Kecamatan Balikpapan Kota

Kecamatan Balikpapan Kota Balikpapan Kota adalah sebuah kecamatan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia, dan merupakan pemekaran kecamatan Balikpapan Selatan.

  ---Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan terus memantau perkembangan kasus dampak libur panjang akhir Oktober lalu. Pa...
13/11/2020


---
Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan terus memantau perkembangan kasus dampak libur panjang akhir Oktober lalu. Pada hari (13/11) tim Satgas menemukan satu keluarga yang terkonfirmasi positif dengan riwayat melakukan perjalanan liburan di luar kota.
“Hanya satu keluarga yang mengaku setelah melakukan liburan di luar kota, sedangkan lainnya melakukan liburan di Balikpapan. Tapi kami masih harus memastikan bahwa ini kasus karena dampak libur panjang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.
Selain kasus keluarga yang telah melakukan perjalanan liburan tersebut, Satgas juga mendapatkan dua klaster keluarga lainnya dengan anggota keluarga berusia muda 20-30 tahun.
“Keluarga dengan usia muda ini yang paling menonjol pada perkembangan kasus hari ini,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 Nasional telah memberi arahan kepada setiap Satgas di daerah agar mewaspadai kenaikan kasus setelah libur panjang. Jika ditemukan kenaikan kasus hingga pekan depan depan maka akan dilakukan pengetatan pada libur panjang berikutnya seperti akhir tahun.
“Kami juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan rapid test gratis di puskesmas, khususnya bagi yang telah melakukan perjalanan liburan, memiliki gejala dan melakukan kontak erat dengan kasus terkonfirmasi,” tambah Dio, sapaan Andi Sri Juliarty.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (13/11) terdapat penambahan 45 kasus, 25 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal.
Kasus terkonfirmasi berasal dari riwayat suspek 17 kasus dengan 1 bayi usia 3 bulan dan 1 balita usia 4 tahun. Kemudian riwayat tanpa gejala 17 kasus dengan 1 anak usia 8 tahun. Riwayat tracing 9 kasus dengan balita usia 1 tahun. Selanjutnya riwayat tracing di tempat kerja dan skrining rapid test masing-masing 1 kasus.





  ---Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 pada tahun ini menjadi momentum bagi semua tenaga kesehatan dan selu...
12/11/2020


---
Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 pada tahun ini menjadi momentum bagi semua tenaga kesehatan dan seluruh komponen masyarakat untuk terus bertekad dan berjuang keras menyelamatkan bangsa dari pandemi Covid-19.
Selama pandemi ini, setidaknya sudah 245 tenaga medis Balikpapan yang terpapar Covid-19 dengan tiga orang di antaranya meninggal dunia. Mereka adalah dr Sriyono, yang merupakan Kabid Kesmas dan Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan meninggal pada 19 Agustus 2020; Dadang Hari Susanto, perawat di Instalasi Anestesi RSKD Balikpapan meninggal pada 2 September 2020. Dan dr Djailani, spesialis THT RSKD dan RS Restu Ibu yang meninggal pada 29 Oktober 2020.
"Atas jasa mereka dalam bidang kesehatan dan berjuang selama pandemi, Pemerintah Kota Balikpapan memberikan penghargaan Pejuang Covid-19 Kota Balikpapan," tutur Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi di sela pemberian penghargaan kepada Pahlawan Covid-19 saat peringatan HKN di Kantor Wali Kota, Kamis (12/11).
Menurut Rizal Effendi, kerja keras dan pengorbanan tenaga medis di Balikpapan harus dihargai dengan mendorong penguatan upaya kesehatan pada masyarakat, serta kedisiplinan masyarakat sendiri dalam menjaga protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu.
"Rasa sedih sekaligus hormat kita berikan kepada tenaga medis kita yang meninggal. Seperti dr Sriyono, sejak awal pandemi jika setiap ada kasus positif Covid-19 almarhum bergerak cepat, baik pagi, siang atau malam. Insya Allah husnul khatimah dan pengorbanan mereka menjadi teladan kita semua," ungkapnya.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (12/11) terdapat penambahan 9 kasus terkonfirmasi, 36 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal dunia.
Kasus terkonfirmasi 7 di antaranya berasal dari riwayat suspek dan 2 sisanya dari riwayat tanpa gejala. Sedangkan yang menyelesaikan isolasi, 17 telah menjalani perawatan di rumah sakit dan sisanya isolasi mandiri.





