MOL (M...
17/07/2020

kali ini admin mau membagi tips bagi yang mempunyai hobi berkebun, yaitu membuat pupuk cair/MOL dari nasi basi. MOL (Mikro Organisme Lokal) adalah jenis pupuk yang mengandalkan jenis-jenis mikro organisme. Nah, untuk membuat MOL bahan yang dibutuhkan, antara lain nasi basi, wadah dengan penutup, botol, gula pasir dan kaus tangan.

Langkah pertama adalah gunakan sarung tangan untuk mengepal-ngepal nasi basi menjadi bola-bola, cukup 4 sampai 5 bola. Selanjutnya, simpan bola-bola nasi basi di dalam wadah tertutup dan simpan di. tempat yang tidak terkena matahari. Diamkan selama 1 minggu sampai nasi basi ditumbuhi jamur.

Setelah tumbuh jamur pada nasi, pindahkan ke dalam botol air berukuran 2 liter dan campur dengan 1,5 lt air dan 5 sendok gula pasir kemudian tutup dengan rapat. Tunggu 4 sampai 5 hari kemudian buka botol untuk mengeluarkan gas pupuk cair di dalamnya kemudian tutup kembali dan kocok wadahnya agar nasi basi dan larutan gula tercampur hingga rata.

Ulangi hal tersebut hingga pupuk organik tersebut menjadi cairan dan beraroma tapai. Ketika sudah berbau, saring ampasnya, dan pupuk organik MOL sudah siap kamu gunakan. Mudah bukan?
Sebelum kamu gunakan untuk menyiram tanaman, campur MOL ini dengan air dengan perbandingan 1:5. Selamat mencoba!





@ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

 ,Apakah kamu tahu kenapa ular sering masuk rumah? Ya, bisa jadi karena di rumah kamu banyak tikusnya lho. Padahal, tiku...
16/07/2020

,
Apakah kamu tahu kenapa ular sering masuk rumah? Ya, bisa jadi karena di rumah kamu banyak tikusnya lho. Padahal, tikus itu habitat aslinya di sawah, kebun, ladang, saluran air, dan semak-semak. Dekatnya habitat ular dengan wilayah pemukiman atau rumah tentu saja dapat mengusik dan mengancam kenyamanan kita. Reaksi kita yang sering muncul adalah membunuhnya karena takut digigit. Apalagi kalau ularnya berbisa. Huh, begitu menakutkan.

Meski begitu, perlu sadar bahwa membunuh ular dapat mengancam pada berkurangnya pop**asi ular. Padahal, ular mempunyai peran penting bagi mata rantai ekosistem lho , yaitu sebagai predator alami tikus, serangga, dan burung sehingga dapat menjaga pop**asi hama tetap terkendali. Bukan hanya itu saja, ular juga merupakan sumber makanan (mangsa) bagi mamalia, burung-burung predator, seperti elang, burung hantu, dan reptil lainnya.

Jadi, , yuk kita lindungi fauna ini dari ancaman kepunahan. Stop membunuh ular.
Kontributor .47

Sumber foto :
Dictio.id, rivanputra.wordpress.com @ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

 , Apa yang bisa kamu lakukan agar mata air tetap mengalir?  Salah satunya,  melalui upaya perlindungan atau konservasi ...
15/07/2020

,
Apa yang bisa kamu lakukan agar mata air tetap mengalir? Salah satunya, melalui upaya perlindungan atau konservasi mata air. Caranya dengan menanam pohon di sekitar titik mata air dengan radius 10-15 m. Atau, kamu juga dapat menanam pohon di area imbuhan air tanah sebagai springshead protection.

Pohon yang ditanam pun bukan sembarang pohon lho.Tentu saja, jenis pohon berfungsi menjaga kelestarian mata air hingga memicu munculnya mata air baru. Karakteristik pohon tersebut seperti akar tunggang yang dalam, tanaman berumur panjang, daun tidak gugur, dan stomata lebih sedikit. Nah, jenis pohon itu, seperti pohon aren, gayam, kedawung, trembesi, beringin, bambu, dan randu.
Yuk, kita jaga mata air kita agar tetap mengalir dengan tetap menjaga kelestariklan pohon-pohon tersebut.
πŸ“· .ningsih91





@ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

  - kementerianlhk by Selamat Rabu pagi  . Pagi nan indah melihat hamparan hutan betung kerihun. πŸ˜β˜•Taman Nasional Betung...
15/07/2020

- kementerianlhk by
Selamat Rabu pagi . Pagi nan indah melihat hamparan hutan betung kerihun. πŸ˜β˜•

Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum terletak di Provinsi Kalimantan Barat tepatnya di Kab. Kapuas Hulu.

