29/05/2026
Jelang Iduladha 2026, Lalu Lintas Hewan Kurban di Maluku Melonjak 10,07%, Karantina Perketat Pengawasan
AMBON – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, Karantina Maluku mencatat peningkatan lalu lintas hewan kurban sebesar 10,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini menjadi indikator meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hewan kurban sekaligus menggambarkan kelancaran distribusi ternak antarwilayah di Maluku.
Berdasarkan data Best Trust, hingga tahun 2026 tercatat sebanyak 2.521 ekor ternak telah melalui tindakan karantina dan pengawasan, meningkat dari 2.298 ekor pada tahun 2025.
Kepala Karantina Maluku, W***y Indra Yunan, menyampaikan bahwa peningkatan ini menjadi bukti tingginya aktivitas distribusi hewan kurban yang tetap harus diimbangi dengan pengawasan kesehatan hewan yang optimal.
“Kenaikan lalu lintas hewan kurban sebesar 10,07 persen mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha. Kami memastikan seluruh ternak yang dilalulintaskan telah melalui tindakan karantina dan pengawasan secara ketat untuk menjamin kesehatan hewan serta keamanan lalu lintas antarwilayah,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan biosekuriti, pemeriksaan kesehatan hewan, serta pelayanan karantina yang cepat dan profesional guna memastikan hewan kurban yang beredar dalam kondisi sehat, aman, dan layak.
Data menunjukkan bahwa komoditas sapi menjadi penyumbang terbesar kenaikan lalu lintas ternak tahun ini. Pada tahun 2026 tercatat sebanyak 1.991 ekor sapi dilalulintaskan, meningkat signifikan dibandingkan 1.662 ekor pada tahun sebelumnya.
Melalui pengawasan yang konsisten, Karantina Maluku terus memastikan setiap hewan yang masuk maupun keluar wilayah Maluku memenuhi persyaratan kesehatan dan karantina. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen menjaga kesehatan hewan, mencegah penyebaran penyakit, serta mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah kurban yang aman dan nyaman bagi masyarakat.