Segenap keluarga besar Kecamatan Balikpapan Kota mengucapkan selamat memperingati Hari Kesehatan Nasional.              ...
12/11/2020

Segenap keluarga besar Kecamatan Balikpapan Kota mengucapkan selamat memperingati Hari Kesehatan Nasional.












  ---Penghargaan untuk Pahlawan Covid-19 BalikpapanPemerintah Kota Balikpapan akan memberikan penghargaan kepada tiga te...
11/11/2020


---
Penghargaan untuk Pahlawan Covid-19 Balikpapan

Pemerintah Kota Balikpapan akan memberikan penghargaan kepada tiga tenaga medis Balikpapan yang telah meninggal dunia saat berjuang melawan pandemi Covid-19.
Pemberian penghargaan tersebut akan dilangsungkan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di Kantor Wali Kota Balikpapan, Kamis besok (12/11).
“Saat pandemi seperti ini, tenaga medis maupun relawan adalah pahlawan di bidang kesehatan yang berjuang menyelamatkan kita dari pandemi,” tutur Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.
Sebagaimana diketahui, selama pandemi ini ada tiga tenaga medis di Balikpapan yang meninggal dunia. Mereka adalah
dr Sriyono, yang merupakan Kabid Kesmas dan Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan meninggal pada 19 Agustus 2020; Dadang Hari Susanto, perawat di Instalasi Anestesi RSKD Balikpapan meninggal pada 2 September 2020. Dan dr Djailani,
spesialis THT RSKD dan RS Restu Ibu yang meninggal pada 29 Oktober 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan, penghargaan berupa piagam dan cendera mata tersebut akan diterima langsung oleh keluarga masing-masing saat upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional.
“Nama penghargaan yang akan diberikan tersebut adalah Penghargaan Pahlawan Covid-19 Kota Balikpapan,” ungkapnya.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (11/11) terdapat penambahan 25 terkonfirmasi positif, 35 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal dunia.
Kasus terkonfirmasi positif berasal dari riwayat suspek 8 kasus, riwayat tanpa gejala 9 kasus, riwayat tracing 8 kasus.




Segenap keluarga besar Kecamatan Balikpapan Kota mengucapkan selamat memperingati Hari Pahlawan Nasional.
10/11/2020

Segenap keluarga besar Kecamatan Balikpapan Kota mengucapkan selamat memperingati Hari Pahlawan Nasional.







  ---Potensi lonjakan kasus setelah libur panjang masih terus diwaspadai oleh Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan. Hal...
10/11/2020


---
Potensi lonjakan kasus setelah libur panjang masih terus diwaspadai oleh Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan. Hal ini juga sebagai tindak lanjuti hasil Rapat Koordinasi antara Pemprov Kaltim bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional di Balikpapan di Novotel Balikpapan, Senin (9/11).
"Sesuai arahan Kepala BNPB maka kami tetap memantau perkembangan hingga sepuluh hari ke depan. Apabila angka kasus tetap melandai seperti saat ini, maka beliau berasumsi untuk momen libur berikutnya pada akhir tahun akan relatif aman," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty saat jumpa pers di Kantor Wali Kota.
Sebagai upaya pemantauan di Balikpapan, diterangkan Andi Sri Juliarty, pihaknya masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki riwayat liburan, kontak erat, dan gejala lainnya untuk melakukan rapid test di puskesmas sebagai skrining awal penularan Covid-19.
"Begitu pun anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) masih tersedia untuk melakukan swab test hingga akhir tahun," ujarnya.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan menambahkan, rasio kematian atau case fatality rate juga menjadi perhatian pihaknya setelah Rapat Koordinasi dengan Kepala BNPB. Sebagai informasi, rasio angka kematian di Balikpapan saat ini 5,4 persen, sedangkan target nasional wajib di bawah 2 persen.
Namun masih tingginya rasio kematian ini dikarenakan rumus yang digunakan dalam menghitung rasio kematian masih menggunakan total kematian dan total kasus terkonfirmasi sepanjang pandemi. Dan diketahui, Balikpapan mengalami kasus kematian tertinggi saat Agustus dengan 110 kasus dan September sebanyak 62 kasus.
"Sedangkan saat Oktober hingga November kasus harian telah cenderung menurun dan kasus meninggal beberapa hari terakhir juga sempat tidak ada," tambah Rizal Effendi.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (9/11) terdapat penambahan 12 kasus terkonfirmasi, 38 selesai isolasi, dan satu kasus meninggal dunia.
Lanjut di komentar 👇

