12/11/2014
Bagi pelajar menulis bisa jadi hal yang sulit
namun mudah jika dipelajari. Seperti siswa
SMA Negeri 2 Kendal yang akan menerbitkan
sebuah majalah namun bekal bagi siswa
belum ada. Sebagai bekal tersebut, tiga
pembicara dihadirkan untuk memberikan pengetahuan dan pengalamannya dibidang
jurnalistik, fotografi dan desain.
Dalam pelatihan jurnalistik ini, tiga pemateri
yakni Wikha Setiawan (Jurnalis Koran Sindo),
komunitas Omah Gores, dan Kendal Jepret
dihadirkan. Kegiatan yang berlangsung, kemarin itu diikuti sedikitnya 25 peserta
yang merupakan siswa di sekolah setempat.
Muslichin, guru pembimbing jurnalistik SMAN
2 Kendal mengatakan bahwa banyak potensi
siswa yang perlu dikembangkan melalui
kegiatan-kegiatan ekstra, diantaranya pelatihan jurnalistik. Untuk itu, pihaknya
menggandeng pemateri yang memang
berkompeten.
“Ada tiga materi dalam pelatihan ini, yakni
penulisan berita, fotografi, dan ilustrasi
(gambar). Tiga hal ini berkaitan dalam dunia jurnalistik,” ujarnya, kemarin.
Masing-masing pemateri, lanjut dia, diberi
waktu minimal satu jam dan maksimal dua
jam. Terkait metode, pihaknya
mempercayakan sepenuhnya kepada
pemateri. Namun, pihaknya meminta minimal para peserta mampu memahami
untuk kemudian mengembangkan apa yang
telah disampaikan pemateri.
“Lewat pelatihan seperti ini, kita harap
para siswa memiliki bekal untuk terjun ke
dunia jurnalistik. Prakteknya nanti pada penerbitan majalah sekolah,” lanjutnya.
Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik, Amelia
Damayanti menyampaikan, antusiasme
peserta cukup tinggi, padahal ini merupakan
kali pertama diselenggarakan.
“Mendapat sambutan cukup baik dari siswa, sehingga kegiatan berjalan lancar dan
antusias,” kata dia.
Amelia menambahkan, pihaknya berharap
supaya sekolah dapat menjadikan pelatihan
ini kegiatan rutin tahunan. Sebab, hal ini
sangat membantu menambah pengetahuan siswa selain dari pelajaran.
“Saya rasa ini sangat positif, sehingga
harapannya dapat berjalan rutin. Baik
tahunan atau per semester,” tandasnya.
Elis, salah seorang peserta mengaku mulai
tertarik dengan dunia jurnalistik. Bahkan, dirinya memberikan alasan ketertarikannya
itu lantaran jurnalis dinilianya sangat
menantang.
“Ingin menjadi wartawan, karena
menantang,” tandasnya.(03)