Yayasan Ruhama

Yayasan Ruhama Selain wakaf untuk pemberdayaan, kami pun menerima titipan ZISWAF (Zakat, Infak, Shodaqoh, dan Wakaf).

Yayasan Ruhama (Rumah Harapan Bersama) adalah yayasan yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan, yang memfasilitasi orang-orang baik yang mempercayakan pengelolaan hartanya untuk investasi akhirat dengan cara disalurkan untuk memuliakan yatim & duafa.

Banyak perempuan hari ini berpendidikan… tapi kenapa masih merasa kosong?Hari ini kita memperingati semangat dari Raden ...
21/04/2026

Banyak perempuan hari ini berpendidikan… tapi kenapa masih merasa kosong?

Hari ini kita memperingati semangat dari Raden Ajeng Kartini. Namun, ada satu pertanyaan yang jarang kita renungkan, apakah pendidikan yang kita kejar hari ini
benar-benar menjadikan kita manusia seutuhnya?

Perempuan bukan hanya untuk terlihat hebat di dunia, tapi untuk menjadi pribadi yang bernilai di hadapan Allah.
Karena setinggi apa pun ilmu dunia, tanpa pondasi agama, ia bisa kehilangan arah.

Sebaliknya, ketika perempuan dibekali ilmu agama,
ia tahu untuk apa ia hidup, ia tahu ke mana ia akan kembali,
dan ia tahu bagaimana menjadi manfaat bagi sesama.

Perempuan yang berilmu agama, bukan hanya membangun dirinya, tapi juga membangun generasi. Dari lisannya lahir nasihat, dari hatinya lahir keikhlasan, dari langkahnya lahir kebaikan yang terus mengalir.

Hari ini bukan sekadar mengenang perjuangan, tapi momentum untuk kembali menata prioritas, jangan hanya sibuk mengejar dunia, tapi pastikan kita juga mengejar akhirat.

Karena perempuan yang utuh, adalah yang cerdas pikirannya, dan hidup dalam cahaya imannya.

Selamat Hari Kartini.
Mari belajar, bukan hanya untuk sukses, tapi untuk menjadi bermanfaat.

Jangan ada yang terlewat, inilah sunnah salat idul fitri 😇
20/03/2026

Jangan ada yang terlewat, inilah sunnah salat idul fitri 😇

Taqobbalallohu minna wa minkum taqobbal ya karim 🤲Selamat hari raya idul fitri 1447 hijriyah, mohon maaf lahir dan batin...
20/03/2026

Taqobbalallohu minna wa minkum taqobbal ya karim 🤲
Selamat hari raya idul fitri 1447 hijriyah, mohon maaf lahir dan batin 🙏

Kombinasi amal yang mengantarkan ke SurgaRamadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ramadan adalah kesempatan...
21/02/2026

Kombinasi amal yang mengantarkan ke Surga

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ramadan adalah kesempatan emas yang Allah berikan untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya.

Rasulullah ﷺ menggambarkan adanya kamar-kamar indah di surga, yang begitu mulia hingga bagian dalamnya terlihat dari luar dan sebaliknya. Bukan untuk sembarang orang. Kamar itu disiapkan untuk mereka yang berpuasa, yang berkata baik, yang menghidupkan malam, dan yang gemar memberi makan, bersedekah.

Puasa melembutkan hati kita. Saat perut terasa lapar, kita belajar merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang kekurangan. Di situlah sedekah menjadi penyempurna. Lapar yang kita rasakan bukan sekadar ujian, tapi pengingat agar tangan kita lebih ringan memberi. Ketika puasa dan sedekah bertemu dalam satu waktu, apalagi di bulan Ramadan, pahala itu tidak lagi biasa, ia berlipat, meluas, dan mengangkat derajat di sisi Allah.

Maka jangan biarkan Ramadan berlalu hanya dengan rutinitas. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk mendekat lebih dekat kepada surga. Puasa kita jaga, sedekah kita hidupkan. Bisa jadi satu makanan yang kita berikan, satu paket berbuka yang kita titipkan, atau satu bantuan untuk anak santri dan dhuafa, menjadi sebab Allah menyiapkan kamar istimewa untuk kita di akhirat kelak.

