Rumah Ruqyah Bojonegoro

Rumah Ruqyah Bojonegoro merupakan layanan pengobatan jasmani dan rohani, terutama pengobatan non medis dengan metode sinergi Al-qur'an.

Sihir dari Lubuk linggau akhirnya tumbangHightech Joy Khan Sorotan Berita Viral Se Tourtravel Bojonegoro Teman Surga
05/07/2025

Sihir dari Lubuk linggau akhirnya tumbang

Hightech Joy Khan
Sorotan Berita Viral
Se Tourtravel Bojonegoro
Teman Surga

Tonton, ikuti, dan temukan lebih banyak konten yang sedang trending.

Tempat terapi ruqyah yang nyaman
06/06/2024

Tempat terapi ruqyah yang nyaman

Tonton, ikuti, dan temukan lebih banyak konten yang sedang trending.

19/05/2024

Kesurupan Menurut Islam

Bagimana Islam memandang kesurupan, benarkah jin dapat mengganggu manusia?

Terdapat banyak dalil dari Alquran dan hadis yang menggambarkan jin dapat masuk ke dalam tubuh manusia, di antaranya:

1. Surah Al-Baqarah ayat 275, berbunyi:
الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا

(Artinya: “Orang-orang yang makan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba…” (QS. Al-Baqarah: 275)

2. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam majmul fatawa menyebutkan:
Abdullah bin Imam Ahmad pernah bertanya kepada ayahnya,

إنَّ قَوْمًا يَزْعُمُونَ أَنَّ الْجِنِّيَّ لَا يَدْخُلُ فِي بَدَنِ الْإِنْسِيِّ

(Artinya: “Sesungguhnya ada beberapa orang yang berpendapat, jin tidak bisa masuk ke badan manusia.”)

Imam Ahmad menjawab,

يَا بُنَيَّ يَكْذِبُونَ هُوَ ذَا يَتَكَلَّمُ عَلَى لِسَانِهِ

(Artinya: “Wahai anakku, mereka dusta. Jin itulah yang berbicara dengan lisan orang yang dirasuki.”)

Setelah membawakan keterangan ini, Syaikhul Islam memberi komentar,

وَهَذَا الَّذِي قَالَهُ أَمْرٌ مَشْهُورٌ فَإِنَّهُ يَصْرَعُ الرَّجُلَ فَيَتَكَلَّمُ بِلِسَانٍ لَا يَعْرِف مَعْنَاهُ وَيُضْرَبُ عَلَى بَدَنِهِ ضَرْبًا عَظِيمًا لَوْ ضُرِبَ بِهِ جَمَلٌ لَأَثَّرَ بِهِ أَثَرًا عَظِيمًا. وَالْمَصْرُوعُ مَعَ هَذَا لَا يُحِسُّ بِالضَّرْبِ وَلَا بِالْكَلَامِ الَّذِي يَقُولُهُ

(Artinya: “Apa yang disampaikan Imam Ahmad adalah masalah yang terkenal di masyarakat. Orang yang kerasukan berbicara dengan bahasa yang tidak bisa dipahami maknanya. Terkadang dia dipukul sangat keras, andaikan dipukulkan ke unta, pasti akan menimbulkan sakit. Meskipun demikian, orang yang kesurupan tidak merasakan pukulan dan tidak menyadari ucapan yang dia sampaikan.”)

Syaikhul Islam juga menegaskan,

ومن شاهدها أفادته علماً ضرورياً بأن الناطق على لسان الإنس ، والمحرك لهذه الأجسام جنس آخر غير الإنسان

(Artinya: Orang yang menyaksikan kejadian kesurupan, dia akan mendapatkan kesimp**an yang meyakinkan bahwa yang bicara dengan lidah manusia dan yang menggerakkan badannya adalah makhluk lain, selain manusia (Majmu’ al-Fatawa, 24:277).

Penangkal sihir bagian ke 9. 9. Memadamkan Kedengkian Permusuhan Dan Gangguan Orang Dengan Berbuat Baik KepadanyaIni mer...
06/11/2023

Penangkal sihir bagian ke 9.

