13/05/2026
BANYUMAS – Persatuan Peternak Bebek Nasional wilayah Banyumas melakukan audiensi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Banyumas, Senin (11/5). Dalam aksi tersebut, para peternak membagikan telur bebek secara gratis di lingkungan DPRD Kabupaten Banyumas sebagai bentuk protes atas anjloknya harga telur di tingkat peternak.
Para peternak mengeluhkan kondisi usaha yang semakin berat akibat harga jual telur yang rendah, sementara harga pakan ternak terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat banyak peternak mengalami kerugian bahkan kesulitan mempertahankan usahanya.
Selain itu, para peternak juga meminta perhatian pemerintah agar hasil produksi telur dan peternakan rakyat dapat diserap dalam program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. Menurut mereka, saat ini stok telur melimpah di tingkat peternak namun belum terserap pasar secara maksimal.
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Banyumas, Dedi Supriyanto menyampaikan bahwa pihaknya memahami keresahan para peternak dan akan mendorong pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut.
“Keluhan para peternak ini harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai peternak rakyat terus merugi karena harga jual rendah sementara biaya produksi tinggi. Kami di Komisi II akan berupaya menjembatani aspirasi ini, termasuk mendorong agar produk peternak lokal dapat terserap dalam program MBG,” ujar Dedi.
Audiensi berlangsung hangat dan penuh dialog. Para peternak berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, membantu distribusi hasil ternak, serta memberikan perlindungan bagi peternak lokal agar tetap bisa bertahan di tengah kondisi pasar yang sulit.
Pks Jateng
Pks Banyumas
Partai Keadilan Sejahtera