Polres Banjar POLDA JABAR

Polres Banjar POLDA JABAR Halaman Resmi Polres Banjar Polda Jawa Barat

Laporan / Pengaduan Hub. CALL CENTER 110

13/08/2026

Di Pelosok Indonesia, Masih ada masyarakat yang harus berjuang melewati keterbatasan akses untuk belajar, bekerja, dan mendapatkan layanaan kesehatan.

Polri hadir melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, mendukung program pemerintahaan Presiden Prabowo Subianto, membangun jembatan yang menghubungkan harapan.

Setiap jembatan membuka jalan bagi pendidikan, Memperlancar pelayanan kesehatan, menggerakkan perekomian, dan mendekatkan masyarakat, dengan masa depan yang lebih baik.

Jembatan Merah Putih Presisi, menjadi wujud nyata kehadiran Polri, dalam mendukung pembangunan nasional.
Demi Indonesia, yang semakin maju dan sejahtera.

Polri Terus Berkomitmen Bukti Pengabdian Pada Negeri dan Masyarakat

13/08/2026

Tiga anak laki-laki berusia 11 tahun mendatangi Polsek Karanganyar pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 22.30 WIB setelah bermain hingga kawasan Alun-alun Kajen. Ketiganya diketahui tinggal di Dukuh Gentongan, Desa Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Karena hari sudah larut, mereka meminta bantuan polisi untuk mengantar p**ang. Petugas kemudian memastikan identitas dan alamat ketiganya sebelum mengantar mereka menggunakan kendaraan dinas Polsek Karanganyar. Polisi mengantar ketiga bocah tersebut hingga tiba di rumah masing-masing dengan aman. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian dan pelayanan polisi kepada anak-anak yang membutuhkan bantuan. Polri Terus Berkomitmen Bukti Pengabdian Pada Negeri dan Masyarakat

13/08/2026

Pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau menjadi salah satu wujud nyata pengabdian Polri yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya adalah warga Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan apresiasinya atas pembangunan jembatan yang kini mempermudah mobilitas dan aktivitas sehari-hari warga. Bagi mereka, kehadiran jembatan tersebut menjadi hadiah istimewa dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat. Apresiasi ini menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Polri Terus Berkomitmen Bukti Pengabdian Pada Negeri dan Masyarakat

Polres Ngada, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Bopoma, RT 007/RW 00, ...
13/08/2026

Polres Ngada, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Bopoma, RT 007/RW 00, Desa Bopoma, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada pada Rabu (12/8). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau sekaligus menindaklanjuti penyampaian aspirasi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Bantuan air bersih tersebut didistribusikan oleh PS. Kasi Dokkes Polres Ngada Aipda Heribertus Tena, S.Tr.AK., M.Si. bersama PS. Kanit Binkamsa Satuan Binmas Polres Ngada Aipda Kristian Reo Rudu. Melalui kegiatan ini, Polres Ngada berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan dampak kekeringan yang terjadi di wilayah hukumnya. Polri Terus Berkomitmen Bukti Pengabdian Pada Negeri dan Masyarakat

13/08/2026

APEL GELAR PASUKAN KESIAPSIAGAAN KARHUTLA

13/08/2026

Anggota Paskibraka Kota Banjar Mengusasi 4 Bahasa Asing.

Banjar – Musim kemarau membawa satu ancaman yang tak boleh dianggap sepele: kebakaran hutan dan lahan. Api bisa muncul d...
11/08/2026

Banjar – Musim kemarau membawa satu ancaman yang tak boleh dianggap sepele: kebakaran hutan dan lahan. Api bisa muncul dari titik kecil, tetapi dalam kondisi kering dapat dengan cepat menjalar dan mengganggu lingkungan hingga aktivitas masyarakat.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Polres Banjar tidak menunggu munculnya titik api. Kesiapsiagaan mulai dibangun sejak dini melalui Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres Banjar, Selasa (11/8/2026).

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., memimpin langsung apel tersebut. Di belakangnya, kekuatan gabungan dari berbagai instansi berdiri dalam satu barisan. Unsur Kodim 0613 Ciamis, Polri, Polhut dan Polter KPH Ciamis, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dishub, Dinkes, PMI, Tagana hingga SP-BUN ikut memastikan kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk selama musim kemarau.

