Ponpes An Nuriyyah 3 Kukar

Ponpes An Nuriyyah 3 Kukar Informasi seputar Pon Pes An Nuriyyah 3

05/08/2025
MSU di Mushalla desa Mtrebet kab. PurbalinggaAlhamdulillah
05/08/2025

MSU di Mushalla desa Mtrebet kab. Purbalingga
Alhamdulillah

Late postMSU di MT Miftahuddin Wlahar Larangan Brebes Alhamdulillah
05/08/2025

Late post
MSU di MT Miftahuddin Wlahar Larangan Brebes
Alhamdulillah

Hanya di dalam kegelapan, kita dapat melihat bintang-bintang
07/10/2024

Hanya di dalam kegelapan, kita dapat melihat bintang-bintang

Lirik Dzikrul MautKarya Abuya KH. Abunur Jazuli Nachrawi Amaith Al HafidzPendiri PTQ An Nuriyyah Bumiayu
09/08/2024

Lirik Dzikrul Maut
Karya Abuya KH. Abunur Jazuli Nachrawi Amaith Al Hafidz
Pendiri PTQ An Nuriyyah Bumiayu

Allah Ta’ala berfirman:“Setiap jiwa pasti merasakan kematian..” (QS. Ali Imran: 185)Ayat lainnya:“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, k...

03/07/2023
*BERSEDEKAH DI KALA SUSAH* _ALQURAN menyebutkan bahwa tanda orang bertakwa antara  adalah  mampu berinfak atau bersedeka...
09/03/2023

*BERSEDEKAH DI KALA SUSAH*

_ALQURAN menyebutkan bahwa tanda orang bertakwa antara adalah mampu berinfak atau bersedekah di waktu lapang dan sempit atau waktu susah. Orang yang bersedekah di waktu lapang itu biasa. Akan tetapi, orang yang bersedekah di waktu susah itu luar biasa._

ANJURAN untuk bersedekah tersebut bermakna bahwa dalam kondisi sesulit apa pun, manusia masih bisa memberikan sesuatu di jalan Allah. Meski cuma sedikit, yang terpenting adalah pemberian itu diberikan dengan keikhlasan dan hanya mengharap ridho ilahi.

NAMUN, terkadang, kita sangat sulit memberikan sedikit apa yang kita punya dalam kondisi lapang. Lebih sulit lagi dalam kondisi sempit, kita sulit unuk bersedekah.

KONDISI semacam itu tentu saja atas dasar berbagai pertimbangan. Hal itu menyebabkan kita merasa ada kesulitan untuk bersedekeah atau berinfak.

ANJURAN untuk berinfaq (sedekah) pada waktu lapang tujuannya adalah untuk menghilangkan perasaan sombong. Pun p**a, tujuannya adalah untuk menghilangkan serakah dan cinta yang berlebihan terhadap harta.

SEMENTARA itu, bersedekah di waktu susah dianjurkan agar sifat manusia yang lebih s**a diberi daripada memberi bisa berubah. Berubah dari s**a diberi menjadi s**a memberi kepada orang lain.

TANGAN di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Rasulullah SAW pun mengingatkan kita untuk jangan segan bersedekah meski hanya dengan sebutir kurma. Hal itu sesuai dengan pesan beliau seperti yang di bawah ini.

"Jauhkanlah dirimu dari api neraka walaupun dengan (bersedekah) sebutir kurma."(HR MUTTAFAQ ALAIH).

ALQURAN pun mengingatkan akan hal itu. Yakni dalam Surah Ali Imran seperti di bawah ini.

”Orang-orang yang bertakwa ialah orang-orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah dalam keadaan mudah maupun susah, yang menahan amarahnya meskipun sebenarnya mampu melampiaskannya, dan yang memaafkan orang yang berbuat zalim kepadanya. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik yang memiliki perangai semacam itu." (QS Ali Imran ayat 134).