Barakallahu fiikum.





Saatnya panen pahala berlipat gandaRamadan adalah bulan penghapus dosa. Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa berpuasa Ram...
20/02/2026

Saatnya panen pahala berlipat ganda

Ramadan adalah bulan penghapus dosa. Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim).

Lalu ketika Ramadan bertemu dengan hari Jumat, hari terbaik dalam sepekan, maka seakan Allah sedang membuka pintu langit lebih lebar. Ini bukan sekadar hari biasa, ini momentum langka yang bisa jadi tidak kita temui kembali tahun depan.

Di bulan ini, Rasulullah ﷺ adalah manusia paling dermawan, dan kedermawanannya semakin bertambah di bulan Ramadan (HR. Bukhari).

Maka puasa yang kita jalani akan semakin sempurna ketika dihiasi dengan sedekah. Terlebih di hari Jumat, di mana ada satu waktu mustajab doa yang tidak ditolak (HR. Bukhari Muslim).

Puasa melembutkan hati, Jumat melapangkan doa, dan sedekah menjadi bukti cinta kita kepada Allah.

Hari ini, mari jadikan Jumat Ramadan lebih bermakna dengan menghadirkan senyum untuk anak-anak santri, yatim, dan dhuafa binaan Yayasan Ruhama.

Bisa jadi rupiah yang kita keluarkan menjadi penerang kubur, penghapus dosa, dan saksi amal di akhirat. Jangan biarkan triple pahala ini berlalu begitu saja. Yuk, bahagiakan mereka dengan sedekah terbaik kita hari ini.

BJB - 012 245 835 0100
a.n Yayasan Rumah Harapan Bersama

Barakallahu fiikum.





*Sudah siap hidup teratur bersama jadwal Ramadhan?*Ramadhan datang membawa keberkahan yang sangat besar, namun keberkaha...
19/02/2026

*Sudah siap hidup teratur bersama jadwal Ramadhan?*

Ramadhan datang membawa keberkahan yang sangat besar, namun keberkahan itu seringkali bergantung pada bagaimana kita menjaga waktu.

Jadwal imsakiyah bukan sekadar informasi angka dan jam, tapi pengingat bahwa setiap detik di bulan suci ini bernilai ibadah. Dari sahur hingga berbuka, dari Subuh hingga Isya, semua tersusun rapi agar kita hidup lebih disiplin dan lebih dekat dengan Allah.

Bayangkan suasana sahur yang tenang, adzan Subuh yang menenangkan hati, lalu hari yang diisi dengan ibadah dan tilawah. Ketika kita mulai mengikuti jadwal shalat dengan tertib, hati terasa lebih terarah.

Anak-anak belajar kedisiplinan, keluarga lebih kompak beribadah, dan rumah menjadi lebih hidup dengan suasana Ramadhan. Jadwal ini bukan sekadar panduan waktu, tapi teman perjalanan spiritual selama sebulan penuh.

Mari jadikan jadwal imsakiyah ini sebagai sahabat harian. Tempel di rumah, bagikan ke keluarga, dan biasakan melihatnya setiap hari. Semoga Ramadhan tahun ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tapi menjadi Ramadhan yang lebih tertata, lebih khusyuk, dan lebih bermakna.

Semoga setiap adzan yang kita sambut tepat waktu menjadi saksi kesungguhan kita dalam beribadah.

Barakallahu fiikum.





Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa khatam Qur’anRamadhan datang hanya sebentar, tapi pahala membaca Al-Qur’an dilipat...
19/02/2026

Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa khatam Qur’an

Ramadhan datang hanya sebentar, tapi pahala membaca Al-Qur’an dilipatgandakan berkali-kali. Banyak dari kita punya niat khatam, namun sering terasa berat karena targetnya terlihat besar.