  ---Penyaluran BST Kota Diundur Mulai 11 NovemberPendistribusian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah Kota Balikp...
06/11/2020


---
Penyaluran BST Kota Diundur Mulai 11 November

Pendistribusian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah Kota Balikpapan Tahap V, VI, dan VII yang dijadwalkan berlangsung mulai 7 November 2020 diundur menjadi 11 November 2020.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, penundaan jadwal ini dikarenakan Kantor Pos Balikpapan, sebagai lembaga yang sudah ditentukan dalam menyalurkan bantuan, pada 7-8 November juga menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial Tahap VIII dan IX.
"Kita tunda menjadi hari Rabu, 11 November 2020. Jadi kita dahulukan program BST dari Kementerian Sosial, semoga semuanya berjalan lancar," kata Wali Kota.
Untuk program BST dari Pemerintah Kota akan disalurkan kepada 69.489 kepala keluarga (KK). Setiap KK akan menerima bantuan sebesar Rp 750 ribu atau tiga bulan sekaligus untuk bulan Oktober, November, dan Desember yang masing-masing nilainya Rp 250 ribu.
Anggaran yang dialokasikan untuk BST tersebut sebesar Rp 52,8 miliar yang menggunakan dana APBD Perubahan 2020. Sebelumnya pada tahap I-IV (April, Mei, Juni, dan Juli) juga telah disalurkan BST kepada kurang lebih 70 ribu KK.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (6/11) terdapat penambahan 34 kasus terkonfirmasi, 31 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal dunia.
Jumlah terkonfirmasi positif berasal dari riwayat suspek 8 kasus, riwayat tanpa gejala 17 kasus, riwayat tracing 6 kasus, dan 3 dari skrining rapid test di puskesmas.






  ---Pemerintah Kota Balikpapan melalui Satga Penanganan Covid-19 Balikpapan terus memantau kegiatan masyarakat yang tel...
05/11/2020


---
Pemerintah Kota Balikpapan melalui Satga Penanganan Covid-19 Balikpapan terus memantau kegiatan masyarakat yang telah direlaksasi sejak akhir Oktober dan awal November 2020. Seperti arena bermain anak, bioskop, dan jasa hiburan masyarakat.
Operasi berupakan pengecekan dan penegakan hukum protokol kesehatan pun akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Kami akan lakukan operasi ke lapangan, tapi waktunya belum dapat kami sebutkan,” tutur Sekretaris Satpol PP Balikpapan Silvia Rahmadina saat jumpa pers di Kantor Wali Kota Balikpapan hari ini (5/11).
Dalam kesempatan tersebut, ia melaporkan bahwa operasi masker terus dilakukan pihaknya untuk pendisiplinan protokol kesehatan. Pada hari ini, terdapat 106 warga yang terjaring operasi masker, dengan 27 yang memilih membayar denda, 2 menyediakan masker, dan 77 menyediakan masker.
Di tempat yang sama, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan mengatakan dengan perkembangan saat ini, disiplin protokol kesehatan pada masyarakat harus terus dijaga.
“Termasuk juga kegiatan yang telah direlaksasi akan kita pantau dan evaluasi sejauh mana dalam penerapan protokol kesehatannya,” ungkapnya.
Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan perkembanga tracing pada klaster pekerja media.
“Pada hari ini ada lima orang yang mengikuti swab test yang merupakan riwayat kontak dari yang terkonfirmasi positif,” ujarnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota telah menemukan 14 terkonfirmasi positif, yang merupakan pekerja dan anggota keluarga. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan swab test kepada kelompok kontak erat pertama sebanyak 11 orang dengan hasil semua negatif, dan kelompok kontak erat kedua sebanyak 15 orang dengan hasil semua negatif.
“Dengan demikian kami menunggu hasil dari kelompok ketiga yang berjumlah lima orang tadi,” ungkapnya.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (5/11) terdapat penambahan 19 kasus terkonfirmasi positif, 32 selesai isolasi dan tidak ada kasus meninggal dunia.

