Sarekat Buku

Sarekat Buku menyajikan buku2 ber genre sosial, budaya, gender, indie, bahan kuliah, dan diskusi buku Laman saya untuk "berjualan" buku, agar saya mampu mengoleksi buku.

bermula dari geliat saya suka membaca buku dan sedikit wawasan saya soal buku, saya kembangkan sekalian untuk membuat laman "zuhdi buku".

Peristiwa Geger Sapehi (Sepoy)Geger Sepoy atau Geger Sepehi merupakan penyerbuan pas**an Inggris terhadap Kraton Yogyaka...
05/01/2026

Peristiwa Geger Sapehi (Sepoy)

Geger Sepoy atau Geger Sepehi merupakan penyerbuan pas**an Inggris terhadap Kraton Yogyakarta pada tanggal 19-20 Juni 1812. Peristiwa Geger Sepoy berawal ketika pada tahun 1811 Inggris mulai menancapkan kekuasaannya di Jawa dan berkeinginan menguasai Pulau Jawa yang kala itu dipimpin oleh Letnan Gubernur Thomas Stamford Raffless.

Peristiwa Geger Sepoy dimulai dengan perencanaan yang matang. Pas**an yang dipimpin Inggris terdiri dari pas**an kerajaan Eropa dan pas**an Sepoy (Pas**an dari India) sebanyak 1200 orang, pas**an Surakarta, Legiun Mangkunegaran sebanyak 800 orang, serta dukungan dari Pangeran Notokusumo dan Tan Jin Sing.

Pertahanan Kraton Yogyakarta jebol dan pas**an masuk melalui Plengkung Tarunasura, Nirbaya, dan Alun-Alun Utara. Sultan Hamengkubuwono II ditangkap beserta para pangeran yang masih tersisa. Keraton Yogyakarta berhasil diduduki dan terjadi penjarahan besar-besaran terhadap harta-harta dan kekayaan intelektual yang ada di dalamnya.

Inggris melakukan berbagai kebijakan yang menguntungkannya di kraton, setelah berhasil menguasainya dan menangkap Sultan Hamengkubuwono II. Kebijakan pertama yang dilakukan Inggris adalah mengangkat Adipati Anom Surojo sebagai Sultan Hamengkubuwono III yang dipaksa tunduk kepada pemerintah Gubernurmen Inggris. Kedua, Inggris mengangkat Pangeran Notokusumo sebagai pemimpin kepangeranan yang merdeka bernama Kadipaten Pakualaman dan dia bergelar Adipati Pakualaman I. Ketiga, Inggris juga mengangkat Adipati Anom Ibnu Jarot sebagai Sulan Hamengkubuwono IV menggantikan ayahnya yang meningggal pada tahun 1814.

Peristiwa Geger Sepoy juga telah menguras seluruh kekayaan materi maupun keilmuan Kraton. Seluruh naskah sejarah yang ada di kraton habis diboyong oleh Raffles dan kebanyakan dibawa ke Inggris dan sekrang disimpan di Bristish Library. Padahal di dalam naskah tersebut banyak menceritakan sejarah panjang masyarakat Jawa yan kental akan berbagai macam bentuk filosofi.
- Tri Prawiro Mintardjo -

Pemesanan buku:
0888-0289-7551
Sarekat Buku

Peristiwa Geger Sapehi (Sepoy)Geger Sepoy atau Geger Sepehi merupakan penyerbuan pas**an Inggris terhadap Kraton Yogyaka...
05/01/2026

Peristiwa Geger Sapehi (Sepoy)

Geger Sepoy atau Geger Sepehi merupakan penyerbuan pas**an Inggris terhadap Kraton Yogyakarta pada tanggal 19-20 Juni 1812. Peristiwa Geger Sepoy berawal ketika pada tahun 1811 Inggris mulai menancapkan kekuasaannya di Jawa dan berkeinginan menguasai Pulau Jawa yang kala itu dipimpin oleh Letnan Gubernur Thomas Stamford Raffless.

Peristiwa Geger Sepoy dimulai dengan perencanaan yang matang. Pas**an yang dipimpin Inggris terdiri dari pas**an kerajaan Eropa dan pas**an Sepoy (Pas**an dari India) sebanyak 1200 orang, pas**an Surakarta, Legiun Mangkunegaran sebanyak 800 orang, serta dukungan dari Pangeran Notokusumo dan Tan Jin Sing.