9. Memadamkan Kedengkian Permusuhan Dan Gangguan Orang Dengan Berbuat Baik Kepadanya

Ini merupakan cara yang paling berat bagi hawa nafsu, tak ada yang sanggup melaksana­kannya kecuali orang yang mendapat keberun­tungan yang besar dari Allah; yaitu memadam­kan kedengkian permusuhan dan gangguan orang lain dengan berbuat baik kepadanya. Setiap kali gangguan keburukan permusuhan dan kedengkian itu bertambah, bertambah p**a kebaikannya kepada musuhnya. Ia justru semakin iba dan kasihan kepada musuhnya... hatinya pun tergerak untuk menasehatinya.
Saya rasa Anda sulit mempercayainya apa­lagi mencobanya, maka renungkanlah firman Allah berikut:
وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ. وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ. وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ.
"Dan tidaklah, sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah ia menjadi teman yang se­tia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan me­lainkan kepada orang-orang yang sabar, dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. Dan jika syaithan mengganggumu dengan suatu gangguan maka mohonlah perlindungan kepada Allah, se­sungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Me­ngetahui." (QS. Fushshilat: 34-36).
أُوْلَئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُم مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا وَيَدْرَؤُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
"Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kabaikan, dan sebagian dari apa yang kami rezkikan kepada mereka, mereka nafkahkan." (QS. Al-Qashash: 54)
Perhatikanlah, bagaimana Nabi bercerita tentang dirinya tatkala ia dianiaya kaumnya hing­ga berdarah, lalu sembari beliau mengusap da­rah dari tubuhnya beliau berdoa:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِقَوْمِيْ فَإِنَّهُمْ لاَيَعْلَمُونَ
"Ya Allah ampunilah kaumku karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui!"
Lihatlah bagaimana beliau mengumpulkan dalam dua kalimat ini empat kebaikan yang de­ngannya beliau menghadapi kejahatan yang be­sar dari kaumnya;
Pertama: memaafkan mereka,
Kedua: memintakan ampunan untuk mere­ka,
Ketiga: memberikan udzur atas mereka bahwa mereka tidak mengetahui, dan
Keempat: simpati beliau kepada kaumnya dengan menisbatkan mereka kepada dirinya ketika mengatakan: "...ampunilah kaumku". Seperti layaknya ketika seseorang hendak me­mintakan syafaat untuk orang lain maka ia akan mengatakan kepada orang yang dimintainya: "Ini puteraku atau anak buahku atau sahabat­ku, maka tolonglah dia demiku.."
Guna melunakkan dan melembutkan hati anda, perhatikanlah sekarang uraian berikut;
"Ketahuilah bahwa anda memiliki banyak dosa antara anda dengan Allah, anda takut akan siksa-Nya dan berharap akan ampunan magh-firah dan pemberian-Nya. Padahal Allah tidak akan sekedar mengampuni dan memaafkan sa­ja, Dia bahkan akan mencurahkan nikmat-Nya kepada anda, memuliakan anda, dan menda­tangkan kepada anda banyak manfaat dan ke­baikan di luar yang anda bayangkan.
Jika anda menghendaki cara yang demikian dari Allah ketika Ia 'membalas' dosa dan keje­lekan yang anda perbuat, maka alangkah afdhal-nya jika anda melakukan hal yang sama terha­dap hamba-Nya. Kejahatan mereka anda balas dengan kebaikan agar Allah membalas dosa anda dengan cara yang sama, karena sesungguhnya balasan itu sesuai dengan jenis perbuatan.
Sebagaimana anda membalas kejahatan orang lain kepada anda, seperti itulah Allah akan 'membalas' dosa-dosa anda sebagai balasan yang setimpal.
Jadi, anda boleh pilih; balas dendam atau maafkan... santuni atau biarkan! Karena barang siapa menyemai benih ia akan menuai hasil, dan sebagaimana anda memperlakukan hamba-hamba Allah demikian p**alah Allah akan memperlakukan anda.
Barangsiapa mampu menghayati makna di atas dan merenungkan dengan akal fikirannya, niscaya akan ringan baginya untuk berbuat baik terhadap orang yang jahat kepadanya. Apalagi jika di samping itu ia akan mendapatkan perto­longan Allah dan kebersamaan khusus dari-Nya (ma'iyyatullah), sebagaimana yang dikata­kan Nabi kepada orang yang mengeluhkan ten­tang kerabatnya yang senantiasa dia santuni namun mereka berlaku jahat kepadanya, kata beliau:
وَلاَ يَزَالُ مَعَكَ مِنَ اللهِ ظَهِيْرٌ مَادُمْتَ عَلَي ذَلِكَ
"Allah akan senantiasa menolong dan bersamamu selama kamu tetap seperti itu."
Apalagi di samping itu ia juga akan men­dapat pujian manusia dan mereka akan bersatu memihaknya melawan musuhnya. Karena sia­pa saja yang mendengar tentang orang baik yang menyantuni orang yang jahat kepadanya pasti akan bersimpati kepadanya, membelanya dan mendoakannya... dan ini merupakan fitrah manusia yang diberikan Allah kepada para hamba-Nya.
Dengan kebaikannya ia seakan-akan memiliki bala tentara yang dia tidak mengenal mere­ka, dan mereka pun tak mengenalnya. Mereka siap membelanya tanpa imbalan sedikitpun darinya. Apalagi jika ia tahu bahwa keadaan­nya dengan orang yang hasad dan memusu­hinya tak lepas dari satu diantara dua hal;
Pertama: Ia dapat menguasai, 'memperbu-dak' dan menaklukkan musuhnya dengan ke­baikan. Bahkan musuh itu akan luluh di hada­pannya dan menjadi teman setianya, atau
Kedua: Ia dapat menjatuhkan mental mu­suhnya bahkan membinasakannya, jika si mu­suh terus-menerus dalam permusuhannya. Ka­rena dengan kebaikan tersebut pada hakikatnya ia telah menimpakan kekalahan yang berlipat ganda kepada musuhnya dari pada kalau ia membalas dendam.
Siapa yang berani mencoba niscaya akan benar-benar merasakannya...
Allah lah yang memberi taufik dan perto­longan... di tangan-Nya lah segala kebaikan... tiada Ilah melainkan Dia... kepada-Nya lah kita berharap agar Dia menggerakkan hati kita dan seluruh kaum muslimin untuk mewujudkan­nya dengan karunia dan kemuliaannya.
Singkatnya, amalan ini memiliki lebih dari seratus manfaat baik duniawi maupun ukhra­wi, insya Allah kami akan menjelaskannya di lain kesempatan.