Taman Nasional Betung Kerihun sendiri di dominasi oleh lebatnya hutan kalimantan yg memiliki luas -/+ 816.000 ha dan dimna didalamnya juga terdapat banyak sekali potensi keanekaragaman hayati.

Selain itu juga World Wide Fund for Nature untuk melindungi wilayah hutan Kalimantan seluas 220.000 kmΒ², Pemerintah Brunei, Indonesia dan Malaysia melaksanakan penandatanganan perjanjian di Bali pada tanggal 12 Februari 2007, untuk mendukung inisiatif agar menjadikan kawasan ini masuk kedalam salah satu Jantung Kalimantan.

Wilayah ini merupakan habitat bagi 10 spesies endemik primata, lebih dari 350 spesies burung, 150 spesies reptil dan amfibi, dan 10.000 spesies tumbuhan. Sejak 2007 sampai 2010, sebanyak 123 spesies baru ditemukan di wilayah ini. Laporan status tahun 2012 menemukan bahwa hutan hujan dataran rendah Kalimantan semakin rusak dan terancam.

Yuk ke , namun, saat sudah dibuka nanti ya, dan tetap patuhi protokol kesehatan ya. πŸ‘ŒπŸ˜·

Sumber:










 ,..Barangkali kamu tidak tahu kalau hutan itu  tak sekadar  menghasilkan kayu saja, tapi juga hasil hutan bukan kayu at...
14/07/2020

,..
Barangkali kamu tidak tahu kalau hutan itu tak sekadar menghasilkan kayu saja, tapi juga hasil hutan bukan kayu atau HHBK. Contohnya, hutan rakyat yang terdapat di Kabupaten Lebak.

Yup, Kelompok Tani Wanawiyata Widyakarya merupakan salah satu kelompok tani hutan di Kabupaten Lebak yang berorientasi pada kegiatan produksi gula aren. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 1990-an hingga saat ini.

Hebatnya, petani di sini dapat memproduksi gula aren sebesar sebesar 8 ton per bulan dengan omzet penjualan lebih dari 500 juta. Wow, bukan main.

Selain itu, produksi gula arennya dikemas degan baik dengan sertifikat organik, memberi nilai tambah tersendiri sehingga dapat diterima dan dimanfaatkan dalam waktu yang lama oleh masyarakat.

Oh iya, asal tahu saja, hasil hutan bukan kayu ini merupakan salah satu andalan pendapatan masyarakat di desa ini, lho.

Jadi, , dengan mempertahankan pohon aren tanpa menebang pohonnya menjadikan areal hutan rakyat di Kabupaten Lebak tadi tetap terjaga kelestariannya sebagai pengatur tata air. Hebat kan? Kamu juga bisa lho.
πŸ“·







@ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

  - kementerianlhk by Kerja Lapangan Menteri LHK untuk Yakinkan Aktivitas di Transisi Covid-19 , Menteri LHK .nurbayabak...
13/07/2020

- kementerianlhk by
Kerja Lapangan Menteri LHK untuk Yakinkan Aktivitas di Transisi Covid-19

, Menteri LHK .nurbayabakar bersama Wamen Alue Dohong dan para Dirjen melanjutkan kerja lapangan di Wonosobo, Minggu (12/7). Kegiatannya meliputi evaluasi kawasan wisata alam yang sedang menyesuaikan dan adaptasi transisi covid, agar tetap dengan protokol menjaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan.

Sesuai pesan Presiden RI Joko Widodo bahwa penanganan pemulihan lingkungan sangat penting demikian p**a pemanfaatan berbagai lokasi untuk menjadi produktif membantu masyarakat. Kombinasi kerja hutan sosial, produktivitas masyarakat dengan ekowisata dan industri kayu putih hutan sosial menjadi langkah yang positif. Sejalan dengan itu, upaya pemulihan lingkungan dengan rehabilitasi lahan terus dilakukan.

