Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan

Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan telah hadir untuk mendukung pemajuan kebudayaan di Provinsi Kalimantan Selatan

Halo Sahabat Budaya 👋Di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan, khususnya di masyarakat Dayak Bakumpai, terdapat sala...
05/09/2026

Halo Sahabat Budaya 👋

Di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan, khususnya di masyarakat Dayak Bakumpai, terdapat salah satu pengobatan tradisional yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) pada bulan Oktober tahun 2025, yakni yang dikenal dengan Badewa.

Secara historis, tradisi Badewa telah berkembang di tengah masyarakat Bakumpai sejak masa sebelum masuknya Islam di wilayah Barito Kuala. Seiring perkembangan zaman dan perubahan kehidupan masyarakat, pelaksanaan Badewa juga mengalami penyesuaian, namun nilai-nilai kebersamaan dan pewarisan pengetahuan tradisional tetap menjadi bagian penting dari keberadaannya.

Lebih dari sekadar sebuah ritual, Badewa merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Dayak Bakumpai, sebuah warisan pengetahuan yang menghubungkan masa lalu, kehidupan masyarakat hari ini, dan generasi yang akan datang.

Mari bersama mengenal, menghargai, dan melestarikan Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) Badewa sebagai bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Selatan.

Sahabat Budaya,Raden Ronggo Tumenggung Suria Kasuma merupakan putra dari pasangan ayah Bayan Aji yang merupakan keturuna...
02/09/2026

Sahabat Budaya,

Raden Ronggo Tumenggung Suria Kasuma merupakan putra dari pasangan ayah Bayan Aji yang merupakan keturunan dari kesultanan di Filipina dan ibu Galuh Salamah, orang asli Banjarmasin. Beliau menikah dengan wanita keturunan Tionghoa bernama Ratu Lim Pe Tek Nio yang setelah memeluk agama Islam berganti nama menjadi Siti Ra’imah.

Tokoh dengan nama asli Abdurrahman ini pernah diangkat sebagai kepala pada birokrat jaksa Landraad Bandjarmasin. Kemudian menjabat sebagai Ronggo (pimpinan pribumi dalam satu onderafdeeling) di Kuin sekitar tahun 1876 pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Karirnya terus naik hingga menjabat sebagai Ronggo Afdeeling Banjarmasin dan sekitarnya (Borneo bagian selatan dan timur) hingga tahun 1893.

Setelah Raden Tumenggung Suria Kasuma wafat, beliau dimakamkan di daerah Alalak Selatan, Banjarmasin, berdampingan dengan makam istrinya. Makam ini sebelumnya merupakan bagian belakang rumah beliau yang berbentuk rumah Adat Banjar Baanjung. Di area ini juga terdapat kolam yang selalu terisi air yang dikenal oleh masyarakat dengan nama Sumur Ratu.

Kini makam tersebut yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sebagai Struktur C***r Budaya peringkat kota berdasarkan SK Nomor 532 Tahun 2020.


***rBudaya

Sahabat Budaya,Apakah pernah menikmati pertunjukan Wayang Gung?*Wayang Gung - Kisah Ramayana yang dibawakan dalam versi ...
29/08/2026

Sahabat Budaya,
Apakah pernah menikmati pertunjukan Wayang Gung?

*Wayang Gung - Kisah Ramayana yang dibawakan dalam versi Banjar melalui perpaduan cerita, dialog, pengolahan vokal, gerak tari serta diiringi musik gamelan.

Apabila ada kesempatan untuk menonton Wayang Gung, pada bagian cerita atau babak apa yang paling dinantikan dalam pertunjukan?

Tulis jawaban di kolom komentar ya




Sahabat Budaya,Pada Pelaksanaan Program Dana Indonesia Raya tahun 2026, BP Kebudayaan Kalimantan Selatan melakukan penda...
29/08/2026

Sahabat Budaya,

Pada Pelaksanaan Program Dana Indonesia Raya tahun 2026, BP Kebudayaan Kalimantan Selatan melakukan pendampingan kepada calon penerima Dana Indonesia Raya tahun 2026 yang sudah dimulai sejak Kamis, 27 Agustus 2026. Adapun pendampingan ini dilakukan secara luring/bertemu langsung di Kantor BP Kebudayaan Kalimantan Selatan, maupun secara daring melalui zoom meeting.

Terhitung sampai hari Sabtu, 29 Agustus 2026, sebanyak 47 dari 59 (79.6 persen) calon penerima Dana Indonesia Raya di seluruh Kalimantan Selatan, telah mendapatkan pendampingan dalam penyusunan/penyesuaian RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan sosialisasi capaian kegiatan secara substansial.

Pelaksanaan pendampingan calon penerima Program Dana Indonesia Raya ini akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 31 Agustus 2026.

Salam Budaya 👌🔥

Repost from Ekosistem.Budaya Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) bukan sekadar penghargaan, akan tetapi upaya mengapresi...
25/08/2026

Repost from Ekosistem.Budaya

Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) bukan sekadar penghargaan, akan tetapi upaya mengapresiasai, merawat, dan memposisikan pelaku budaya di tempat yang layak

Melalui AKI 2026, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kembali memberikan penghormatan bagi individu, komunitas, hingga pemerintah daerah yang konsisten memajukan ekosistem kebudayaan nasional.

Bagi yang ingin mendaftarkan diri atau mengusulkan sosok penggerak budaya di sekitarnya, pastikan sesuai dengan alur dan prosedur.

Mari bersama-sama menjadi garda depan dalam pemajuan kebudayaan!

Selamat mendaftar!

