08/11/2014
* Canda dengan Menakut-nakuti Sesama Muslim *
Terdapat kisah tentang canda memilukan yang penulis baca di salah satu website (situs internet) bernama Al ankabut, dan ingin saya nukilkan untuk Anda sebagaimana adanya. Kisah ini diposting (dikirimkan) oleh Khalud Ba Salam dengan judul: “Gara-gara flash video, seorang wanita hamil keguguran (janinnya). ”Beberapa milis (jejaring surat elektronik) juga sempat dikejutkan oleh kisah seorang wanita hamil yang kehilangan janin pertamanya karena cuplikan video yang mengandung lelucon. Memang tidak ada yang menjamin kebenaran cerita ini, tetapi tulisan yang berisi kesaksian wanita ini menyiratkan kebenaran tersebut dan perasaan luka di hatinya. Kami akan menukilkan kisah ini untuk anda seperti yang kami dapat dari milis tadi, dengan judul “Canda yang Mematikan”.
Wanita itu mengisahkan: “Barangkali Anda terheran-heran dengan judul milis-ku kali ini. Namun Anda tidak akan heran lagi setelah mengetahui kejadian sebenarnya, penyebab kesedihan dan kedukaan hatiku. Seperti biasanya, aku membuka milis untuk mencari hal-hal yang bermanfaat. Tetapi apa yang aku temukan kali itu berbeda. Aku menemukan judul file (berkas) yang membuatku penasaran akan isinya; dan aku yakin orang selainku juga akan bertindak demikian. Judul yang dimaksud adalah: ‘Carilah kesalahan pada gambar-gambar ini.’ Aku pun langsung mengaktifkan berkas visual (berbentuk video) itu karena ingin melihatnya, sekaligus mengasah kemampuan otakku. Mulanya aku melihat gambar ruangan yang tampak biasa-biasa saja, tidak terlihat kejanggalan apa pun di situ. Dan ketika aku memperhatikan semua sisinya selama beberapa saat, tiba-tiba di monitor komputerku dipenuhi gambar-gambar menakutkan, belum lagi seketika itu volume speaker (pengeras suara)-nya tiba-tiba membesar sehingga suasana menjadi seram dan benar-benar mencekam. Keterkejutan dan ketakutanku ini mengakibatkan calon bayiku yang pertama gugur, sebelum kedua mataku melihat sosoknya. Setelah kejadian tersebut, pembuat program (aplikasi video) yang menakutkan itu meminta maaf kepadaku, tetapi apakah permintaan maafnya dapat mengembalikan kebahagiaan atas kehamilan pertamaku? Apakah permintaan maafnya dapat mengobati kepedihanku atas kehilangan janinku yang selama ini kuurus, calon bayi yang membuat hatiku tentram? Saudara-saudaraku, aku beriman kepada takdir Allah dan karenanya aku sering berdo’a: “Ya Allah, berilah aku pahala atas musibahku ini dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.” Alhamdulillah, keimananku kepada Allah begitu besar (sehingga mampu melewati cobaan ini). Hanya saja, aku meminta kepada semuanya agar menghentikan perbuatan usil seperti ini dan hendaknya orang yang s**a berbuat demikian dibimbing agar tidak menyebarkan lelucon mematikan sebagaimana telah menimpaku.”
Sepintas, canda terkesan ringan. Namun apabila ia ditempatkan secara salah, akibatnya bisa jauh dari yang dibayangkan, apalagi menyangkut hukum Syari’at dan kesuciannya. Karena canda, seorang Muslim bisa terjerumus ke dalam kemurtadan. Karena canda p**a, seorang suami bisa kehilangan istrinya.
(Sumber: Buku Canda Nabi ﷺ dan Orang-Orang Shalih; As-Sayyid bin Ahmad Hamudah)