Ayat ayat ruqyahالرقية الشرعية العامةأعوذ بالله من الشيطان الرجيم (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ(1)الْحَمْدُ لِل...
02/11/2023

Ayat ayat ruqyah

الرقية الشرعية العامة

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ(1)الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ(2)الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ(3)مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ(4)إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ(5)اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ(6)صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ(7)الفاتحة.
ــــــــــــــــ
بسم الله الرحمن الرحيم
الم(1)ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ(2)الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ(3)وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ(4)أُوْلَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُوْلَئِكَ هُمْ الْمُفْلِحُونَ(5)البقرة
ــــــــــــــــ
وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ(163)إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنزَلَ اللَّهُ مِنْ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ(164)البقرة
ــــــــــــــــ
اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَاالَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَوَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ(255)البقرة
ــــــــــــــــ
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ(285)لاَ يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (286)البقرة
ــــــــــــــــ
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إلاَّ هُوَ وَالْمَلآئِكَةُ وَأُوْلُوا الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيزُالْحَكِيمُ(18)النساء
ــــــــــــــــ
إِنَّ رَبَّكُمْ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلاَ لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ(54)ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ(55)وَلاَ تُفْسِدُوا فِي الأَرْضِ بَعْدَ إِصْلاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنْ الْمُحْسِنِينَ(56)الأعراف
ــــــــــــــــ
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لاَ تُرْجَعُونَ(115)فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ(116)وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ لاَ بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ إِنَّهُ لاَ يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ(117)وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ(118)المؤمنون
ــــــــــــــــ
وَالصَّافَّاتِ صَفًّا(1)فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا(2)فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًا(3)إِنَّ إِلَهَكُمْ لَوَاحِدٌ(4)رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ(5)إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِزِينَةٍ الْكَوَاكِبِ(6)وَحِفْظًا مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَارِدٍ(7)لاَ يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلإَ الأَعْلَى وَيُقْذَفُونَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍ(8)دُحُورًا وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ(9) إِلاَّ مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌ(10)الصافات.
ــــــــــــــــ
يَامَعْشَرَ الْجِنِّ وَالإِنسِ إِنْ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ فَانفُذُوا لاَ تَنفُذُونَ إِلاَّ بِسُلْطَانٍ(33)فَبِأَيِّ آلآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(34)يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِنْ نَارٍ وَنُحَاسٌ فَلاَ تَنتَصِرَانِ(35)فَبِأَيِّ آلآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ(36)الرحمن.
ــــــــــــــــ
لَوْ أَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ(21)هُوَ اللَّهُ الَّذِي لآإِلَهَ إِلاَّ هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ(22)هُوَ اللَّهُ الَّذِي لآإِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلاَمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ(23)هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الأَسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (24) الحشر
ـــــــــــــــــ

