BBWS Mesuji Sekampung

BBWS Mesuji Sekampung Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Provinsi Lampung

HYROX sedang menjadi salah satu olahraga kebugaran yang berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena ...
14/07/2026

HYROX sedang menjadi salah satu olahraga kebugaran yang berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena menggabungkan lari dengan rangkaian tantangan fungsional yang menguji kekuatan dan daya tahan tubuh.

Menariknya, beberapa gerakan dalam HYROX seperti mendorong, menarik, membawa, dan mengangkat beban memiliki kemiripan dengan aktivitas yang dilakukan pekerja konstruksi.

Meski demikian, keduanya memiliki tujuan yang berbeda. HYROX dirancang sebagai olahraga kompetitif untuk mencapai performa dan waktu terbaik, sedangkan pekerjaan konstruksi berfokus pada penyelesaian pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Perbedaan lainnya terletak pada lingkungan kerja. Atlet HYROX berlatih dan bertanding di arena yang terkontrol, sementara pekerja konstruksi harus beradaptasi dengan kondisi lapangan, cuaca, dan tantangan yang terus berubah.

Dari sisi durasi, kompetisi HYROX umumnya berlangsung sekitar 1–2 jam dengan intensitas tinggi, sedangkan pekerja konstruksi menjaga konsistensi tenaga dan fokus selama berjam-jam setiap hari.

Melalui perbandingan ini, kita dapat memahami bahwa meskipun memiliki kesamaan dalam tuntutan fisik, pekerja konstruksi membutuhkan kombinasi ketahanan, keterampilan, dan keselamatan kerja untuk mewujudkan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari beserta jajaran meninjau rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan d...
14/07/2026

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari beserta jajaran meninjau rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

Peninjauan pada Sabtu 11 Juli 2026 ini guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

Di lokasi, tampak sejumlah alat berat excavator telah beroperasi melakukan pengerukan sedimen sungai sebagai bagian dari tahapan awal pekerjaan.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung menyampaikan sejumlah arahan teknis kepada pelaksana pekerjaan agar seluruh kegiatan konstruksi dapat berjalan dengan baik, tepat mutu dan tepat waktu.

Melalui rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan, diharapkan tanggul akan lebih andal dan mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat, lahan pertanian, serta infrastruktur di kawasan sekitar.

Sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Kabupaten Lampung Selatan.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Di tengah pertumbuhan jumlah penduduk dunia yang terus meningkat, ketersediaan air bersih justru semakin terancam oleh p...
13/07/2026

Di tengah pertumbuhan jumlah penduduk dunia yang terus meningkat, ketersediaan air bersih justru semakin terancam oleh pencemaran.

Menjaga sumber air bukan hanya tentang melindungi lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan generasi mendatang tetap terpenuhi.

Setiap tindakan kecil untuk mencegah pencemaran air adalah investasi bagi kehidupan yang berkelanjutan.

Mari bersama menjaga sungai, mata air, dan daerah resapan sebagai sumber kehidupan yang tak tergantikan.

Jaga air, jaga kehidupan, karena masa depan bergantung pada setiap tetes yang kita selamatkan.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Selamat Memperingati Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Tahun 2026.Keberagaman kepercayaan menjadi bagian dar...
13/07/2026

Selamat Memperingati Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Tahun 2026.
Keberagaman kepercayaan menjadi bagian dari nilai luhur bangsa yang memperkuat persatuan dan harmoni dalam pembangunan.
Mari terus menjunjung tinggi sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong sebagai fondasi Indonesia yang maju.
Bersama, kita wujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan untuk kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan sosialisasi dan persiapan Self Assessment River Ba...
10/07/2026

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menggelar kegiatan sosialisasi dan persiapan Self Assessment River Basin Organization Performance Benchmarking (RBO-PB) Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Margatiga BBWS Mesuji Sekampung pada Kamis, 9 Juli 2026.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, telah menerbitkan keputusan tentang pembentukan Tim RBO-PB BBWS Mesuji Sekampung Tahun Anggaran 2026.

Pembentukan tim tersebut dilakukan sebagai upaya mengukur kinerja River Basin Organization (RBO) BBWS Mesuji Sekampung melalui evaluasi kinerja Self Assessment menggunakan alat (tool) RBO Performance Benchmarking yang diterbitkan oleh Networks of Asian River Basin Organizations (NARBO).

Self Assessment merupakan proses pengukuran kinerja RBO terhadap lima bidang kritis dan 16 indikator penilaian yang dilakukan oleh pimpinan dan staf BBWS Mesuji Sekampung. Penilaian dilakukan dengan membandingkan pelaksanaan tugas terhadap norma, standar, pedoman, dan/atau kriteria yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin adanya perbaikan kinerja RBO secara berkelanjutan dalam rangka mewujudkan keterpaduan pengelolaan sumber daya air.