Pertahanan Kraton Yogyakarta jebol dan pas**an masuk melalui Plengkung Tarunasura, Nirbaya, dan Alun-Alun Utara. Sultan Hamengkubuwono II ditangkap beserta para pangeran yang masih tersisa. Keraton Yogyakarta berhasil diduduki dan terjadi penjarahan besar-besaran terhadap harta-harta dan kekayaan intelektual yang ada di dalamnya.

Inggris melakukan berbagai kebijakan yang menguntungkannya di kraton, setelah berhasil menguasainya dan menangkap Sultan Hamengkubuwono II. Kebijakan pertama yang dilakukan Inggris adalah mengangkat Adipati Anom Surojo sebagai Sultan Hamengkubuwono III yang dipaksa tunduk kepada pemerintah Gubernurmen Inggris. Kedua, Inggris mengangkat Pangeran Notokusumo sebagai pemimpin kepangeranan yang merdeka bernama Kadipaten Pakualaman dan dia bergelar Adipati Pakualaman I. Ketiga, Inggris juga mengangkat Adipati Anom Ibnu Jarot sebagai Sulan Hamengkubuwono IV menggantikan ayahnya yang meningggal pada tahun 1814.
Peristiwa Geger Sepoy juga telah menguras seluruh kekayaan materi maupun keilmuan Kraton. Seluruh naskah sejarah yang ada di kraton habis diboyong oleh Raffles dan kebanyakan dibawa ke Inggris dan sekrang disimpan di Bristish Library. Padahal di dalam naskah tersebut banyak menceritakan sejarah panjang masyarakat Jawa yan kental akan berbagai macam bentuk filosofi.
- Tri Prawiro Mintardjo -

Pemesanan buku:
0888-0289-7551
Sarekat Buku

PLANTUNGAN DAN KUSTAIsolasi dan Eksperimentasi Pemberantasan Kusta di Jawa 1900-1930Dalam catatan sejarah yang diteliti ...
04/12/2025

PLANTUNGAN DAN KUSTA
Isolasi dan Eksperimentasi Pemberantasan Kusta di Jawa 1900-1930

Dalam catatan sejarah yang diteliti secara menyeluruh ini, Rumakso Setyadi menelusuri nasib para penderita kusta di Hindia Belanda. Para pejabat kolonial sangat terganggu oleh individu-individu tersebut, meskipun jumlah mereka relatif kecil dan mereka hampir tidak membahayakan siapa pun. Warga yang prihatin mengenai kusta mengungkapkan kekhawatiran mereka dan mengambil berbagai inisiatif yang memiliki tujuan ganda, yaitu memberikan perawatan kepada individu-individu ini sekaligus menjauhkan mereka dari ruang publik.
Pemerintah kolonial juga menyatakan kekhawatirannya, tetapi menekankan bahwa tindakan apa pun yang dapat diambil tidak boleh terlalu mahal.

Dokter menjadi penjaga gerbang penting dalam cara penanganan resmi penderita kusta. Pertama, mereka memberikan diagnosis yang menentukan nasib penderita. Kedua, mereka bereksperimen dengan metode pengobatan yang menjanjikan untuk meringankan gejala, mengikuti tren terbaru dalam penelitian dan praktik medis.
Sejarah ini memberikan wawasan yang sangat baik tentang kekhawatiran pejabat pemerintah dan warga negara Belanda tentang penderita kusta dan mengapa kehadiran mereka dalam masyarakat kolonial menjadi penyebab kekhawatiran. Kemudian, buku ini menelusuri langkah-langkah apa yang diambil, bagaimana penerapannya, dan motivasi kelompok agama untuk melakukannya. Buku ini menggambarkan bagaimana kusta bukan hanya masalah medis yang memengaruhi individu, tetapi bagaimana kusta menjadi masalah sosial yang membutuhkan intervensi.

Buku sejarah kusta ini dengan demikian merupakan gambaran yang sangat baik akan sejarah masyarakat kolonial.

Hans Pols
Profesor History and Philosophy of Science, Sidney University Australia

Penulis: Rumakso Setyadi
Tebal: 260 halaman
Kertas : Bookpaper 72 gram
Harga: 125,000 diskon 100,000 selama pre order
======================

SETELAH SEMPAT TERJADI DRAMA DAN EDIT GA BERHENTINASKAH INI SUDAH BISA DIPESAN
30/11/2025

SETELAH SEMPAT TERJADI DRAMA DAN EDIT GA BERHENTI
NASKAH INI SUDAH BISA DIPESAN

KETIKA ANAK IDEOLOGIS B**G KARNO MENULIS PERJUANGAN BAPAKNYAThe Darker Nations (2007) karya Vijay Prashad telah diterjem...
17/11/2025

KETIKA ANAK IDEOLOGIS B**G KARNO MENULIS PERJUANGAN BAPAKNYA

The Darker Nations (2007) karya Vijay Prashad telah diterjemahkan Keenan Nasution berjudul Bangsa-Bangsa Kulit Berwarna (2025). Buku ini menghadirkan sejumlah fakta tentang perhelatan KTT Asia Afrika di Bandung pada akhir April 1955.

