27/01/2024
Bandar Lampung --- Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Ny. Riana Sari Arinal yang diwakili oleh Ketua Pokja IV, Ny. Desnely Ardianingsih dan Anggota Pokja IV, Ny. Meriyanti menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Talkshow Kesehatan Memperingati Hari Gizi Nasional Ke- 64 Tahun 2024. di Aula Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang.
Jumat, (26/01/2024).
Dalam sambutannya, Ibu Riana berpesan agar peringatan hari gizi nasional setiap tanggal 25 Januari, dapat mengingatkan kita untuk fokus kepada kesehatan anak Indonesia khususnya masalah stunting yang merupakan Program Prioritas Nasional Pemerintah dan juga konsern utama Tim Penggerak PKK Pusat yang masuk dalam 10 program pokok PKK point ke 7 yaitu kesehatan.
Seperti yang kita ketahui pada tahun 2019 angka stunting di Provinsi Lampung masih sebesar 26,26%, namun di tahun 2022 Lampung bisa memperbaiki menjadi 15,2%, sehingga Provinsi Lampung masuk kedalam kategori tiga besar Provinsi di Indonesia dengan prevalensi stunting terendah secara nasional. Hal ini membuktikan bahwa Provinsi Lampung sangat konsern terhadap isu penanganan dan pencegahan stunting
TP PKK Provinsi Lampung sendiri sebagai mitra dari pemerintah juga terus berupaya dalam penurunan dan pencegahan stunting di Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Konvergensi Stunting Multistakeholder Berbasis Desa di 15 Kabupaten/Kota melalui beberapa program diantaranya :
- Pendataan Ibu Hamil dan Balita (terintegrasi dengan smart village)
- Pemberian bantuan kebun, kolam dan ternak
- Pemberian Makanan Tambahan untuk Ibu Hamil dan Balita dan Stimulan STBM (Sarana jamban dan air bersih)
- Pelatihan ekonomi kreatif bagi perempuan kepala rumah tangga (PEKKA)
- Sosialisasi Pola Konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi,Seimbang, dan Aman) Goes To School
- Kerjasama dengan dengan AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia ) Lampung dalam kampanye pemberian ASI Ekslusif 2 Tahun
Harapannya segala upaya yang kita lakukan bersama melalui kerjasama antar pemangku kepentingan dalam penanganan dan pencegahan stunting di Provinsi Lampung dapat menurunkan bahkan menghapus angka prevalensi stunting di Provinsi Lampung dan menjadikan generasi-generasi muda mendatang yang cerdas bebas dari stunting