Untuk mendukung pelaksanaan penilaian tersebut, telah dibentuk Tim Self Assessment yang terdiri dari pejabat dan pegawai BBWS Mesuji Sekampung yang dinilai memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung bertindak sebagai pengarah, sementara sejumlah kepala bidang ditunjuk sebagai wakil pengarah, ketua, wakil ketua, serta anggota tim yang berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan BBWS Mesuji Sekampung.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Pekerjaan lantai dasar (Lean Concrete/LC) pada Saluran BRS III–1 Daerah Irigasi (DI) Jabung Kiri, Kabupaten Lampung Timu...
09/07/2026

Pekerjaan lantai dasar (Lean Concrete/LC) pada Saluran BRS III–1 Daerah Irigasi (DI) Jabung Kiri, Kabupaten Lampung Timur, mulai dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan rehabilitasi jaringan irigasi.

Pekerjaan ini menggunakan beton ready mix mutu fc’ 10 yang diperuntukkan sebagai lantai kerja sebelum pembangunan struktur utama saluran.

Lean Concrete merupakan lapisan beton kurus yang berfungsi menciptakan permukaan dasar yang rata, bersih, dan stabil.

Keberadaannya penting untuk menjaga kualitas konstruksi, mencegah kontaminasi material dengan tanah dasar, serta mendukung ketahanan dan umur layanan bangunan saluran.

Pekerjaan ini berlokasi di Desa Asahan, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Selama proses pengecoran, pelaksanaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, mulai dari persiapan permukaan, penghamparan beton secara merata, hingga proses perataan dan pengendalian mutu.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketebalan dan elevasi lantai dasar sesuai dengan gambar kerja yang telah ditetapkan.

Melalui pekerjaan ini, konstruksi Saluran BRS III–1 diharapkan memiliki fondasi yang lebih stabil sehingga mampu mendukung kinerja jaringan irigasi secara optimal.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU dalam menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal dan berkualitas.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Yuk Kenali Hukuman Disiplin yang Tidak Hadir Tanpa Keterangan !Kehadiran merupakan salah satu kewajiban dasar setiap Peg...
08/07/2026

Yuk Kenali Hukuman Disiplin yang Tidak Hadir Tanpa Keterangan !

Kehadiran merupakan salah satu kewajiban dasar setiap Pegawai, Ketidakhadiran tanpa alasan yang sah atau tanpa keterangan bukan hanya memengaruhi pelayanan publik, tetapi juga dapat berakibat pada penjatuhan hukuman disiplin sesuai ketentuan yang berlaku.

= Mengapa penting?
Setiap ASN wajib mematuhi jam kerja dan melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh tanggung jawab. Ketidakhadiran tanpa keterangan menjadi bentuk pelanggaran disiplin yang dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggarannya.

= Apa konsekuensinya?
Hukuman disiplin diberikan secara bertingkat berdasarkan jumlah hari tidak masuk kerja tanpa keterangan, mulai dari hukuman disiplin ringan, sedang, hingga berat.

= Ingat!
Disiplin bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi juga mencerminkan integritas, profesionalisme, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Mari bersama membangun budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, swasembada pangan menjadi program prioritas nasional. Lampung sebagai s...
07/07/2026

Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, swasembada pangan menjadi program prioritas nasional. Lampung sebagai salah satu lumbung pangan memegang peran penting dalam mewujudkan target tersebut.

Salah satu kunci swasembada pangan adalah peningkatan Indeks Pertanaman (IP) hingga 300, atau tiga kali tanam dalam setahun pada lahan yang sama. Target ini hanya dapat dicapai jika ketersediaan air irigasi terjamin sepanjang tahun.

Di sinilah peran strategis sistem bendungan di Lampung. Infrastruktur ini memastikan pasokan air irigasi tetap stabil, sehingga petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan dan dapat menjalankan pola tanam secara berkelanjutan.

Tiga Bendungan Penopang Pertanian Lampung:

Produktivitas pertanian di wilayah Pringsewu, Tanggamus, Lampung Selatan, hingga Lampung Timur ditopang oleh sistem bendungan berjenjang (cascade dam system) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Sekampung.

Bendungan Batutegi: Berfungsi sebagai penyimpan cadangan air utama saat musim hujan. Bendungan ini menjadi penyangga pasokan air ketika kemarau panjang atau El Niño melanda.

Bendungan Way Sekampung: Berperan sebagai pusat distribusi air. Air dari Batutegi dan aliran sungai sekitar diatur dan disalurkan ke berbagai daerah irigasi, mendukung lebih dari 55.000 hektare sawah agar tetap mendapat pasokan air secara merata.

Bendungan Margatiga: Menjadi penjaga wilayah hilir. Bendungan ini memanfaatkan potensi air yang sebelumnya terbuang ke laut serta meningkatkan intensitas tanam di kawasan yang selama ini rentan kekeringan.

