16/12/2025
Kantor Urusan Agama (KUA) Bissappu menggelar Bimbingan Keluarga Gerakan Sadar Pencatatan Nikah pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Bersama Mewujudkan Keluarga Maslahah.”
Peserta kegiatan merupakan pasangan suami istri yang telah lolos verifikasi berkas Isbat Nikah oleh Pengadilan Agama, sebanyak 30 pasang yang hadir 26 pasang.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Jamaluddin, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa buku nikah memiliki fungsi yang sangat penting, baik sebagai bukti keabsahan pernikahan yang tercatat secara negara maupun sebagai dokumen utama dalam berbagai urusan administrasi. Ia juga menyampaikan bahwa pencatatan pernikahan merupakan bagian dari upaya perlindungan hukum bagi keluarga. Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Bimas Islam sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Pemateri pertama, Dr. H. Syarief Hidayat Hasibu, Lc., M.A., menyampaikan materi tentang Kesadaran Hukum Keluarga Islam. Ia menekankan pentingnya kepemilikan buku nikah sebagai dokumen legal pasangan suami istri dalam berbagai urusan administrasi. Menurutnya, setiap pasangan suami istri wajib memiliki legalitas pernikahan yang dibuktikan dengan buku nikah. Salah satu upaya memperoleh buku nikah bagi pasangan yang belum memilikinya adalah melalui proses Isbat Nikah.
Selanjutnya, narasumber kedua, Ustaz KH. Ambo, S.Pd.I., M.Pd., membawakan materi berjudul “Membangun dan Mengokohkan Keluarga Menuju Keluarga Maslahah.” Ia menjelaskan bahwa membangun keluarga muslim yang maslahah tidak cukup hanya dengan teori, tetapi membutuhkan komitmen dan usaha bersama dari seluruh anggota keluarga.
Adapun upaya dalam mewujudkan dan mengokohkan keluarga maslahah antara lain membangun keluarga di atas landasan agama, menumbuhkan cinta dan kasih sayang, menghindari permintaan cerai serta tidak memudahkan pengucapan talak, serta memberikan keteladanan yang baik dalam keluarga.
Ia menambahkan bahwa maslahah berarti menghadirkan kebaikan dan manfaat sebesar-besarnya dalam upaya mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dan menyimak