02/10/2023

Bagian ke 8
Penangkal sihir.

Bersedekah Dan Berbuat Kebajikan Semampunya

Sedekah dan kebajikan memiliki kemam­puan yang luar biasa untuk menolak bala, men­cegah sihir 'ain dan melenyapkan sifat hasad. Cukuplah apa yang dialami oleh umat-umat baik yang terdahulu maupun sekarang menjadi bukti akan hal ini.
Hampir tidak pernah kita dapati ada orang baik dan dermawan yang dimusuhi, sihir 'ain, atau didengki orang. Seandainya pun ia menga­laminya maka ia akan hadapi orang tersebut dengan lemah lembut dan uluran tangan se­hingga kebaikan itu pun kembali kepadanya. Orang yang baik dan gemar bersedekah akan berada dalam penjagaan kebaikan dan sede­kahnya, ia akan mendapat 'perisai' dari Allah yang akan melindunginya.
Secara umum, mensyukuri nikmat Allah me­rupakan cara terbaik untuk menjaganya dari se­bab-sebab yang dapat menghilangkannya.
Di antara sebab yang paling dominan dalam hal ini ialah hasad dan sihir 'ain. Hal itu dise­babkan karena orang yang hasad hatinya tidak akan puas dan lega hingga ia melihat kenik­matan itu lenyap dari orang yang didengkinya. Ketika itulah 'rintihan'nya terhenti dan api ke-dengkiannya padam - semoga Allah tidak memadamkannya! .
Jadi seorang hamba tidak bisa menjaga nik­mat Allah dengan cara yang lebih baik dari pa­da mensyukurinya. Dan tak ada cara yang lebih cepat untuk melenyapkan kenikmatan tersebut selain dengan mempergunakannya untuk ber­maksiat kepada Allah. Itulah kufur nikmat yang dapat menghantarkan pelakunya kepada ke­kafiran.
Orang yang baik dan dermawan ibarat sese­orang yang memiliki tentara dan pasukan yang siap berperang membelanya sedangkan ia tidur nyenyak di atas kasurnya. Siapa yang memiliki musuh namun tidak punya pasukan maka ia se­perti orang yang hampir saja dikalahkan mu­suhnya, meski kekalahan tersebut terjadi be­lakangan, Wallahul musta'aan.

Rumah Ruqyah Bojonegoro
082330519109

*MADU RUQYAH SULTHAN ISTANA*Madu Hitam  Sumatra adalah madu mentah atau raw honey yang diperoleh langsung dari lebah-leb...
17/09/2023

*MADU RUQYAH SULTHAN ISTANA*

Madu Hitam Sumatra adalah madu mentah atau raw honey yang diperoleh langsung dari lebah-lebah liar (Apis Dorsata) di hutan dan belum melalui proses filterasi dan pasteurisasi. Madu mentah hutan lebih berkhasiat karena madu masih murni dan lebah liar (Apis Dorsata) di hutan mengambil saripati dari beraneka macam bunga di hutan sehingga kandungan mineral dan enzimnya lebih beraneka ragam termasuk royal jelly, bee pollen dan propolis.

Madu hitam sumatra gread A memiliki kandungan glukosa yang rendah sehingga cocok untuk penderita diabetes karena menurunkan kadar gula dalam darah dan membantu kerja hormon insulin.
Madu yang berasal dari hutan pedalaman di Riau yang diambil secara tradisional di waktu tertentu.
Proses pemurnian madu dilakukan secara manual sehingga menghasilkan madu alami yang sehat.

*Madu ruqyah Sulthan Istana*

Sudah melalui proses muroja'ah dan di ruqyah oleh team (Qur’anic Healing Internasional) QHI , yang professional dalam bidangnya, InsyaAllah sangat cocok untuk membantu pengobatan penderita penyakit non medis yang menahun yang tidak kunjung sembuh.