Padahal, jika dibagi per waktu shalat, membaca Al-Qur’an menjadi ringan dan realistis. Cukup beberapa lembar setiap selesai shalat, tanpa terasa satu demi satu halaman akan selesai hingga akhirnya khatam di akhir Ramadhan.

Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tapi penenang hati dan penuntun hidup. Saat Ramadhan diisi dengan tilawah rutin, suasana rumah pun terasa lebih hidup. Anak-anak melihat teladan, orang tua merasakan ketenangan, dan hati menjadi lebih lembut.

Kuncinya bukan membaca banyak dalam satu waktu, melainkan konsisten setiap hari. Sedikit tapi istiqomah jauh lebih berharga daripada banyak tapi terhenti di tengah jalan.

Bayangkan jika setiap Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya kita sisihkan waktu beberapa menit untuk membaca. Dalam 30 hari, target khatam bukan lagi sekadar harapan, tapi kenyataan.

Mari mulai dari target yang mampu kita jaga: 2 lembar, 4 lembar, atau lebih setiap waktu shalat. Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai Ramadhan yang penuh tilawah. Buka mushaf hari ini, mulai dari halaman pertama, dan biarkan Al-Qur’an membersamai setiap langkah kita hingga akhir Ramadhan.

Barakallahu fiikum.





Tahun ini, Ramadhan jangan hanya lewat… biarkan ia mengubah hidupmuRamadhan selalu datang membawa suasana yang berbeda. ...
18/02/2026

Tahun ini, Ramadhan jangan hanya lewat… biarkan ia mengubah hidupmu

Ramadhan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Ia bukan sekadar bulan dalam kalender hijriah, melainkan bulan yang Allah pilih untuk melimpahkan rahmat, ampunan, dan kesempatan kembali.

Banyak di antara kita yang mungkin merasa tahun lalu belum maksimal, masih banyak dosa yang tertinggal, masih banyak ibadah yang tertunda. Maka hadirnya Ramadhan tahun ini adalah tanda bahwa Allah masih memberi waktu untuk memperbaiki diri.

Di bulan inilah setiap detik bernilai pahala. Lapar dan haus yang kita rasakan bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi latihan menahan hati dari kelalaian.

Setiap langkah menuju masjid, setiap ayat yang dibaca, setiap doa yang dipanjatkan, semuanya dicatat sebagai amal yang dilipatgandakan. Betapa sayangnya jika Ramadhan hanya dilewati tanpa perubahan berarti dalam hati dan kebiasaan kita.

Rasulullah ﷺ memberikan kabar gembira yang sangat besar, siapa yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Bayangkan, satu bulan yang jika dijalani dengan sungguh-sungguh dapat menghapus beban dosa setahun bahkan bertahun-tahun.

Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memulai kembali, untuk membersihkan hati, dan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah.

Ramadhan juga bulan kebersamaan. Saat sahur dan berbuka, kita belajar mensyukuri nikmat sederhana. Saat tarawih, kita berdiri bersama memohon ampunan. Saat membaca Al-Qur’an, kita menghidupkan kembali hati yang mungkin lama kering. Semua ini bukan hanya rutinitas, tetapi perjalanan spiritual yang menguatkan iman.

Mari sambut Ramadhan dengan hati yang hidup. Niatkan puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi sebagai bentuk ketaatan. Jadikan bulan ini sebagai momen perubahan, lebih rajin mengaji, lebih lembut dalam berbicara, lebih ringan bersedekah, dan lebih dekat kepada Allah.

Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik dalam hidup kita, Ramadhan yang benar-benar mengubah kita menjadi hamba yang lebih taat dan lebih bersyukur.

Rezeki halal mungkin kecil, tapi dampaknya besarDi zaman sekarang, banyak orang mengejar angka, mengejar nominal, hingga...
03/02/2026

Rezeki halal mungkin kecil, tapi dampaknya besar

Di zaman sekarang, banyak orang mengejar angka, mengejar nominal, hingga lupa bertanya, apakah rezeki ini halal dan berkah?