BERSEDEKAH berarti memberikan sesuatu bagi orang lain yang membutuhkan. Selama ini, sudah menjadi satu kebiasaan bahwa hanya orang-orang yang memiliki kelebihan terutama pada harta yang bisa melakukan sedekah

ABU HURAIRAH R A. menyatakan bahwa ada seseorang yang menemui Nabi Muhammad SAW lalu ia berkata, *_“Wahai Rasulullah, sedekah yang mana yang lebih besar pahalanya?”_*

RASULULLAH SAW menjawab, *_“Engkau bersedekah pada saat kamu masih sehat, saat kamu takut menjadi fakir, dan saat kamu berangan-angan menjadi kaya. Dan janganlah engkau menunda-nunda sedekah itu, hingga apabila nyawamu telah sampai di tenggorokan, kamu baru berkata, 'Untuk si fulan sekian dan untuk fulan sekian, dan harta itu sudah menjadi hak si fulan.”_* (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 1419 dan Muslim no. 1032).

HAKIM CIUM TANGAN TERDAKWA (Sebuah Pelajaran Berharga dr Jordania)Hakim itu mengejutkan semua orang di ruang sidang. Ia ...
06/03/2023

HAKIM CIUM TANGAN TERDAKWA (Sebuah Pelajaran Berharga dr Jordania)

Hakim itu mengejutkan semua orang di ruang sidang. Ia meninggalkan tempat duduknya lalu turun untuk mencium tangan terdakwa.

Terdakwa yang seorang guru SD itu juga terkejut dengan tindakan hakim. Namun sebelum berlarut-larut keterkejutan itu, sang hakim mengatakan, “Inilah hukuman yang kuberikan kepadamu, Guru.”

Rupanya, terdakwa itu adalah gurunya sewaktu SD dan hingga kini ia masih mengajar SD. Ia menjadi terdakwa setelah dilaporkan oleh salah seorang wali murid, gara-gara ia memukul salah seorang siswanya. Ia tak lagi mengenali muridnya itu, namun sang hakim tahu persis bahwa pria tua yang duduk di kursi pesakitan itu adalah gurunya.

Hakim yang dulu menjadi murid dari guru tsb mengerti benar, pukulan dr guru itu bukanlah kekerasan. Pukulan itu tidak menyebabkan sakit dan tidak melukai. Hanya sebuah pukulan ringan untuk membuat murid-murid mengerti akhlak dan menjadi lebih disiplin. Pukulan seperti itulah yang mengantarnya menjadi hakim seperti sekarang.

Peristiwa yang terjadi di Jordania pada pekan lalu dan dimuat di salah satu surat kabar Malaysia ini sesungguhnya merupakan pelajaran berharga bagi kita semua sebagai orangtua. Meskipun kita tidak tahu persis kejadiannya secara detil, tetapi ada hikmah yang bisa kita petik bersama.

Dulu, saat kita “nakal” atau tidak disiplin, guru biasa menghukum kita. Bahkan mungkin pernah memukul kita. Saat kita mengadu kepada orangtua, mereka lalu menasehati agar kita berubah. Hampir tidak ada orangtua yang menyalahkan guru karena mereka percaya, itu adalah bagian dari proses pendidikan yang harus kita jalani. Buahnya, kita menjadi mengerti sopan santun, memahami adab, menjadi lebih disiplin. Kita tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang hormat kepada guru dan orangtua.

Lalu saat kita menjadi orangtua di zaman sekarang… tak sedikit berita orangtua melaporkan guru karena telah mencubit atau menghukum anaknya di sekolah. Hingga menjadi sebuah fenomena, seperti dirilis di Kabar Sumatera, guru-guru terkesan membiarkan siswanya. Fungsi mereka tinggal mengajar saja; menyampaikan pelajaran, selesai.

Bukannya tidak mau mendidik muridnya lebih baik, mereka takut dilaporkan oleh walimurid seperti yang dialami teman-temannya. Sudah beberapa guru di Sumatera Selatan dilaporkan wali murid hingga harus berurusan dengan polisi.