"Saya meminta Dirjen KSDAE untuk melaporkan setiap hari perkembangan 29 spot kawasan wisata alam ini, khususnya kaitan dengan naik turunnya angka sebaran Covid-19," ujar Menteri Siti. Harus ada kehati-hatian dan penerapan protokol covid.

"Saya perintahkan Dirjen KSDAE agar melakukan pengecekan kembali secara keseluruhan. Di antaranya redesain infrastrukturnya, agar tidak terlalu banyak bangunan fisiknya, dan lebih menonjolkan lanskapnya," ucapnya.

Selain itu, setelah berdiskusi bersama Sekda Kabupaten Wonosobo, Menteri Siti mengatakan keterlibatan Pemerintah Desa dan Kecamatan perlu ditingkatkan, begitu juga dengan masyarakat tani.





Apakah   pernah mendengar  program perhutanan sosial KLHK? Ya, program ini merupakan salah satu upaya pembangunan kehuta...
13/07/2020

Apakah pernah mendengar program perhutanan sosial KLHK? Ya, program ini merupakan salah satu upaya pembangunan kehutanan yang memberi kesempatan pada masyarakat di dalam dan di sekitar hutan untuk berpartisipasi dalam pembangunan kehutanan lho.

Akses legal pengelolaan kawasan hutan, dibuat dalam lima skema pengelolaan. Dan, salah satunya melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm), yaitu hutan negara yang pemanfaatan utamanya ditujukan untuk memberdayakan masyarakat setempat. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutana Nomor P.88/Menhut-II/2014 tentang Hutan Kemasyarakatan.

Nah , salah satu Kelompok Tani (KT) yang mendapat izin mengelola hutan kemasyarakatan adalah KT Sedyo Rukun. KT ini dipimpin Sudarmi, anggotanya 48 orang, sebagian besar terdiri dari ibu-ibu.Tahun 2007, masyarakat yang tinggal di sekitar area hutan yang secara administrasi berada di Dusun Ketangi, Desa Banyusoco bisa berpartisipasi dalam pengelolaan hutan negara, dengan izin yang diberikan selam 35 tahun. Lahan yang dikelola seluas 17 Ha, pada petak 95 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Menggoro, Bagian Daerah Hutan (BDH) Paliyan. Selain tanaman jati sebagai tanaman utama, KT ini memanfaatkan lahan di bawah tegakan dengan menanam jahe, garut, kunyit, temulawak, dan diolah menjadi makanan dan minuman antara lain kripik garut, minuman instant dari kunyut, jahe dll.

Jadi, , selain bisa memanen jati, KT juga bisa mendapatkan tambahan penghasilan lho.
πŸ“·





@ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

  - kementerianlhk by RHL untuk Menjaga Mata Air di Kawasan Hulu DAS , Air menjadi kebutuhan mendasar manusia. Kebutuhan...
12/07/2020

- kementerianlhk by
RHL untuk Menjaga Mata Air di Kawasan Hulu DAS

, Air menjadi kebutuhan mendasar manusia. Kebutuhan akan air bersih dapat dipenuhi salah satunya dengan merawat mata air yang ada. Kementerian LHK mendukungnya dengan melakukan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) khususnya di kawasan hulu.

Dalam rangka peninjauan dan supervisi pelaksanaan RHL di lapangan, Menteri LHK .nurbayabakar melakukan kunjungan kerja di wilayah kerja Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (PDASHL) Solo, tepatnya di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar (11/7).

Pada kunjungan kerja tersebut, Menteri Siti didampingi Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Plt Dirjen PDASHL Hudoyo, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Wiratno, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Bambang Supriyanto, Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Agus Justianto, Plt. Staf Ahli Menteri Bidang Pangan Apik Karyana, dan Staf Khusus Menteri Bidang Konstitusional Masyarakat dan Kemitraan Kelik Wirawan. Turut hadir anggota Komisi IV DPR RI, Luluk Nur Hamidah.

"Kami jajaran pimpinan di KLHK melakukan kunjungan kerja ini untuk meyakinkan kerja lapangan dilakukan dengan baik oleh jajaran teknis. Dimulai minggu lalu ke Majalengka Jawa Barat, pekan ini di Jawa Tengah, dan rencananya minggu depan ke Jawa Timur," tutur Menteri Siti.

