05/01/2026
Peristiwa Geger Sapehi (Sepoy)
Geger Sepoy atau Geger Sepehi merupakan penyerbuan pas**an Inggris terhadap Kraton Yogyakarta pada tanggal 19-20 Juni 1812. Peristiwa Geger Sepoy berawal ketika pada tahun 1811 Inggris mulai menancapkan kekuasaannya di Jawa dan berkeinginan menguasai Pulau Jawa yang kala itu dipimpin oleh Letnan Gubernur Thomas Stamford Raffless.
Peristiwa Geger Sepoy dimulai dengan perencanaan yang matang. Pas**an yang dipimpin Inggris terdiri dari pas**an kerajaan Eropa dan pas**an Sepoy (Pas**an dari India) sebanyak 1200 orang, pas**an Surakarta, Legiun Mangkunegaran sebanyak 800 orang, serta dukungan dari Pangeran Notokusumo dan Tan Jin Sing.
Pertahanan Kraton Yogyakarta jebol dan pas**an masuk melalui Plengkung Tarunasura, Nirbaya, dan Alun-Alun Utara. Sultan Hamengkubuwono II ditangkap beserta para pangeran yang masih tersisa. Keraton Yogyakarta berhasil diduduki dan terjadi penjarahan besar-besaran terhadap harta-harta dan kekayaan intelektual yang ada di dalamnya.
Inggris melakukan berbagai kebijakan yang menguntungkannya di kraton, setelah berhasil menguasainya dan menangkap Sultan Hamengkubuwono II. Kebijakan pertama yang dilakukan Inggris adalah mengangkat Adipati Anom Surojo sebagai Sultan Hamengkubuwono III yang dipaksa tunduk kepada pemerintah Gubernurmen Inggris. Kedua, Inggris mengangkat Pangeran Notokusumo sebagai pemimpin kepangeranan yang merdeka bernama Kadipaten Pakualaman dan dia bergelar Adipati Pakualaman I. Ketiga, Inggris juga mengangkat Adipati Anom Ibnu Jarot sebagai Sulan Hamengkubuwono IV menggantikan ayahnya yang meningggal pada tahun 1814.
Peristiwa Geger Sepoy juga telah menguras seluruh kekayaan materi maupun keilmuan Kraton. Seluruh naskah sejarah yang ada di kraton habis diboyong oleh Raffles dan kebanyakan dibawa ke Inggris dan sekrang disimpan di Bristish Library. Padahal di dalam naskah tersebut banyak menceritakan sejarah panjang masyarakat Jawa yan kental akan berbagai macam bentuk filosofi.
- Tri Prawiro Mintardjo -
Pemesanan buku:
0888-0289-7551
Sarekat Buku