30/06/2026
Bayangkan..
Sejak engkau lahir ada seseorang yang selalu mengirimkan uang kepadamu.
Ia menanggung seluruh kebutuhanmu: makanan, minuman, pakaian, biaya pendidikan, dan semua yang engkau perlukan.
Setelah bertahun-tahun berlalu dalam hidupmu, dikatakan kepadamu, "Jika engkau mengenakan pakaian seperti ini dan meninggalkan hal seperti itu, maka besok engkau akan bertemu dengan orang yang baik lagi dermawan ini."
Bagaimana kira-kira kesungguhanmu untuk memenuhi apa yang ia minta?
Dan betapa besarnya kegembiraanmu ketika melihat wajahnya.
Jika demikian perasaanmu terhadap seorang manusia yang hanya memberikan sebagian kebaikan kepadamu.
Lalu bagaimana dengan Dzat yang telah menciptakanmu, membesarkanmu dengan limpahan nikmat-Nya, sementara setiap kebaikan yang ada padamu berasal dari-Nya, dan setiap keburukan yang terhindarkan darimu adalah karena Dia yang menjagamu?
Dia juga telah memberimu berbagai karunia, bahkan banyak di antaranya yang tidak pernah engkau minta.
Maka, bagaimana kiranya kegembiraanmu ketika melihat wajah-Nya?
Demi Allah, tidak ada kenikmatan yang dapat menandinginya.
Tidak ada kelezatan yang sebanding dengan memandang wajah-Nya.
Dan tidaklah engkau pernah diberi suatu kenikmatan pun yang lebih engkau cintai daripada nikmat memandang wajah-Nya Yang Mahamulia.
Ketahuilah semoga Allah menjagamu bahwa tidak ada yang menghalangimu dari kenikmatan agung itu selain engkau harus menjadi seorang yang mentauhidkan Allah,* menjauhi segala bentuk bid'ah, menunaikan kewajiban-kewajiban, memperbanyak amalan-amalan sunnah semampumu, meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan, bersungguh-sungguh menjauhi perkara-perkara yang makruh, serta menjadi hamba yang sabar lagi bersyukur.
Ditulis oleh: Syaikh sulaiman Ar-Ruhaili ΨΩΨΈΩ Ψ§ΩΩΩ