Dampak bagi Swasembada Pangan:
Integrasi ketiga bendungan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian, antara lain:
1. Meningkatkan luas panen dengan mengaktifkan lahan yang sebelumnya tidak produktif saat musim kemarau.
2. Meningkatkan produksi padi melalui pasokan air yang lebih terukur sesuai kebutuhan tanaman.
3. Meningkatkan kesejahteraan petani melalui kepastian musim tanam dan hasil panen yang lebih stabil.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Berdasarkan data BMKG, tahun 2026 diwarnai anomali cuaca berupa El Niño berkepanjangan yang menyebabkan musim kemarau le...
06/07/2026

Berdasarkan data BMKG, tahun 2026 diwarnai anomali cuaca berupa El Niño berkepanjangan yang menyebabkan musim kemarau lebih kering dan lebih panjang dibandingkan rata-rata dalam 30 tahun terakhir.

Namun Lampung memiliki beberapa bendungan besar yang berperan penting dalam memitigasi bencana kekeringan tersebut. Peran yang sangat krusial dalam menyelamatkan ketahanan pangan dan pasokan air baku bagi masyarakat.

Bagaimana Bendungan Memitigasi Kekeringan?

Bendungan berperan dalam mengurangi dampak kekeringan melalui beberapa fungsi utama, yaitu:

1. Menyimpan cadangan air. Saat musim hujan, bendungan menampung kelebihan air yang kemudian dilepaskan secara terukur ketika debit sungai menurun pada musim kemarau.
2. Menjamin pasokan irigasi. Air bendungan menjaga lahan pertanian tetap terairi meski hujan tidak turun dalam waktu lama, sehingga risiko gagal panen dapat ditekan.
3. Menjaga ketersediaan air tanah. Keberadaan bendungan membantu mempertahankan kelembapan tanah dan mendukung pengisian kembali cadangan air tanah.
4. Menyediakan air baku. Air bendungan dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, sanitasi, hingga industri.

Tiga Pilar Bendungan Utama di Lampung

Pengelolaan sumber daya air di Lampung ditopang oleh tiga bendungan utama di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Sekampung, yaitu Bendungan Batutegi di Kabupaten Tanggamus sebagai bendungan hulu, Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu yang berada di bagian tengah, serta Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur yang berfungsi mengoptimalkan pemanfaatan air di wilayah hilir.

Ketiga bendungan tersebut menjadi infrastruktur vital dalam menjaga ketersediaan air irigasi dan mengurangi dampak kekeringan yang kerap melanda Lampung saat fenomena El Nino terjadi.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Bendungan tidak hanya berfungsi menyimpan air untuk irigasi, air baku, dan pembangkit listrik. Tapi juga berperan pentin...
04/07/2026

Bendungan tidak hanya berfungsi menyimpan air untuk irigasi, air baku, dan pembangkit listrik. Tapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai di wilayah hilir.

Pada masa lalu, pengelolaan bendungan lebih banyak berfokus pada pemanfaatan air untuk kebutuhan manusia. Akibatnya, aliran sungai di bagian hilir sering kali berkurang drastis saat musim kemarau.

Karena itu, pengelolaan sumber daya air saat ini menerapkan konsep debit pemeliharaan (environmental flow), yaitu sejumlah aliran air yang tetap dilepaskan dari bendungan untuk menjaga keberlangsungan fungsi ekosistem sungai.

Manfaat Debit Pemeliharaan bagi Ekosistem Hilir:

1.Menjaga Kualitas Air Sungai: Membantu sungai mengencerkan berbagai polutan yang masuk dari aktivitas masyarakat maupun industri serta mendukung kehidupan organisme akuatik.

2. Melindungi Habitat Biota Air: Ikan, udang, dan berbagai organisme air lainnya membutuhkan kondisi sungai yang stabil. Jika aliran sungai terlalu kecil atau kering, habitat mereka akan terganggu.

3. Mencegah Intrusi Air Laut: Pada sungai yang bermuara ke laut, aliran air tawar berfungsi sebagai penghalang alami terhadap masuknya air laut ke daratan. Jika debit sungai terlalu kecil, air laut dapat masuk lebih jauh ke wilayah pesisir dan meningkatkan kadar garam pada air tanah dan lahan pertanian.

4. Menjaga Kelestarian Ekosistem Sungai: Aliran sungai yang berkelanjutan mendukung berbagai proses alami, seperti transportasi sedimen, siklus nutrisi, dan keberlangsungan vegetasi di sepanjang bantaran sungai.

Kementerian PU
Ditjen Sumber Daya Air



Address

Jalan Garuntang No. 57
Bandar

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:30
Tuesday 08:00 - 16:30
Wednesday 08:00 - 16:30
Thursday 08:00 - 16:30
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+6282372198928

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BBWS Mesuji Sekampung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BBWS Mesuji Sekampung:

Shortcuts

Share