  ---Sesuai Revisi V Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Peraturan Menteri Kesehatan 413 Tahun 2020, pasien ter...
04/11/2020


---
Sesuai Revisi V Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Peraturan Menteri Kesehatan 413 Tahun 2020, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan kini cukup menjalani isolasi mandiri selama sepuluh hari. Selain itu, pasien tanpa gejala atau dengan gejala ringan setelah isolasi juga tidak perlu melakukan swab test kontrol.
"Jika selama isolasi sampai hari kesepuluh baik-baik saja atau tidak ada gejala tambahan maka dapat langsung dinyatakan selesai isolasi. Karena menurut penelitian WHO, risiko penularan tidak lagi ditemukan sampai hari kesembilan pasien positif," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty saat jumpa pers di Kantor Wali Kota.
Namun apabila masih perlu meyakinkan kembali terhadap kondisinya, maka pasien positif tanpa gejala disarankan untuk menambah masa isolasi hingga 7 hari lagi. "Apabila mampu, pasien dapat melakukan swab test secara mandiri," tambah Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan rapid test gratis yang ada di puskemas. Layanan ini dikhususnya untuk mereka yang memiliki gejala, kontak erat, dan riwayat perjalanan setelah libur panjang. Rapid test dilakukan di seluruh puskesmas sesuai domisili warga masing-masing mulai pukul 09.00-11.00 Wita.
"Dari hasil sementara, di Puskesmas Mekarsari 10 non reaktif, di Kariangau 1 non reaktif. Kami masih menunggu laporan lainnya, dan warga bisa mengikuti rapid test ini hingga 7 November," tambah Andi Sri Juliarty.
Wali Kota Rizal Effendi juga menambahkan rapid test massal juga diberikan kepada para peserta aksi demonstrasi baru-baru ini, juga kepada aparat keamanan dan petugas lainnya yang berjaga mengamankan demonstrasi.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (4/11) terdapat penambahan 25 kasus terkonfirmasi positif, 30 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal dunia.
Kasus terkonfirmasi berasal dari 14 kasus riwayat suspek, 5 riwayat tanpa gejala, 4 tracing kasus, dan 2 dari skrining rapid test.


  ---Memasuki November, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan mengintensifkan operasi razia...
03/11/2020


---
Memasuki November, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan mengintensifkan operasi razia masker, kerumunan massa, serta protokol kesehatan lainnya. Hal ini sesuai dengan pesan dari Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim bahwa setelah dilakukannya relaksasi berbagai kegiatan masyarakat, penerapan protokol kesehatan tidak boleh kendur.

"Intinya kita tidak boleh lengah. Apalagi kita sudah buka bioskop, arena bermain dan tempat hiburan. Kita akan lakukan evaluasi, jangan sampai mereka tidak menjalankan protokol kesehatan," ungkap Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan saat jumpa pers hari ini (3/11).
Pemerintah Kota Balikpapan pun telah menginstruksikan kepada Satpol PP Balikpapan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Camat dan Lurah di Balikpapan untuk melaksanakan pemeriksaan/razia penggunaan masker dan kerumunan massa di seluruh wilayah Balikpapan mulai dari 4 sampai 29 November 2020.
Selain itu, Pangdam dan Kapolda juga mengimbau kepada setiap kasus Covid-19 tanpa gejala dan dengan gejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri di tempat yang telah disediakan pemerintah kota, yakni Asrama Haji dan Guest House agar menutup potensi penularan kepada masyarakat lainnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan perkembangan klaster pekerja media yang bertambah 4 kasus, sehingga total semuanya menjadi 14 orang. Semua terdiri dari pekerja dan anggota keluarga.
"Dari 14 orang ini, hanya 1 yang dirawat di rumah sakit, sedangkan lainnya dalam kondisi baik dan menjalani isolasi," ungkapnya.
Di lain hal, Dinas Kesehatan juga mengimbau kepada masyarakat Balikpapan untuk melakukan rapid test, khususnya bagi mereka yang memiliki gejala, kontak erat, riwayat perjalanan setelah libur panjang pekan lalu. Rapid test digelar secara gratis di semua Puskesmas sesuai domisili masing-masing mulai 3-7 November, pukul 09.00-11.00 Wita.
Lanjut di komentar 👇