Titik pertama yang dikunjungi yaitu bangunan konservasi tanah dan air (KTA) berupa Dam Penahan (DPn) di Desa Plumbon Karanganyar, yang termasuk wilayah sub DAS Samin. Bangunan KTA berfungsi sebagai penahan sedimen dan aliran air permukaan. Di lokasi ini, rombongan juga meninjau pemeliharaan Tanaman RHL Tahun-1 pada petak 47-1 seluas 9,81 ha, yang merupakan bagian dari RHL tahun 2019 seluas 750 Ha di Kabupaten Karanganyar.

"Kami juga menyediakan bibit berkualitas dan produktif sejumlah 1 juta batang setiap tahun," tutur Plt. Dirjen PDASHL, Hudoyo.





  - kementerianlhk by Siapa sangka cekakak jawa ternyata juga memangsa tikus? Ini catatan pertama burung cekakak jawa (s...
12/07/2020

- kementerianlhk by
Siapa sangka cekakak jawa ternyata juga memangsa tikus? Ini catatan pertama burung cekakak jawa (satu keluarga dengan jenis raja udang) memangsa tikus, biasanya serangga, kodok, ikan, atau reptil kecil.

Tikus ini beberapa kali dibanting ke aspal menurut cerita pemotretnya . Cekakak jawa juga terlihat kesulitan memangsa tikus yang ukurannya hampir sama dengan tubuh burung. Burung ini juga mencoba terbang, namun karena mangsanya besar dan berat, akhirnya dibawa turun ke pematang sawah untuk disantap. Hasil buruannya yang besar ini menarik perhatian burung cekakak sungai untuk turut menikmati. Perebutan makanan memang biasa terjadi di dunia satwa ya .

Foto ini membuktikan kalau burung bermanfaat untuk mengurangi hama dan membantu petani.
Jadi hentikan perburuan burung. Biarkan mereka menjalankan fungsinya sebagai penyeimbang ekosistem.
Selamatkan alam dengan sederhana, biarkan satwa liar hidup bebas.




 ...,Serangga yang satu ini pasti familar dengan kehidupan kamu. Penampilannya yang cantik dengan sayapnya yang warna wa...
12/07/2020

...,
Serangga yang satu ini pasti familar dengan kehidupan kamu. Penampilannya yang cantik dengan sayapnya yang warna warni itu selalu mencuri perhatian setiap orang yang melihatnya. Ya, serangga itu adalah kupu-kupu.

Yup,Indonesia memang patut bangga dikarunia biodiversitas yang amat kaya. Dikutip dari https://www.goodnewsfromindonesia.id / dari jenis kupu-kupu saja kita menempati peringkat dua dunia dengan jumlah 2.500 jenis kupu-kupu. Ya, satu tingkat di bawah Brazil yang masih bertengger di peringkat pertama yang memiliki 3.000 jenis kupu-kupu.

Berita menariknya , tingkat keunikan atau endemisitas kupu-kupu di Indonesia cukup tinggi, yakni 50 persen dari jenis yang ada. Dan, lebih menakjubkan lagi kupu-kupu yang paling besar kedua dunia setelah kupu-kupu sayap burung Queen Alexandara's birdwing, hidup di Indonesia, yaitu kupu-kupu jenis Ornithoptera goliath. Atau, biasa disebut dengan Goliath Birdwing.

Ya, bicara tentang kupu-kupu memang selalu menarik. Selain unik, kupu-kupu sangat membantu proses penyerbukan biotik pada banyak tanaman hias. Tak hanya itu, kupu-kupu mempunyai peranan penting dalam ekosistem biologi dan rantai makanan, lho.Bahkan, karena kupu-kupu sensitif terhadap cuaca, banyak ilmuwan memanfaatkannya untuk memantau perubahan iklim.

Yuk, kita jaga kekayaan kehati kita untuk masa depan bangsa.
(Teks dari berbagai sumber).

πŸ“· ,
@ Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa

Address

Jalan Siliwangi (Ring Road Barat)
Siliwangi

Telephone

+6281804247000

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when P3EJawa_KLHK posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to P3EJawa_KLHK:

Share