03/09/2026
Perkuat Koordinasi Antarwilayah, Kepala Karantina Kaltim Hadiri Kunker Kepala Badan Karantina Indonesia di Kaltara
Tarakan (29-30/8) — Kepala Karantina Kalimantan Timur, Arum Kusnila Dewi, menghadiri rangkaian kunjungan kerja Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, di Provinsi Kalimantan Utara. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi pelaksanaan tugas perkarantinaan.
Dalam kunjungan tersebut, Karding berdialog dengan pelaku usaha serta pemangku kepentingan di sektor pertanian dan perikanan. Pertemuan ini menjadi ruang untuk menyerap aspirasi terkait pelayanan karantina, termasuk berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam proses sertifikasi dan pemenuhan persyaratan komoditas untuk kegiatan ekspor.
Berbagai masukan yang disampaikan pelaku usaha menjadi bahan evaluasi untuk mendorong pelayanan karantina yang semakin efektif dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karding juga menekankan pentingnya koordinasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung kelancaran perdagangan komoditas tanpa mengesampingkan aspek kesehatan hewan, ikan, tumbuhan, serta keamanan sumber daya hayati.
Bagi Karantina Kaltim, kehadiran dalam kunjungan kerja tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyelaraskan pelaksanaan tugas di daerah dengan arah kebijakan Badan Karantina Indonesia. Koordinasi antar unit pelaksana teknis (UPT) dinilai penting mengingat lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di wilayah Kalimantan memiliki keterkaitan antardaerah.
Arum menyampaikan, ”Sinergi yang terjalin tidak hanya mendukung efektivitas pengawasan dan pelayanan karantina, tetapi juga dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi komoditas daerah dan kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat.”
Melalui momentum tersebut, Karantina Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan unit pelaksana teknis di wilayah koordinasinya, serta para pemangku kepentingan di wilayah Kalimantan. Kolaborasi yang semakin erat diharapkan mampu menghadirkan pelayanan karantina yang responsif sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas komoditas secara aman, sehat, dan sesuai ketentuan.