03/09/2026
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026, Semarakkan Bahasa dan Sastra Jawa di Banjarnegara
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) digelar di Kabupaten Banjarnegara, Kamis (3/9/2026). Bertempat di kompleks Surya Yudha Park, kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kreativitas, bakat, sekaligus kecintaan mereka terhadap bahasa dan sastra daerah.
Festival yang dibuka secara langsung oleh veriyanto, ST . Kegiatan ini diikuti para siswa SD dengan penuh antusias. Beragam penampilan dan karya berbahasa Jawa ditampilkan dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. FTBI diharapkan mampu menghidupkan kembali penggunaan bahasa daerah sekaligus meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap kekayaan budaya bangsa.
Berbagai cabang lomba disiapkan untuk menggali potensi siswa, mulai dari Nulis lan Maca Aksara Jawa (Menulis dan Membaca Aksara Jawa), Ndongeng (Mendongeng), Sesorah (Berpidato), Nulis Cerkak (Menulis Cerita Cekak), Maca Geguritan, Nembang Macapat, Ndhagel Ijen (Komedi Tunggal), hingga Yel-Yel Kontingen. Setiap cabang menjadi kesempatan bagi peserta untuk berkreasi, berani tampil, serta mengembangkan kemampuan bahasa dan sastra Jawa.
Lebih dari sekadar perlombaan, FTBI menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa daerah, meningkatkan daya kreativitas, serta menanamkan sikap kompetitif dan sportif sejak dini. Melalui kegiatan ini, bakat dan potensi siswa di bidang seni, bahasa, dan sastra diharapkan dapat terus berkembang hingga mampu melahirkan karya-karya berkualitas dan prestasi terbaik bagi Banjarnegara.
Festival Tunas Bahasa Ibu juga menjadi pengingat bahwa bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi merupakan bagian dari identitas, budaya, dan warisan leluhur yang harus terus dijaga. Dari panggung sederhana para tunas muda inilah, bahasa Jawa diharapkan tetap hidup, tumbuh, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.