Uang halal memang tidak selalu besar. Kadang hanya cukup untuk kebutuhan harian, tanpa sisa untuk pamer atau berbangga. Namun dari situlah lahir satu nikmat yang mahal, ketenangan hidup.

Ia mungkin tidak membuatmu kaya mendadak, tapi membuat tidur lebih nyenyak, doa lebih mudah dipanjatkan, dan keluarga terasa lebih hangat. Karena keberkahan tidak selalu terlihat, tapi sangat terasa.

Banyak yang penghasilannya besar, namun hatinya sempit.
Banyak yang dompetnya tebal, namun hidupnya penuh gelisah. Karena yang dicari hanya besar, bukan berkah.

Maka saat mencari rezeki, jangan hanya bertanya “berapa hasilnya?” tapi tanyakan juga “apakah Allah meridhainya?”
Karena rezeki halal yang berkah, selalu membawa kebaikan, di dunia, dan di akhirat.

Barakallahu fiikum.





Satu malam, banyak ampunan, jangan datang dengan hati bermusuhanMalam nisfu Sya’ban bukan sekadar pergantian waktu, ia a...
02/02/2026

Satu malam, banyak ampunan, jangan datang dengan hati bermusuhan

Malam nisfu Sya’ban bukan sekadar pergantian waktu, ia adalah malam saat Allah melihat hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih. Malam ketika langit dipenuhi ampunan, dan doa-doa dinaikkan dengan harap yang panjang.

Rasulullah ﷺ mengabarkan, pada malam ini Allah mengampuni hampir seluruh makhluk-Nya. Betapa luas rahmat itu, betapa besar kesempatan yang Allah beri.

Namun ada dua yang terhalang dari ampunan yaitu hati yang menyekutukan Allah, dan hati yang dipenuhi kebencian serta permusuhan. Bukan karena Allah pelit memberi ampunan, tetapi karena hati itu sendiri yang menutup pintunya.

Malam ini bukan hanya tentang banyaknya doa, tapi juga tentang membersihkan hati. Melepaskan dendam yang lama disimpan, belajar memaafkan, dan merendahkan diri di hadapan Allah.

Mari sambut Nisfu Sya’ban dengan hati yang lapang. Jika belum mampu berdamai sepenuhnya, setidaknya berniat untuk memulai. Karena bisa jadi, ampunan Allah sedang menunggu hati yang mau melembut.

Barakallahu fiikum.




Yang lebih berbahaya dari iblis, adalah lalai dari sholatKadang kita mengira musibah itu soal rezeki yang sempit,hidup y...
01/02/2026

Yang lebih berbahaya dari iblis, adalah lalai dari sholat

Kadang kita mengira musibah itu soal rezeki yang sempit,
hidup yang berat, atau doa yang terasa jauh. Padahal ada musibah yang lebih sunyi, lebih dalam, dan sering tidak kita sadari yaitu perlahan meninggalkan sholat.

Iblis hanya sekali menolak sujud. Ia menolak kepada seorang makhluk, Nabi Adam ‘alaihis salam. Namun kita,
sering menolak sujud kepada Allah, yang menciptakan Adam, dan menciptakan kita dari tiada.

Bukan karena kita tidak mampu, bukan p**a karena tidak tahu. Sering kali hanya karena menunda, merasa “nanti masih bisa”, hingga sholat tak lagi terasa mendesak.

Padahal sholat bukan beban, ia adalah tali yang mengikat hati dengan langit. Ketika sholat dijaga, hati pelan-pelan kembali hidup, dan arah hidup kembali jelas.

Jika hari ini masih lalai, jangan putus asa. Pintu taubat belum tertutup, dan sajadah selalu menunggu. Mari p**ang, melalui sujud.

Barakallahu fiikum.





Address

Jalan KH Hasan Arif Kp Gadog Rt 02 Rw 02 Desa Sukaratu Kec Banyuresmi Garut
Banyuresmi
44182

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 16:00

Telephone

+6281394063900

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Ruhama posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan Ruhama:

Share