Semoga tulisan ini, bagi kita para orangtua atau walimurid, bisa membangun hubungan yang lebih baik dengan guru. Kita bersinergi untuk menyiapkan sebuah generasi masa depan. Bukan hubungan atas dasar transaksi yang rentan lapor-melaporkan.

Mohon di share ke grup lain.. Kalo ada cuma di grup yg banyak gurunya gak bakal ada gunanya.. Bukan mencari pembenaran Tapi hanya membuka fakta.. ..🙏

KEUTAMAAN MEMBERI MINUM AIRDari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: لَيْس...
26/02/2023

KEUTAMAAN MEMBERI MINUM AIR

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

لَيْسَ صَدَقَةٌ أَعْظَمَ أَجْرًا مِنْ مَاءٍ

"Tiada shadaqah yang paling besar pahalanya daripada air". [HR. Al-Baihaqi]

Ada yang bertanya kepada Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma:

Shadaqah apa yang paling utama ? Jawabnya: Air, tidakkah kalian memperhatikan kepada penduduk neraka ketika meminta tolong penduduk syurga

أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ

Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzkikan Allah kepadamu (QS:Al A'raaf: 50)

Berkata al-Imam al-Qirthubi rahimahullah:

"Dalam ayat ini ada dalil tentang memberi minum air itu termasuk amalan yang utama."

Berkata sebagian Tabi'in:

"Barang siapa banyak dosanya hendaknya dia memberi minum air."

Tafsir al-Qurthubi

وروي عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (( ليس صدقة أعظم اجر من ماء )). ( حسن لغيره) رواه البيهقي { صحيح الترغيب والترهيب ج2ص566

وقد سئل ابن عباس: أي الصدقة أفضل؟ فقال: الماء، ألم تروا إلي أهل النار حين إستغاثوا بأهل الجنة

"أن أفيضوا علينا من الماء أومما رزقكم الله"

قال الإمام القرطبي (في هذه الآية دليل على أن سقي الماء من أفضل الأعمال.

وقد قال بعض التابعين: من كثرت ذنوبه فعليه بسقي الماء

Karomah Mama Harun Banten Yang Makamnya Ada Dimana-manaMama Hamzah Sulaeman Harun atau yang lebih akrab disapa Ki Harun,...
26/02/2023

Karomah Mama Harun Banten Yang Makamnya Ada Dimana-mana

Mama Hamzah Sulaeman Harun atau yang lebih akrab disapa Ki Harun, merupakan sosok Waliyullah sekaligus paku tanah banten yang berasal dari Gunung Karang Pandeglang Banten. Gerak geriknya sering kali menjadi gambaran suatu hal yg akan terjadi pada seseorang atau pada lingkungan. Ucapan dan tingkahnya yg nyeleneh mengandung arti yg awalnya tak bisa ditangkap oleh akal. Namun ternyata, beliau tengah menggambarkan sesuatu yg akan terjadi. Namanya mungkin tak semasyhur Abuya Dimyati Cidahu, Abuya Sanja Kadukaweng atapun Abuya Bustomi Cisantri, namun menurut sebagian masyarakat justru sosok inilah yang menjadi pelindung dan penanggung jawab beberapa waliyullah di tanah banten, bahkan beberapa karomahnya pun cukup menggemparkan masyarakat Banten semasa hidupnya.

Banyak sekali kisah keanehan beliau yg bertingkah di luar adat kebiasaan. Dan yg menyaksikannya bukan hanya satu atau dua orang, namun hampir seluruh penduduk gunung karang telah menyaksikan karomah Beliau, sehingga ke luar biasaannya ini membuat masyrakat setempat sangat menghormatinya . Bahkan menurut Abuya Dimyati cidahu, jika tidak ada orang yg seperti ki harun dunia ini akan mudah hancur.

Beliau merupakan keturunan dari Syekh Karan yang dimakamkan di puncak Gunung Karang. Tempat kelahiran Beliau yaitu di Kp. Salagunung Kel. Pagerbatu Kec. Majasari Kab pandeglang prov. Banten. Dikabarkan kewafatan Beliau sudah berkali kali di berbagai daerah, sehingga makamnya pun sudah ada dimana mana, terakhir kabar kewafatan dan makam Ki Harun berada di di daerah Kuranten-Pandeglang. Selain itu, makam Beliau juga ada di daerah bogor, s**abumi, lampung dan beberapa daerah lainnya.

