06/08/2026
Sebagai bentuk komitmen dalam menekan peredaran rokok ilegal, Bea Cukai Banyuwangi bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyuwangi kembali melaksanakan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Kantor Kecamatan Genteng, Banyuwangi, pada Rabu (05/08). Kegiatan ini dihadiri perangkat desa serta elemen masyarakat se-Kecamatan Genteng sebagai upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya pemberantasan rokok ilegal hingga tingkat desa.
Dalam pemaparannya, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Banyuwangi, Darmawan, menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pelayanan kepabeanan dan cukai, tetapi juga melindungi masyarakat dari peredaran barang berbahaya serta mengamankan penerimaan negara. Keberhasilan memberantas rokok ilegal memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat karena dampaknya berkaitan dengan keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan bersama.
Peserta sosialisasi memperoleh penjelasan mengenai ciri-ciri rokok ilegal, yaitu rokok tanpa pita cukai, menggunakan pita cukai palsu, pita cukai bekas, maupun pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya. Pemahaman tersebut diharapkan membantu masyarakat mengenali rokok ilegal sehingga tidak menjadi bagian dari rantai distribusinya.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Banyuwangi dan Satpol PP Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, serta masyarakat dalam mengoptimalkan pemberantasan rokok illegal dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat.
Penerimaan cukai tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) yang dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah, seperti peningkatan kualitas layanan dan fasilitas kesehatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta program lain yang berkontribusi pada pembangunan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, setiap upaya mencegah peredaran rokok ilegal merupakan bentuk partisipasi nyata dalam menjaga penerimaan negara agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.