30/12/2019
PENELITIAN/ KAJI TERAP BALAI PENGKAJIAN DAN PENERAPAN
TEKNIK PRODUKSI (BPPTP) BENGKULU TAHUN 2019
(RESEARCH FOR COMMUNITY)
Balai Pengkajian dan Penerapan Teknik Produksi (BPPTP) Bengkulu di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi pada tahun 2019 telah melakukan 6 (enam) penelitian yang mendukung kebijakan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi sesuai dengan RPJMN 2014-2019 dan Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 yang berfokus pada:
1. Penguatan desa dan masyarakat pedesaan.
2. Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan di pedesaan melalui penanggulangan kemiskinan dan pengembangan usaha ekonomi di pedesaan.
3. Pengembangan SDM desa, meningkatnya keberdayaan dan modal sosial budaya masyarakat desa.
4. Pengelolaan SDA dan lingkungan yang berkelanjutan dan pengembangan ekonomi kawasan pedesaan.
Selain mendukung kebijakan Kementerian, kajian ini juga mendukung Program Prioritas Pembangunan Desa, yaitu Sarana Olah Raga Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (PRUKADES), dan Embung Desa.
Penelitian/kajian ini memiliki fokus terhadap desa dan masyarakat desa (research for community) yang berada di lingkup wilayah kerja BPPTP Bengkulu. Pada tahun 2019 ini, BPPTP Bengkulu melaksanakan3 (tiga) penelitian/kajian yang mendukung RPJMN 2014-2019 Bidang Desa, yaitu:
1. Pengembangan Laboratorium Sosial Pembangunan Perdesaan Balai Pengkajian dan Penerapan Teknik Produksi Bengkulu(Implementasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dalamRangka Membangun Desa Binaan Sebagai Laboratorium Sosial). Rekomendasi dari kajian ini adalah pemerintah desa untuk dapatmengembangkan komoditas unggulan desa dibutuhkan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan secara bersama-sama antara desa dengan BPPTP Bengkulu dengan kolaborasi sehingga apa yang dibutuhkan desa dapat direncanakan Balai untuk mendukung konsep desa membangun.Penelitian ini juga akan menghasilkan pendekatan metode kerja pembangunan desa.
2. Kajian Kelayakan Usaha Pembuatan Produk Olahan Kopi dalam Rangka Meningkatkan Nilai Tambah Produk Unggulan Desa Tanah Hitam, Bengkulu Utara. Berdasarkan hasil penelitian bisa direkomendasikan dilaksanakan pendampingan dari Dinas Pertanian untuk Teknis Budidaya, pendampingan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam hal pelaksanaan produksi dan strategi pemasaran produk kopi dan pendampingan dari Tim Peneliti dan Penggerak Swadaya Masyarakat dari BPPTP Bengkulu, dalam pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan agar tercapai tujuan awal berupa pencapaian Standar Mutu Nasional Indonesia (SNI) Produk Olahan Kopi untuk Pasar Dalam Negeri dan Standar Mutu Ekspor Produk Olahan Kopi untuk komoditas Ekspor dari Provinsi Bengkulu.
3. Kajian Strategi Pembangunan Hutan Desa (Studi Kasus: Hutan Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu).Hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi berupa strategi dan rencana aksi untuk mewujudkan pembangunan hutan desa di Desa Tanah Hitam yaitu, perlu dilakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman para pihak mengenai apa yang akan dilakukan, perlu dibuat peraturan desa yang menerangkan tentang tugas, kewajiban, dan hak para lembaga pengelola dan anggota HPHD, meningkatkan kapasitas SDM dan kelembagaan masyarakat agar dapat mengelola hutan secara lebih terorganisir, mengadakan pelatihan-pelatihan pengelolaan hutan serta peningkatan tata hubungan antar para lembaga pengelola hutan desa dengan melakukan pertemuan yang intensif.
Selanjutnya, BPPTP Bengkulu juga melaksanakan 2 (dua) penelitian/kajian yang mendukung Program Prioritas Pembangunan Desa, yaitu:
Produk Unggulan Desa (PRUDES) dan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (PRUKADES).
1. Pengembangan Kawasan Perdesaan Berbasis Komoditi Aren Sebagai Unggulan Lokal di Kecamatan Lebong Atas Kabupaten Lebong.Rekomendasi hasil kajian ini yaitu penambahan luas areal tanaman aren yang berkualitas ungguldi Kecamatan Lebong Atas Kabupaten Lebong, peran pemerintah desa dan pemerintah kabupaten perlu ditingkatkan membentuk kelembagaan ekonomi seperti BUMDesa antar desa, pengelola inovasi desa, dan pengelolaan pasar bersama.
2. Kajian Model Prukades Berbasis Agrowisata Di BPPTP Bengkulu.Rekomendasi pada kajian kali ini adalah untuk desa atau kawasan perdesaan pada tahun pertama karena hanya terbatas pada teknik identifikasi potensi lahan dan membuat desain untuk model prukades berbasis agrowisata.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).
1. Kaji Terap PeternakanAyam Petelur di Balai Pengkajian dan Penerapan Teknik Produksi Bengkulu sebagai Alternatif Usaha BUMDesa.Kesimpulan dari kaji terap ini adalah peternakan ayam petelur sangat propektif di laksanakan di pedesaan baik secara pribadi maupun di bawah naungan BUMDesa, namun disarankan usaha peternakan ayam petelur dilaksanakan di desa desa yang mempunyai akses lancar terhadap produsen atau toko toko sapronak.
Berdasarkan penjabaran di atas, pelaksanaan penelitian/kajian di BPPTP Bengkulu tahun 2019 dapat dikatakan sudah sesuai dengan kebijakan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi dalam RPJMN 2014-2019, Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014, dan mendukung Program Prioritas Pembangunan Desa. Dengan didapatkannya hasil dan rekomendasi penelitian/kajian yang langsung menyentuh ke masyarakat desa, maka selain memberikan sumbangsih kepada pengembangan keilmuan, juga diharapkan BPPTP Bengkulu dapat memberikan sumbangsih dalam penguatan desa dan masyarakat pedesaan berdasarkan strategi pengembangan potensi masing-masing desa.