Hampir seluruh warga pandeglang mengetahui keistimewaan Ki Harun, meskipun Beliau berpenampilan dengan tidak menggambarkan orang yang istimewa. Banyak masyarakat setempat dan muhibbinnya yang secara langsung menyaksikan karomah Beliau.

26/02/2023

BERTOBAT

_TIDAK pantas sebagai seorang muslim jika memasuki pagi dan_ _petang tanpa bertobat. Kenapa demikian itu?_ _Karena kita tidak tahu_ _kapan kematian datang. Kematian tidak mesti_ _harus dilalui dengan_ _sakit atau usia tua, sehat muda pun tak terhalang jika kematian menjemput. Dari situlah pentingnya kita bertobat setiap hari._

SETIAP kita pernah berbuat salah, baik sebagai orang awam, ustaz, dai, pendidik, kiai, ataupun ulama. Karena itu, setiap orang tidak boleh lepas dari istigfar (minta ampun kepada Allah) dan selalu bertobat kepada-Nya.

HAL tersebut pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagaimana hadis berikut ini..*_”Hai sekalian manusia! Bertobatlah kalian kepada Allah dan mintalah ampun kepada-Nya karena sesungguhnya aku bertobat kepada Allah dalam sehari sebanyak seratus kali."_* (HR.Bukhari)

PADA kesempatan lain, Abu Hurairah menyatakan bahwa ia tidak pernah melihat seorang pun yang paling banyak beristigfar kecuali Rasulullah SAW. Padahal, semua orang tahu bahwa beliau sudah dijamin masuk surga dan diampuni dosa-dosa yang telah lampau maupun dosa yang akan datang.

ITULAH sebabnya, Aisyah, istri Rasulullah SAW memberanikan diri untuk bertanya kepada beliau. *_"Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan hal ini, padahal engkau telah diampuni dosa yang telah lalu dan akan datang?"_*

RASULULLAH SAW menjawab, *_"Tidakkah engkau menyukai aku menjadi hamba yang bersyukur?'_*

SUNGGUH mulia tiada tara akhlak Rasulullah SAW. Hal itu menunjukkan bahwa kemuliaan tersebut hanya dimiliki oleh makhluk terbaik dan terpilih, yaitu Nabi Muhammad SAW.

LALU, bagaimana dengan kita? Allah berfirman:

*وَإِنِّى لَغَفَّارٌ لِّمَنْ تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صٰلِحًا ثُمَّ اهْتَدٰى*

*_“Dan sungguh, Aku Maha Pengampun bagi yang bertobat, beriman, dan berbuat kebajikan, kemudian tetap dalam petunjuk.”_* (QS. Taha 20 Ayat 82).

DI antara tugas utama manusia adalah bertobat,

*…وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ*

*_“Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung."_* (QS. An-Nur 24 Ayat 31).

JUGA Firman-Nya :

*إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ*

*_“Sungguh, Allah menyukai orang tobat dan menyukai orang yang mensucikan diri."_* (QS. Al-Baqarah 2 : Ayat 222)

DUA ayat di atas menjelaskan bahwa Allah menekankan begitu pentingnya tobat bagi manusia. Bagaimana manusia ingin dicintai Allah sementara sifat yang dicintai-Nya tidak dijalankan. Bagaimana p**a. manusia ingin beruntung dunia dan akhirat jika perintah tobat-Nya juga tidak dilakukan.

Address

Loa Janan

Opening Hours

Monday 09:00 - 15:15
Tuesday 09:00 - 15:15
Wednesday 09:00 - 15:15
Thursday 09:00 - 15:15
Friday 09:00 - 15:15
Saturday 09:00 - 15:15
Sunday 09:00 - 15:15

Telephone

+6281347238846

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ponpes An Nuriyyah 3 Kukar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share