Pemandangan itu menunjukkan satu hal penting. Penanganan Karhutla bukan pekerjaan satu institusi. Ketika api muncul dan mulai membesar, kecepatan respons serta kemampuan berbagai unsur untuk bekerja dalam satu komando menjadi faktor penentu.

Apel yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut juga bukan sekadar agenda seremonial. Polres Banjar memanfaatkannya untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus mempertemukan seluruh unsur yang nantinya berhadapan langsung dengan situasi kebakaran di lapangan.

Setelah apel selesai, kesiapan itu langsung diuji melalui simulasi penanggulangan Karhutla. Tim gabungan memperagakan tahapan penanganan kebakaran sekaligus tata cara penggunaan pakaian taktis pelindung api atau tahan api.

Simulasi tersebut menjadi gambaran bagaimana setiap unsur harus bergerak ketika menghadapi kondisi darurat. Personel dituntut memahami peran masing-masing, sementara koordinasi harus berlangsung cepat agar penanganan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, peningkatan potensi Karhutla pada musim kemarau harus diantisipasi melalui langkah nyata, bukan hanya setelah kebakaran terjadi.

"Memasuki musim kemarau, kita harus meningkatkan kewaspadaan. Kesiapan personel, sarana prasarana, deteksi dini dan koordinasi lintas sektor harus berjalan secara bersamaan," kata AKBP Didi Dewantoro.

Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan. Asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat, sementara kerusakan kawasan yang terbakar juga dapat memberikan dampak lebih panjang terhadap kehidupan warga dan perekonomian.

Karena itu, pendekatan pencegahan menjadi perhatian utama. Patroli di kawasan yang memiliki potensi kerawanan perlu diperkuat, sementara informasi mengenai titik panas atau hotspot harus segera ditindaklanjuti agar potensi kebakaran dapat diketahui sejak awal.

"Jangan menunggu api membesar. Deteksi dini harus diperkuat dan setiap informasi mengenai potensi kebakaran harus segera direspons. Semakin cepat kita mengetahui, semakin cepat p**a langkah penanganannya," tegasnya.

Kapolres juga menekankan bahwa sinergi menjadi kekuatan utama dalam menghadapi Karhutla. BPBD, Damkar, TNI, Polri, Perhutani, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.

Di lapangan, koordinasi menjadi sangat penting karena kondisi kebakaran dapat berubah dalam waktu singkat. Api dapat meluas, arah angin berubah, sementara medan yang sulit dapat meningkatkan risiko bagi petugas.

Karena itu, kesiapan peralatan turut menjadi perhatian. Kendaraan, perlengkapan pemadaman, logistik hingga pakaian pelindung harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Kita tidak boleh hanya siap secara personel. Peralatan juga harus siap. Ketika ada kejadian, jangan sampai waktu terbuang karena sarana yang dibutuhkan belum tersedia atau tidak dapat digunakan secara optimal," ujar Kapolres Banjar.

Dalam kesempatan tersebut, aspek keselamatan personel juga menjadi perhatian. Petugas yang berada di garis depan menghadapi api harus memahami prosedur keselamatan dan tidak mengambil risiko yang dapat membahayakan diri.

Bagi Polres Banjar, apel ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman Karhutla harus dihadapi secara kolektif. Kesiapsiagaan bukan hanya tentang berapa banyak personel yang disiapkan, tetapi seberapa cepat seluruh kekuatan dapat bergerak ketika keadaan benar-benar membutuhkan.

Dengan kekuatan lintas sektor yang telah dikonsolidasikan, Polres Banjar memastikan langkah pencegahan dan penanganan Karhutla disiapkan sejak awal musim kemarau. Targetnya jelas: potensi api terdeteksi lebih cepat, respons lebih terukur, dan dampaknya tidak sampai meluas ke masyarakat maupun lingkungan.

Di tengah musim kemarau yang menuntut kewaspadaan lebih tinggi, kesiapan menjadi pertahanan pertama. Polres Banjar bersama seluruh unsur terkait memilih membangun kesiapan sebelum api muncul, bukan bergerak setelah keadaan terlanjur membesar.

Address

Jalan Siliwangi
Banjar
46332

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Polres Banjar POLDA JABAR posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Polres Banjar POLDA JABAR:

Shortcuts

Share