08/04/2022
Manfaat Menanam Tanaman Refugia
Tumbuhan berbunga yang dijadikan tanaman refugia dapat menjadi tempat perlindungan serta sebagai penyedia pakan bagi predator dari hama tanaman padi. Makanan yang didapatkan predator dari tumbuhan berbunga adalah madu dan nectar dari bunga serta serangga hama yang bersembunyi pada tumbuhan tersebut. Selain dapat memperoleh madu dan nectar dari tumbuhan berbunga yang didatanginya, predator juga dapat menemukan mangsa yang bersembunyi ditumbuhan berbunga tersebut, sehingga predator dapat dengan mudah memangsa mangsanya. Keberagaman fauna karena adanya tanaman berbunga (refugia) akan menyebabkan terbentuknya ekosistem yang lebih stabil, yang pada gilirannya akan menjaga terjadinya keseimbangan komponen ekosistem. Kehadiran tumbuhan berbunga dengan demikian sangat penting untuk melestarikan populasi musuh alami di suatu ekosistem seperti agroekosistem.
Namun tidak semua tanaman bisa menjadi tanaman refugia, salah satu syarat untuk menjadi tanaman refugia adalah:
Warna tanaman dan bunga yang mencolok, biasanya warna kuning
Benih/bibit mudah diperoleh
Mudah ditanam
Regenerasi tanaman cepat dan berkelanjutan
Cocok dijadikan tanaman multiple crop
Beberapa contoh tanaman yang berpotensi sebagai Refugia adalah
Tanaman Hias - Beberapa diantaranya yaitu bunga matahari (Helianthus annuus), bunga kertas Zinnia (Zinnia sp), kenikir (Cosmos caudutus).
Gulma - Diantaranya yaitu babadotan (Ageratum conyzoides), Ajeran (Bidens pilosa L), bunga tahi ayam (Tagetes erecta).
Tumbuhan Liar - Diantaranya yaitu rumput setaria (Setaria sp), pegagan (Centella asiatica), bunga legetan (Synedrella nodiflora), rumput kancing ungu (Borreria repens) dan kacang hias (Arachis pentoi).
Sayuran - Beberapa sayuran yang berpotensi sebagai refugia sekaligus bahan pangan antara lain yaitu kacang panjang (Vigna unguiculata spp.), bayam (Amaranthus spp.) dan jagung (Zea mays).