26/05/2026
Halo ! ๐
Di tengah tekanan global dan dinamika harga komoditas energi, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat.
Sampai dengan akhir kuartal I 2026, berbagai indikator perekonomian masih terjaga, sementara daya beli masyarakat terus dilindungi melalui peran APBN sebagai shock absorber.
Melalui , hadir untuk menjaga optimisme, mendukung layanan publik, serta memastikan pembangunan tetap berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Postur s.d. April 2026:
Pendapatan Negara: Rp918,4 triliun
Belanja Negara: Rp1.082,8 triliun
Defisit APBN: 0,64% terhadap PDB
APBN bekerja, ekonomi bergerak, manfaatnya kembali untuk Indonesia.
direpost dari