03/09/2026
Badung Peduli Hadir di Lapas Perempuan Kerobokan, Safari Kesehatan Perkuat Kepedulian dan Kolaborasi Lintas Sektor bagi Warga Binaan
Badung, 3 September 2026– Semangat kepedulian dan kolaborasi lintas sektor hadir di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan melalui kegiatan Safari Kesehatan Badung Peduli, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan kesehatan dan kesejahteraan warga binaan pemasyarakatan melalui sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, perangkat daerah, serta berbagai mitra sosial.
Kegiatan Safari Kesehatan Badung Peduli dihadiri langsung oleh Ibu Bupati Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, bersama rombongan. Kehadiran Ibu Bupati menjadi bentuk dukungan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Badung terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah stakeholder dan mitra strategis, di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Dinas P2KBP3A Kabupaten Badung, Dinas Perikanan Kabupaten Badung, Program Studi Psikologi Universitas Udayana, serta berbagai yayasan dan mitra yang selama ini turut mendukung program pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan.
Safari Kesehatan Badung Peduli tidak hanya menghadirkan pelayanan dan perhatian terhadap aspek kesehatan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat pendekatan pembinaan yang lebih menyeluruh. Kesehatan fisik dan mental menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, karena setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk memperoleh perhatian, pendampingan, serta dukungan dalam mempersiapkan diri menuju kehidupan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Bupati Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, juga menyerahkan bantuan dan sumbangan sebagai bentuk kepedulian kepada Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan dan warga binaan. Pemberian bantuan tersebut menjadi simbol nyata bahwa proses pembinaan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung pemenuhan kebutuhan warga binaan, sekaligus memperkuat semangat mereka dalam menjalani masa pembinaan. Lebih dari sekadar bantuan secara material, perhatian yang diberikan juga menjadi pesan kemanusiaan bahwa setiap individu tetap memiliki kesempatan untuk bertumbuh, memperbaiki diri, dan menatap masa depan dengan harapan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Kabupaten Badung dan seluruh pihak yang telah hadir dan berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, Safari Kesehatan Badung Peduli menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam menghadirkan layanan dan program pembinaan yang semakin komprehensif bagi warga binaan.
“Pembinaan di Lapas Perempuan tidak hanya berorientasi pada proses menjalani pidana, tetapi juga pada bagaimana kami bersama seluruh stakeholder dapat menghadirkan lingkungan pembinaan yang mendukung kesehatan, kesejahteraan, peningkatan kapasitas, serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran berbagai perangkat daerah, akademisi, dan mitra yayasan dalam kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam penyelenggaraan pembinaan pemasyarakatan. Setiap pihak memiliki peran dan kontribusi yang saling melengkapi, mulai dari pelayanan kesehatan, dukungan psikologis, perlindungan perempuan dan anak, hingga pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup.
Melalui Safari Kesehatan Badung Peduli, Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan kembali menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan warga binaan.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kunjungan dan pelayanan sesaat, tetapi menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun sinergi antara Pemerintah Kabupaten Badung, Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama menghadirkan perubahan yang bermakna.
Karena kepedulian tidak mengenal batas tempat, dan kesempatan untuk hidup lebih sehat serta menjadi pribadi yang lebih baik harus dapat dirasakan oleh semua.