Saya mencermati buku ini melalui tiga cara. Pertama, apa letak kekuatan utama dalam menjelaskan proyek politik Dunia Ketiga sebagai sesuatu yang hidup, penuh emosi, dan harapan. Prashad melihat Dasasila Bandung 1955 bukan sekadar footnote sejarah. Prashad berhasil mengurai benang merah dari beragam perjuangan kemerdekaan, mengaitkannya dengan ide besar solidaritas global yang mencoba melawan hegemoni Barat.

Buku ini seperti peta, penuh lekuk, tikungan tajam, dan jalan-jalan kecil menghubungkan lusinan negara baru dengan harapan yang sama untuk berdaulat penuh dan merdeka.

Kedua, soal bagaimana buku ini dikerjakan: terasa sekali metode kerja Prashad lebih seperti seorang peziarah ketimbang sejarawan yang kaku. Ia menyusuri jejak-jejak ide, konferensi, pertemuan, serta figur-figur yang kerap luput dari narasi besar.

Pendekatan ini membuat buku Bangsa-Bangsa Kulit Berwarna bukan hanya cerita pemenang, tetapi sejarah yang remang-remang, kadang getir, kadang membuncahkan harapan dari bawah.

Cara Prashad menulis juga terasa sangat personal; ada cinta yang diam-diam berdenyut dalam tiap penggalan cerita tentang Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Buku ini dikerjakan dengan semangat ideologis yang berkobar-kobar. Prashad bisa dikatakan seorang yang mewarisi kekecewaan, tapi juga keyakinan.

Dengan membaca buku ini, saya mau bilang, kalau saja Vijay Prashad lahir dan besar di Indonesia, barangkali dia adalah bagian dari anak ideologis B**g Karno. Dan ketekunan mengerjakan buku ini bagian dari baktinya atas perjuangan orangtuanya.

Ketiga, penglihatan Prashad terhadap Indonesia dan Islam politik patut dicatat. Ia tidak melihat Indonesia hanya sebagai panggung simbolik KAA, tetapi sebagai simpul penting dalam arsitektur politik Dunia Ketiga. Soal Islam politik, ia tidak hitam putih menuliskannya.

Sejarah Ringkas Penjajahan Israel atas Palestina Penulis: Ilan PappeIlan Pappé, sejarawan dan penulis termuka asal Israe...
17/11/2025

Sejarah Ringkas Penjajahan Israel atas Palestina
Penulis: Ilan Pappe

Ilan Pappé, sejarawan dan penulis termuka asal Israel, membongkar akar historis penjajahan dan kekerasan sistematis terhadap rakyat Palestina dalam buku penting ini. Dari awal kolonisasi Zionis hingga genosida di Gaza hari ini, Sejarah Ringkas Penjajahan Israel atas Palestina menghadirkan narasi jernih dan berani melawan kebohongan resmi.

Dilengkapi pengantar dari Vijay Prashad, buku ini bukan hanya untuk dibaca—melainkan untuk dipakai dalam perjuangan menuju keadilan.

Penerjemah: Mirza Jaka Mirza Jaka Suryana
Tebal: x + 148 hlm
Harga: 90,000 gratis ongkir
Pemesanan: 0888 0888-0289-7551

NASIONALISME MENCARI IDEOLOGI(Bangkit dan Runtuhnya PNI 1946-1965)Partai Nasional Indonesia (PNI) pernah tampil sebagai ...
17/11/2025

NASIONALISME MENCARI IDEOLOGI
(Bangkit dan Runtuhnya PNI 1946-1965)

Partai Nasional Indonesia (PNI) pernah tampil sebagai partai politik terbesar di Indonesia. Ironisnya, di balik kebesaran itu, ideologi resmi PNI boleh dikatakan tidak pernah terumuskan sebagai suatu sistem filsafat yang padu dan menyeluruh. Tak terelakkan, PNI pun mengidap penyakit faksionalisme kronis yang ditandai dengan sejumlah pergolakan intern. Pertikaian di antara eksponen-eksponennya malah masih terus berlanjut juga setelah partai meleburkan diri ke dalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI) sejak 1973.