*Manfaat Madu Sulthan Istana*

1. Menurunkan Kolesterol
2. Mengatasi Gangguan Pencernaan
3. Menurunkan Gejala Asam Urat
4. Mengatasi Gangguan Pernapasan
5. Meningkatkan Stamina
6. Menangkal Radikal Bebas
7. Meningkatkan Vitalitas dan Kejantanan
8. Menjaga Kekebalan Tubuh
9. Mengobati Mag
10. Mempercepat Penyembuhan Luka
11. Membantu mengobati penyakit gangguan non medis.
Dll.

Berat bersih 500gr
Harga 75rb

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=296511636361663&id=100080084865873&mibextid=Nif5oz

*MADU RUQYAH SULTHAN ISTANA*

Madu Hitam Sumatra adalah madu mentah atau raw honey yang diperoleh langsung dari lebah-lebah liar (Apis Dorsata) di hutan dan belum melalui proses filterasi dan pasteurisasi. Madu mentah hutan lebih berkhasiat karena madu masih murni dan lebah liar (Apis Dorsata) di hutan mengambil saripati dari beraneka macam bunga di hutan sehingga kandungan mineral dan enzimnya lebih beraneka ragam termasuk royal jelly, bee pollen dan propolis.

Madu hitam sumatra gread A memiliki kandungan glukosa yang rendah sehingga cocok untuk penderita diabetes karena menurunkan kadar gula dalam darah dan membantu kerja hormon insulin.
Madu yang berasal dari hutan pedalaman di Riau yang diambil secara tradisional di waktu tertentu.
Proses pemurnian madu dilakukan secara manual sehingga menghasilkan madu alami yang sehat.

*Madu ruqyah Sulthan Istana*

Sudah melalui proses muroja'ah dan di ruqyah oleh team (Qur’anic Healing Internasional) QHI , yang professional dalam bidangnya, InsyaAllah sangat cocok untuk membantu pengobatan penderita penyakit non medis yang menahun yang tidak kunjung sembuh.

*Manfaat Madu Sulthan Istana*

1. Menurunkan Kolesterol
2. Mengatasi Gangguan Pencernaan
3. Menurunkan Gejala Asam Urat
4. Mengatasi Gangguan Pernapasan
5. Meningkatkan Stamina
6. Menangkal Radikal Bebas
7. Meningkatkan Vitalitas dan Kejantanan
8. Menjaga Kekebalan Tubuh
9. Mengobati Mag
10. Mempercepat Penyembuhan Luka
11. Membantu mengobati penyakit gangguan non medis.
Dll.