BP Kebudayaan Kalimantan Selatan mengucapkaan,"Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga berkah Aruh Mulud d...
25/08/2026

BP Kebudayaan Kalimantan Selatan mengucapkaan,

"Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga berkah Aruh Mulud dan semarak kecintaan kepada Rasulullah senantiasa merekatkan tali silaturahmi serta kedamaian di Bumi Banua dan seluruh penjuru Indonesia"

Salam Budaya!

Sahabat Budaya,Bagi masyarakat Banjar, bulan Rabiul Awal tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi ...
22/08/2026

Sahabat Budaya,

Bagi masyarakat Banjar, bulan Rabiul Awal tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk merawat tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Salah satunya adalah Ba’ayun Maulid yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) .

Di Kabupaten Banjar, Ba’ayun Maulid masih menjadi bagian dari kehidupan budaya masyarakat dan terus diupayakan keberlangsungannya. Pemerintah Kabupaten Banjar juga menempatkan tradisi ini sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya Banjar sekaligus sarana pewarisan nilai kepada generasi muda.

Mari bersama mengenal, menjaga, dan melestarikan Ba’ayun Mulud sebagai bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Selatan.

`ayunMulud

Sahabat Budaya,Dalam rangka Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, keluarga besar BP Kebudayaan Kalimantan Selatan melaks...
18/08/2026

Sahabat Budaya,

Dalam rangka Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, keluarga besar BP Kebudayaan Kalimantan Selatan melaksanakan Upacara Hari Kemerdekaan yang diikuti oleh pimpinan dan seluruh jajaran di halaman Kantor BP Kebudayaan Kalimantan Selatan (Senin, 17 Agustus 2026)

Adapun tema Hari Kemerdekaan tahun ini ialah "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur." Tema tersebut dapat menjadi refleksi akan pentingnya menjadikan kekayaan budaya Indonesia sebagai fondasi kedaulatan identitas bangsa, sarana keadilan sosial bagi pelaku seni lokal, serta modal kemakmuran ekonomi kreatif




Kebudayaan

Sahabat Budaya,Kompleks Makam Sultan Suriansyah merupakan salah satu C***r Budaya di Kalimantan Selatan yang ditetapkan ...
18/08/2026

Sahabat Budaya,

Kompleks Makam Sultan Suriansyah merupakan salah satu C***r Budaya di Kalimantan Selatan yang ditetapkan melalui No. SK KM.7/PW.007/MKP/03 pada tanggal 4 Maret 2003. C***r Budaya ini berlokasi di Jl. Kuin Utara, Kel. Kuin Utara, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, yang berdekatan dengan tepi Sungai Kuin dan Masjid Sultan Suriansyah.

Di dalam Kompleks pemakaman, terdapat Makam Sultan Suriansyah yang merupakan raja Kerajaan Banjar pertama yang memeluk agama Islam. Sewaktu kecil bernama Raden Samudera yang merupakan cucu dari Maharaja Sukamara (raja Kerajaan Negara Daha), lalu diangkat menjadi raja (1526-1550) namanya menjadi Pangeran Samudera, dan setelah memeluk agama Islam beliau dikenal dengan Sultan Suriansyah. Sultan dari Banjar ini juga dikenal dengan gelar Panembahan atau Susuhunan Batu Habang.

Selain makam Sultan Suriansyah, terdapat beberapa makam, antara lain: Ratu Intan Sari, Pangeran Muhammad, Pangeran Ahmad, Sayyid Muhammad, Gusti Muhammad Arsyad, Syeh H Abd, makam anak seorang Cina, Hulubalang kerajaan.

Pada tahun 1982/1983, dilakukan Studi Kelayakan dalam rangka pemugaran pada kompleks pemakaman. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Drs. Machi Suhadi (epigraf dari Puslit Arkenas Jakarta). Pemugaran yang dilakukan antara lain dengan memperkuat pagar bagian bawah dengan slop beton; membersihkan dan membetulkan letak nisan makam, memperkuat dan merapikan letak marmer makam; memperbaiki ukiran-ukiran yang rusak dan mengembalikan cat makam seperti warna semula. Selanjutnya pada tahun 1985/1986 diarahkan pada kegiatan penyusunan kembali batu bata tanggul dan membangun cungkup yang baru menggantikan cungkup lama yang didirikan pada tahun 1985.

Sahabat budaya, kompleks makam ini tidak hanya menjadi tempat peristirahatan tokoh penting dalam sejarah Banjar, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenang perjalanan perkembangan Islam, pemerintahan, serta kebudayaan masyarakat Banjar. Kawasan pemakaman ini menyimpan nilai sejarah yang menjadi bagian dari identitas budaya Kalimantan Selatan, serta menjadi ingatan kolektif tentang perjalanan Banua.
Salam Budaya!

17/08/2026

Di tengah musibah yang menimpa saudara-saudara kita di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur, doa dan simpati kita panjatkan bagi seluruh masyarakat yang terdampak. Semoga diberikan perlindungan, ketabahan, dan kekuatan untuk melewati masa sulit ini, serta segera dipertemukan dengan hari-hari yang lebih baik.

Momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia hari ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Indonesia dibangun atas semangat kebersamaan dan gotong royong. Dalam s**a maupun duka, mari terus menguatkan satu sama lain, menjaga persatuan, dan hadir bagi sesama sebagai satu bangsa, satu Indonesia.

Semoga semangat kemerdekaan tidak hanya kita rayakan, tetapi juga kita wujudkan melalui kepedulian, solidaritas, dan gotong royong untuk Indonesia yang semakin kuat dan tangguh.



Address

Jalan Gotong Royong 2
Banjarbaru

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Selatan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share