Penulis: Jose Eliseo Rocamora
Penerjemah: Daniel Dhakidae
Halaman: xviii + 490 hlm
Harga: 150.000 gratis ongkir
Pemesanan: 0888-0289-7551

Republikanisme, Komunisme, Islam(Asal-Usul Kosmopolitan Revolusioner di Asia Tenggara)Republikanisme, Komunisme, Islam k...
17/11/2025

Republikanisme, Komunisme, Islam
(Asal-Usul Kosmopolitan Revolusioner di Asia Tenggara)

Republikanisme, Komunisme, Islam karya John T. Sidel akan selamanya mengubah pemahaman kita tentang revolusi abad kesembilan belas dan kedua puluh di Filipina, Indonesia, dan Vietnam. Bertentangan dengan narasi konvensional, Sidel berpendapat bahwa revolusi-revolusi tersebut bukan hanya dibentuk oleh nasionalisme dan nasionalis, melainkan oleh tren ekonomi global, situasi internasional, dan arus intelektual kosmopolitan serta jaringan organisasi. Dengan detail yang kaya, argumentasi yang persuasif, dan ditulis dengan elegan, buku ini merupakan intervensi tunggal dalam studi sejarah modern Asia Tenggara, dan merupakan kontribusi yang sangat berharga bagi historiografi revolusi secara lebih luas. A tour de force.
-- Geoffrey Robinson, Profesor Sejarah, UCLA

Karya John T Sidel berjudul Republikanisme, Komunisme, Islam memberikan wawasan baru terhadap sejarah revolusi khususnya di Asia Tenggara. Sidel mendobrak studi kawasan Asia Tenggara dengan menunjukkan dimensi internasional yang selama ini dipandang hanya sebagai latar belakang dari bangkitnya nasionalisme di Indonesia, Philipina dan Vietnam menjadi penentu utama yang komponennya terdiri dari jaringan epistemik komunitas intelektual kosmopolitan, konteks ekonomi-politik internasional beserta formasi sosial-ekonomi yang menyejarah. Sidel berhasil meletakkan dalam pembahasan yang luar biasa semangat internasionalisme yang tumbuh dalam rangkaian transformasi sosial pergerakan sosial-politik yang melahirkan tiga negara-bangsa di Asia Tenggara, sebuah karya dengan kekuatan intelektual dan riset yang luar biasa!
-- Airlangga Pribadi Kusman (Penulis Buku Merahnya Ajaran B**g Karno)

Tebal : xx + 450 hlm
Harga : 150.000 gratis ongkir

Pemesanan: 0888 0888-0289-7551

Menuju Republik IndonesiaDitulis dalam pengasingan pada 1925, Menuju Republik Indonesia adalah manifesto politik Tan Mal...
17/11/2025

Menuju Republik Indonesia

Ditulis dalam pengasingan pada 1925, Menuju Republik Indonesia adalah manifesto politik Tan Malaka yang jauh mendahului proklamasi kemerdekaan. Dengan analisis tajam tentang kolonialisme Belanda, situasi global, dan strategi perjuangan rakyat, Tan Malaka menegaskan bahwa republik bukan hadiah, melainkan hasil kesadaran dan organisasi kolektif.

Edisi Penerbit GDN ini menghadirkan teks dengan bahasa yang diperbarui agar akrab bagi pembaca masa kini, serta dilengkapi dengan resonansi dari Airlangga Pribadi Kusman. Resonansi ini menegaskan arti penting karya Tan Malaka sebagai manuskrip monumental yang menempatkan perjuangan Indonesia dalam kaitannya dengan dinamika kapitalisme-imperialisme global, sekaligus membuka ruang dialog bagi tantangan republik hari ini.[]

Akhirnya resonansi pandangan saya atas manifesto politik yang melahirkan Republik Indonesia dari Tan Malaka berjudul Naar De Republiek Indonesia (Menuju Republik Indonesia) terbit tepat 100 tahun dari kelahiran buku tersebut

13/10/2025

ADAM ATAU MANUSIA PURBA YANG LEBIH DULU?

Address

Jalan Bulak Suwareng//Kentolan Kidul Rt. 01 Kel. Guwosari Kec. Pajangan Bantul D. I. Yogyakarta
Bantul
55751

Telephone

+6288802897551

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sarekat Buku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Sarekat Buku:

Share