*P-IRT* :2073522010388-28
*HALAL MUI*
ID35110006827910823

Berat bersih 500gr
Harga 75rb

16/09/2023

Penangkal sihir bagian ke 7

Memurnikan Taubat Untuk Allah

Yaitu dengan mengkhususkan taubat kepa­da Allah atas dosa-dosa yang menyebabkan mu­suh mampu menguasainya. Sebagaimana fir­man Allah:
وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ
"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri" (QS. Asy Syura:30).
Allah berfirman kepada generasi terbaik, yaitu para sahabat Rasulullah bukan yang lainnya:
أَوَلَمَّا أَصَابَتْكُم مُّصِيبَةٌ قَدْ أَصَبْتُم مِّثْلَيْهَا قُلْتُمْ أَنَّى هَـذَا قُلْ هُوَ مِنْ عِندِ أَنْفُسِكُمْ
"Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menim­pakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-mu­suhmu (pada peperangan Badar) kamu mengatakan: "Dari manakah datangnya (kekalahan) ini?" Ka­takanlah: "Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri" (QS. Ali Imran:165).
Tidaklah seorang hamba dapat dikuasai oleh musuhnya kecuali karena dosa yang di­perbuatnya, baik yang dia ketahui maupun yang tidak diketahuinya. Sedangkan dosa-dosa yang tak diketahuinya jauh lebih banyak-dari pada yang ia ketahui. Dosa-dosa yang telah dilupa­kannya pun jauh lebih banyak dari pada dosa-dosa yang masih dia ingat.
Dalam sebuah doa yang masyhur dise­butkan:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ
"Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari berbuat syirik kepada-Mu sedangkan aku mengetahuinya, dan aku minta ampun kepada-Mu atas apa-apa yang tidak aku ketahui."(HR. Ahmad dan Lainnya, lihat Shahihul Jami’ 3/233, dan Shahihut Targhrib wat Tarhib oleh Al-Albani 1/19)
Jadi seorang hamba harus lebih banyak ber-istighfar atas dosa-dosa yang tidak diketahuinya, dibandingkan dosa-dosa yang dia ketahui.
Salah seorang salaf suatu ketika bertemu de­ngan seorang lelaki kemudian tiba-tiba lelaki itu berkata kasar dan mencaci-makinya. Maka dia pun berkata kepada lelaki tersebut: "Tunggulah sebentar hingga aku masuk ke rumah kemudi­an keluar lagi untuk menemuimu", maka ia pun masuk ke rumahnya lalu sujud bersimpuh kepada Allah bertaubat dan kembali kepada-Nya. Kemudian ia keluar menemui lelaki tersebut, lelaki itu bertanya: "Apa yang barusan kamu la­kukan?", maka jawabnya: "Aku bertaubat ke­pada Allah dari dosa yang menjadikanmu da­pat merendahkanku."
Insya Allah akan kami jelaskan bahwa di dunia ini sebenarnya tidak ada kejahatan me­lainkan dosa-dosa yang kita perbuat dan se­bagai akibatnya. Maka jika seorang hamba telah selamat dari dosa-dosa ia pun akan selamat da­ri akibat-akibatnya. Oleh karena itu tak ada yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba tatkala ia di­aniaya dan dikuasai musuhnya kecuali taubat nasuha.
Tanda orang yang bahagia ialah ketika ia mulai melihat dirinya sendiri dan mengoreksi semua dosa dan kekurangannya lalu ia sibuk dengannya membenahi kekurangan tersebut dan memperbanyak taubat, sehingga tak ada lagi peluang baginya untuk memikirkan hal lain. Hatinya tergerak dengan sendirinya untuk bertaubat dan mengoreksi kesalahannya, kemu­dian Allah lah yang kelak akan menolong dan menjaganya serta menolak darinya dan ini ada­lah suatu keharusan.
Alangkah bahagianya hamba semacam ini, alangkah besar keberkahan yang diterimanya dan alangkah baik pengaruh keberkahan itu pa­da dirinya. Akan tetapi hidayah dan taufik itu hanyalah di tangan Allah, tak ada seorang pun yang dapat menolak pemberian-Nya dan tidak ada yang dapat memberi sesuatu yang ditolak-Nya.
Tidak setiap orang beruntung mendapatkan taufik untuk bertaubat, dan tidak setiap orang mengenal taubat itu kemudian tergerak hatinya untuk melaksanakannya. Tidak ada pengeta­huan, kehendak dan kemampuan hamba dan tiadalah daya dan upaya melainkan dari Allah.

*MADU RUQYAH SULTHAN ISTANA*Madu Hitam  Sumatra adalah madu mentah atau raw honey yang diperoleh langsung dari lebah-leb...
18/08/2023

*MADU RUQYAH SULTHAN ISTANA*

Madu Hitam Sumatra adalah madu mentah atau raw honey yang diperoleh langsung dari lebah-lebah liar (Apis Dorsata) di hutan dan belum melalui proses filterasi dan pasteurisasi. Madu mentah hutan lebih berkhasiat karena madu masih murni dan lebah liar (Apis Dorsata) di hutan mengambil saripati dari beraneka macam bunga di hutan sehingga kandungan mineral dan enzimnya lebih beraneka ragam termasuk royal jelly, bee pollen dan propolis.

Madu hitam sumatra gread A memiliki kandungan glukosa yang rendah sehingga cocok untuk penderita diabetes karena menurunkan kadar gula dalam darah dan membantu kerja hormon insulin.
Madu yang berasal dari hutan pedalaman di Riau yang diambil secara tradisional di waktu tertentu.
Proses pemurnian madu dilakukan secara manual sehingga menghasilkan madu alami yang sehat.

*Madu ruqyah Sulthan Istana*

Sudah melalui proses muroja'ah dan di ruqyah oleh team (Qur’anic Healing Internasional) QHI , yang professional dalam bidangnya, InsyaAllah sangat cocok untuk membantu pengobatan penderita penyakit non medis yang menahun yang tidak kunjung sembuh.