  ---Satgas Temukan Klaster Pekerja MediaPenyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan tel⁰ah menyentuh semua sektor. Terbaru, ...
02/11/2020


---
Satgas Temukan Klaster Pekerja Media

Penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan tel⁰ah menyentuh semua sektor. Terbaru, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan menemukan penularan atau klaster pada pekerja media.
Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, kasus ini bermula dari 2 kasus terkonfirmasi positif pada pekerja media, yang ditindaklanjuti dengan tracing kepada 34 orang yang melakukan kontak erat baik rekan kerja maupun keluarga.
"Dari 34 tersebut telah menjalani swab test, 8 di antaranya terkonfirmasi positif. Dan saat ini ada 4 yang masih menunggu hasil karena ada pemeriksaan ulang," ungkap Andi Sri Juliarty.
Untuk 8 yang terkonfirmasi positif, tim Satgas Covid-19 telah mengarahkan kepada yang bersangkutan untuk menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Balikpapan.
"Saat ini upaya tracing masih berjalan. Sehingga datanya belum kami masukkan dalam perkembangan harian," tambah Andi Sri Juliarty.
Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan hari ini (2/11) melaporkan pertambahan 6 kasus terkonfirmasi positif, 27 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal dunia.




  ---Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan dalam waktu dekat berencana melakukan simulasi pembelajaran tatap muka d...
29/10/2020


---
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan dalam waktu dekat berencana melakukan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Saat ini ada dua kelurahan yang masuk tahap awal simulasi karena memiliki kasus Covid-19 terendah di Balikpapan, yakni Kelurahan Teritip dan Kelurahan Kariangau.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Muhaimin mengatakan, rencana ini bermula karena banyak masyarakat yang bertanya kapan pembelajaran sekolah di Balikpapan dapat dimulai. Namun, sesuai pedoman keputusan bersama empat menteri beberapa waktu lalu, kegiatan belajar tatap muka di sekolah selama pandemi dapat dilakukan jika suatu wilayah berada di zona hijau dan zona kuning.
"Akan tetapi hingga pekan ini, kota Balikpapan masih berada di zona oranye berdasarkan analisis Satgas Nasional. Karena itu, kami melakukan persiapan dengan melakukan simulasi belajar tatap muka di wilayah kelurahan yang memiliki kasus rendah atau sudah kuning," ujarnya.
Dari hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Kelurahan Kariangau dan Kelurahan Teritip dilaporkan memiliki angka kasus Covid-19 terendah. Sehingga kedua kelurahan ini yang dipilih untuk melakukan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah. Pada tahap awal ini, sekolah jenjang SMP yang akan melaksanakan simulasi. Mengingat para siswa SMP masuk usia lebih dewasa dan dapat berperan lebih aktif menjaga protokol kesehatan.
"Hingga pekan ini, kami di Dinas Pendidikan, masih melakukan pendataan agar syarat simulasi pembelajaran dapat terpenuhi. Yaitu 90 persen siswa, guru yang mengajar, dan pegawai di sekolah tersebut berasal dari kelurahan yang sama. Hal ini untuk mencegah potensi penularan Covid-19 sewaktu-waktu," ungkap Muhaimin.
Jika syarat terpenuhi, maka sekolah di kelurahan tersebut dapat melaksanakan simulasi dengan proses pembelajaran 50 persen tatap muka dan 50 persen daring. Kemudian setiap kelas nantinya diisi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan atau kelas. Selain itu penerapan protokol kesehatan bagi siswa, guru, dan pegawai di sekolah.
Lanjut di komentar 👇

Address

Balikpapan

Opening Hours

Monday 08:30 - 16:00
Tuesday 08:30 - 16:00
Wednesday 08:30 - 16:00
Thursday 08:30 - 16:00
Friday 08:30 - 23:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kecamatan Balikpapan Kota posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Kecamatan Balikpapan Kota:

Share