*Manfaat Madu Sulthan Istana*

1. Menurunkan Kolesterol
2. Mengatasi Gangguan Pencernaan
3. Menurunkan Gejala Asam Urat
4. Mengatasi Gangguan Pernapasan
5. Meningkatkan Stamina
6. Menangkal Radikal Bebas
7. Meningkatkan Vitalitas dan Kejantanan
8. Menjaga Kekebalan Tubuh
9. Mengobati Mag
10. Mempercepat Penyembuhan Luka
11. Membantu mengobati penyakit gangguan non medis.
Dll.

*P-IRT* :2073522010388-28
*HALAL MUI*
ID35110006827910823

Berat bersih 500gr
Harga 75rb

Bertaqarrub Dan Mengikhlaskan Diri Untuk AllahYaitu dengan menjadikan rasa mahabbatullah (cinta kepada Allah), berharap ...
12/07/2023

Bertaqarrub Dan Mengikhlaskan Diri Untuk Allah

Yaitu dengan menjadikan rasa mahabbatullah (cinta kepada Allah), berharap akan ridha-Nya dan inabah (kembali kepada-Nya) senantiasa mengisi hatinya dan menjadi cita-cita yang ber­jalan bersama hatinya sedikit demi sedikit se­hingga dapat mengalahkan pengaruh buruk orang yang hasad kepadanya dan mengikisnya per­lahan-lahan hingga hilang sama sekali.
Dengan demikian yang tinggal di hatinya hanyalah cita-citanya mendapatkan kecintaan Allah, bertaqarrub kepada-Nya, mencari ridha-Nya, mendapat belas kasih-Nya dan selalu ingat ke­pada-Nya seperti seseorang yang selalu ingat akan kekasihnya yang senantiasa berbuat baik kepadanya. Hatinya dipenuhi kerinduan ke­padanya sehingga tak sekejap pun ia dapat me­lupakannya dan tak akan kosong hatinya dari kecintaannya tersebut
Jikalau hati telah seperti itu keadaannya, maka bagaimana mungkin ia akan rela mengisi kembali hati dan alam fikirannya dengan me­mikirkan kejahatan orang yang hasad kepada­nya?? Hal itu tak akan pernah terfikirkan ke­cuali oleh hati yang rusak yang tak pernah me­nerima sentuhan mahabbatullah dan Kemuliaan-Nya serta mengharapkan keridhaannya!
Bahkan ketika sebersit dari fikiran jelek ter­sebut melewati 'gerbang' hatinya, seketika itu p**a para 'penjaga gerbang' tersebut meneriaki­nya: "Hati-hati kamu, jangan coba-coba men­dekati wilayah kekuasaan 'raja' kami! Enyahlah kamu ke 'tempat-tempat penginapan' yang mau menerima siapa saja yang singgah kepada­nya... kamu tidak ada urusan dengan 'benteng kerajaan' yang telah terjaga ketat ini...!"
Allah berfirman ketika mengisahkan tentang Iblis musuh-Nya yang berkata:
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ. إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
"Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis diantara mereka" (QS. Shaad: 82 - 83)
إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekua­saan bagimu terhadap mereka, (QS. Hijr: 42)
Dia pun menjawab:
إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ. إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُم بِهِ مُشْرِكُونَ
"Sesungguhnya syaithan itu tidak ada kekuasaan baginya atas orang-orang yang beriman dan ber-tawakkal kepada Rabb-nya. Sesungguhnya kekua­saan syaithan itu hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah" (QS. An Nahl: 99-100).
Allah berfirman tentang Yusuf Ash Shiddieq
كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاء إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ
"Demikianlah agar Kami memalingkan dari pa­danya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba Kami yang terpilih." (QS. Yusuf: 24).
Alangkah bahagianya orang yang masuk ke dalam 'benteng' tersebut, ia telah bertahan da­lam benteng yang kokoh, siapa saja yang berta­han di dalamnya maka ia tidak akan takut dan terlantar, dan musuh pun tak berselera mende­katinya.
ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
"Demikianlah karunia Allah, diberikannya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mem­punyai karunia yang besar" (QS. AlJumu'ah : 4).

Address

Dk. Karangwaru Kulon
B***n
62182

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Ruqyah Bojonegoro posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category